Kulit terbakar hanya berisiko untuk anak-anak? Berikut jawaban dari ahli. (Foto: Charlein Gracia/Unsplash.com)
Kulit terbakar hanya berisiko untuk anak-anak? Berikut jawaban dari ahli. (Foto: Charlein Gracia/Unsplash.com)

Kulit Terbakar Matahari Hanya Berisiko untuk Anak-anak?

Rona kesehatan kanker kesehatan kulit
Sunnaholomi Halakrispen • 13 September 2020 18:00
Jakarta: Konon, kulit terbakar sinar matahari hanya berisiko untuk anak-anak. Di masa lalu, para ahli menyatakan bahwa hingga 80 persen kerusakan akibat sinar matahari terjadi sebelum usia 18 tahun.
 
Maka, penting untuk menjaga kulit anak-anak. CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat) pun merekomendasikan untuk meminimalkan paparan sinar matahari langsung sebelum anak berusia enam bulan.
 
Namun, satu penelitian menyimpulkan bahwa mungkin tidak ada masa kritis untuk seseorang lebih berisiko. Dikutip dari Medical News Today, dinyatakan bahwa kulit terbakar bisa saja terjadi pada selain anak-anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apakah seseorang terkena sengatan matahari pada usia dini atau lambat, hal itu menyebabkan kerusakan dan meningkatkan risiko kanker kulit. Orang yang berusia di atas 18 tahun tetap harus berhati-hati untuk meminimalkan dampak paparan sinar matahari.
 
 

 
Sementara itu, jika Anda pernah mengalami sengatan matahari, Cynthia Cobb, DNP, APRN dalam Medicalnewstoday mengatakan Anda akan terkena kanker kulit. Penyakit ini berkembang sebagai proses kumulatif.
 
Meskipun ada kemungkinan bahwa seseorang yang pernah terbakar matahari sekali dapat mengembangkan kanker kulit, paparan sinar matahari yang terus-menerus meningkatkan risikonya. Semakin banyak kejadian sengatan matahari, maka semakin tinggi risikonya.
 
Di sisi lain, sengatan sinar matahari tidak memandang jenis kulit. Sebab, warna atau jenis kulit apa pun bisa terbakar.
 
Dengan kata lain, meskipun orang dengan kulit pucat cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kulit, semua orang berisiko terkena sengatan matahari. Efek jangka panjang pun bisa terjadi.
 
Selain itu, faktor genetik dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kulit. Paparan sinar matahari semakin meningkatkan risiko ini. Tetap jaga kesehatan kulit Anda dari dalam dan luar tubuh.
 
(TIN)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif