setya novanto
30cards

setya novanto

Updated 10 Oktober 2018 14:22
  1. Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Fredrich Yunadi
  2. Ada 52 Sel di Sukamiskin Seperti Punya Novanto
  3. Pengamat: Jangan Perlakukan Istimewa Napi Korupsi
  4. Komisi III Diminta Panggil Menkumham soal Sel Mewah Novanto
  5. Sel Mewah Novanto, Koruptor Seharusnya Dipindah ke Pulau Terpencil
  6. Setya Novanto Akui Terima USD3,8 Juta dari Proyek KTP-el
  7. Setnov Masih Terima Gaji Rp19 Juta/Bulan
  8. Setnov Bingung Uang USD3,5 Juta dari Andi Narogong Didakwakan Padanya
  9. Novanto Sejak Awal Tempati Sel Mewah
  10. Novanto Kesulitan Kembalikan Kerugian Negara
  11. Mekanisme Pengawasan di Lapas Mandek
  12. Yasonna Bantah Ada Sel Mewah di Sukamiskin
  13. Zulhas Sebut Sel Mewah Novanto tak Perlu Didramatisasi
  14. Mental Petugas Lapas Harus Dibenahi
  15. Begini Penampakan Sel Mewah Setnov di Lapas Sukamiskin
  16. Perlu Ada Pembenahan Manajemen Lapas Koruptor
  17. Sel Mewah Setya Novanto Perlu Diusut
  18. Menkumham Utus Irjen Cek Kamar Mewah Novanto
  19. Airlangga Minta Masyarakat tak Ributkan Sel Mewah Novanto
  20. Novanto Bantah Diperlakukan Spesial di Sukamiskin
  21. Novanto Serahkan Rekening ke KPK
  22. Langkah Irvanto Dinilai tak Masuk Akal
  23. KPK Kembali Periksa Setya Novanto dan Anaknya Terkait Kasus PLTU Riau-1
  24. Novanto Mengaku tak Terlibat Kasus PLTU Riau-1
  25. Novanto Diperiksa Terkait Kasus PLTU Riau-1
  26. Chairuman Dicecar soal Hubungan Putranya dan Irvanto
  27. Jaksa Cecar Charles Soal Pertemuan dengan Setya Novanto
  28. Saksi Mengakui jadi Perantara Penyerahan Uang Keponakan Novanto
  29. Irvanto Didakwa Memperkaya Setya Novanto US$7,3 Juta
  30. Dirjen PAS Dalami Dugaan Sel Palsu Setya Novanto
  • Card 1 of 30
Nasional

Bimanesh: Merawat Novanto Karena Tanggung Jawab

Faisal Abdalla    •    17 April 2018 02:00

Terdakwa merintangi penyidikan KTP berbasis elektronik (KTP-el) Bimanesh Sutarjo - Medcom.id/Damar Iradat. Terdakwa merintangi penyidikan KTP berbasis elektronik (KTP-el) Bimanesh Sutarjo - Medcom.id/Damar Iradat.

Jakarta: Terdakwa perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el sekaligus dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, membantah dakwaan jaksa penuntut umum pada KPK. Bimanesh menolak disebut merintangi penyidikan KPK lantaran merawat Novanto usai mengalami kecelakaan pada 16 November 2017. 

"Sampai hari ini saya tidak paham di bagian mana saya dianggap menghalang-halangi. Tapi itu kan bukan urusan saya. Saya bicara soal rumah sakit. Saya perlu tunjukan begini, karena setelah sidang ini semakin terlihat rumah sakit sangat berperan agar Novanto bisa dirawat. Bukan saya," kata Bimanesh usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018. 

Bimanesh mengaku merawat Novanto karena tanggung jawabnya sebagai dokter. Ia juga mengaku tak punya kewenangan memesankan kamar VIP 323 yang digunakan Novanto untuk rawat inap. 

"Ya, karena tanggung jawab saya sebagai dokter untuk merawat pasien, itu tanggung jawab profesi. Selanjutnya bagaimana itu orang bisa masuk, dicarikan kamar itu urusan rumah sakit. Logikanya begitu," imbuh Bimanesh. 

Baca: Dewan Direksi RS Medika Sebut Visum Novanto Janggal

Bimanesh juga membantah memerintahkan agar Novanto masuk ruang rawat inap tanpa melalui IGD. Pasalnya, ia mengaku tak punya kewenangan itu. 

"Saya tidak bisa menyuruh pasien langsung dirawat ke lantai tiga tanpa melalui IGD. Itu tanggung jawab dokter IGD, karena mewakili kepala rumah sakit. Kenapa dilemparkan ke saya," pungkas Bimanesh. 

Bimanesh mengatakan keinginan Novanto untuk dirawat olehnya dengan diagnosis hipertensi dan vertigo sudah disampaikan sejak pagi. Ia juga mengaku datang ke rumah sakit saat malam Novanto kecelakaan karena dihubungi Plt. Manajer Pelayanan Medis RS Medika, dokter Alia. 

"Pasien sudah dari pagi memang minta untuk dirawat. Dan saya datang atas panggilan, dihubungi oleh dr. Alia. Kalau paginya saya tidak dihubungi Alia maka saya tidak akan hadir. Tapi saya datang juga bukan untuk menangani kecelakaannya, saya menangani soal hipertensinya. Saya ahli penyakit dalam khususnya ginjal dan hipertensi," pungkas Bimanesh. 

Dalam perkara ini, Bimanesh ditetapkan sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el. Ia diduga memanipulasi data medis Novanto untuk menghindari pemeriksaan KPK pada November 2017.

Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

setya novanto
30cards

setya novanto

Updated 10 Oktober 2018 14:22
  1. Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Fredrich Yunadi
  2. Ada 52 Sel di Sukamiskin Seperti Punya Novanto
  3. Pengamat: Jangan Perlakukan Istimewa Napi Korupsi
  4. Komisi III Diminta Panggil Menkumham soal Sel Mewah Novanto
  5. Sel Mewah Novanto, Koruptor Seharusnya Dipindah ke Pulau Terpencil
  6. Setya Novanto Akui Terima USD3,8 Juta dari Proyek KTP-el
  7. Setnov Masih Terima Gaji Rp19 Juta/Bulan
  8. Setnov Bingung Uang USD3,5 Juta dari Andi Narogong Didakwakan Padanya
  9. Novanto Sejak Awal Tempati Sel Mewah
  10. Novanto Kesulitan Kembalikan Kerugian Negara
  11. Mekanisme Pengawasan di Lapas Mandek
  12. Yasonna Bantah Ada Sel Mewah di Sukamiskin
  13. Zulhas Sebut Sel Mewah Novanto tak Perlu Didramatisasi
  14. Mental Petugas Lapas Harus Dibenahi
  15. Begini Penampakan Sel Mewah Setnov di Lapas Sukamiskin
  16. Perlu Ada Pembenahan Manajemen Lapas Koruptor
  17. Sel Mewah Setya Novanto Perlu Diusut
  18. Menkumham Utus Irjen Cek Kamar Mewah Novanto
  19. Airlangga Minta Masyarakat tak Ributkan Sel Mewah Novanto
  20. Novanto Bantah Diperlakukan Spesial di Sukamiskin
  21. Novanto Serahkan Rekening ke KPK
  22. Langkah Irvanto Dinilai tak Masuk Akal
  23. KPK Kembali Periksa Setya Novanto dan Anaknya Terkait Kasus PLTU Riau-1
  24. Novanto Mengaku tak Terlibat Kasus PLTU Riau-1
  25. Novanto Diperiksa Terkait Kasus PLTU Riau-1
  26. Chairuman Dicecar soal Hubungan Putranya dan Irvanto
  27. Jaksa Cecar Charles Soal Pertemuan dengan Setya Novanto
  28. Saksi Mengakui jadi Perantara Penyerahan Uang Keponakan Novanto
  29. Irvanto Didakwa Memperkaya Setya Novanto US$7,3 Juta
  30. Dirjen PAS Dalami Dugaan Sel Palsu Setya Novanto