Aturan dalam memanaskan kembali makanan ialah jangan pernah menghangatkan kembali makanan berprotein tinggi. (Ilustrasi/Pexels)
Aturan dalam memanaskan kembali makanan ialah jangan pernah menghangatkan kembali makanan berprotein tinggi. (Ilustrasi/Pexels)

7 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Lagi

Rona makanan sehat
Sunnaholomi Halakrispen • 22 September 2020 16:52
Jakarta: Makanan sisa bisa menjadi salah satu cara tercepat mengatasi rasa lapar. Hal yang perlu Anda lakukan hanyalah memanaskan dan menikmatinya tanpa harus membuang waktu ekstra untuk memasak. Tetapi, apakah makanan yang Anda panaskan kembali aman dikonsumsi?
 
Nyatanya, beberapa makanan sehari-hari yang kita konsumsi tidak selalu aman setelah dipanaskan kembali. Sebab, cenderung kehilangan nilai gizinya.
 
Menurut Ahli Gizi Lokendra Tomar dari Weight Loss Clinic, Delhi, aturan dalam memanaskan kembali makanan ialah jangan pernah menghangatkan kembali makanan berprotein tinggi. Berikut 7 makanan yang tidak boleh dipanaskan lagi, dikutip dari NDTV.

1. Sayuran dengan kandungan nitrat tinggi

Jika Anda memiliki bayam atau sayuran berdaun hijau, wortel, lobak atau bahkan seledri, hindari memanaskannya kembali dalam microwave. Sayuran kaya nitrat ini ketika dipanaskan kembali bisa berubah menjadi racun, melepaskan sifat karsinogenik, yang umumnya bersifat kanker. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan bayam, mengandung zat besi dalam jumlah tinggi. Sehingga, memanaskan kembali bayam dapat mengoksidasi zat besi yang ada dalam bayam. Oksidasi zat besi menghasilkan radikal bebas berbahaya yang diketahui menyebabkan banyak penyakit, termasuk kemandulan dan kanker.

2. Nasi

Anda mungkin terkejut, tapi nasi termasuk dalam kategori ini juga. Menurut FSA (Badan Standar Makanan Inggris), Anda bisa menderita keracunan makanan dengan makan nasi yang dihangatkan kembali. Ini karena adanya bakteri yang sangat resisten yang disebut Bacillus Cereus. 
 
Panas membunuh bakteri, tetapi panas dapat menghasilkan spora yang bersifat racun. Setelah nasi dipanaskan kembali dan ditinggalkan pada suhu kamar, spora yang dikandungnya dapat berkembang biak, yang selanjutnya menyebabkan keracunan makanan jika dikonsumsi.
 
 

3. Telur

Telur adalah sumber protein yang kaya, namun telur yang dimasak atau telur rebus dapat menyebabkan kerusakan yang serius bila terkena panas berulang kali. Telur yang sudah matang dimakan segera, tetapi jika disimpan lebih lama maka jangan dipanaskan kembali.
 
Cukup makan dingin karena makanan berprotein tinggi mengandung banyak nitrogen. Nitrogen ini bisa teroksidasi karena pemanasan kembali, yang selanjutnya menyebabkan kanker.

4. Ayam

Ayam panas piping memang terasa begitu lezat. Namun jika Anda menyimpan kari untuk keesokan harinya, ingatlah untuk tidak memanaskannya lagi dan lagi. Komposisi protein dalam bahan pokok ini berubah total saat dikeluarkan dari lemari es untuk dipanaskan.
 
Hal tersebut dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan. Pastikan Anda tidak memanaskannya dengan suhu tinggi.

5. Kentang

Kentang menjadi makanan pokok yang terbaik dan termudah untuk disimpan, dipanaskan dan dikonsumsi. Sayangnya, Anda perlu berpikir ulang. Kentang kaya akan vitamin B6, kalium, dan vitamin C, namun jika dipanaskan lagi dan lagi, kemungkinan besar kentang akan menghasilkan Clostridium Botulinum (bakteri penyebab Botulisme).
 
Meskipun Anda membiarkan kentang yang sudah matang di dalam suhu ruangan, produksi bakterinya hanya akan meningkat. Jadi jika Anda ingin menghindari pertumbuhan bakteri, yang terbaik adalah menyimpannya di lemari es atau membuangnya jika tidak dikonsumsi dalam 1-2 hari.
 
 

6. Jamur

Dianjurkan untuk makan jamur segera setelah disiapkan. Idealnya, tidak boleh disimpan untuk dikonsumsi keesokan harinya. Sebab, ini adalah pembangkit tenaga protein dan memiliki jumlah mineral yang banyak dan dengan memanaskannya kembali, Anda memecah protein ini lebih lanjut, menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan Anda.
 
Lantaran demikian, memanaskannya akan menghasilkan racun yang mengandung nitrogen teroksidasi dan radikal bebas. Maka, meskipun Anda ingin menyimpan jamur untuk hari berikutnya, pastikan Anda memakannya dalam keadaan dingin.

7. Minyak peras dingin 

Salah satu sumber terbaik asam lemak omega-3 adalah minyak perasan dingin, seperti minyak biji rami, minyak zaitun, dan minyak kanola. Lemak omega-3 sangat sensitif terhadap suhu, karena rusak dan menjadi tengik di atas 40 derajat celcius. Oleh karena itu, jangan pernah memanaskan minyak pres dingin sebelum dikonsumsi.
 
Sebab, menyimpanan makanan memainkan peran penting dalam menjaganya agar tetap aman dan cukup untuk dimakan. Jadi, jika Anda berencana menyimpannya, simpan di lemari es untuk menghindari produksi bakteri yang dapat berbahaya bagi kesehatan Anda.
 

 
(YDH)
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif