Ilustrasi peta Indonesia. DOK Zenius
Ilustrasi peta Indonesia. DOK Zenius

Sejarah Panjang Kedatangan Orang Pertama di Indonesia

Medcom • 31 Agustus 2022 09:37

Kedatangan 2: Homo sapiens gelombang pertama (Melanesia)

Sama seperti Homo erectus, Homo sapiens atau manusia modern yang jadi cikal bakal pribumi Indonesia juga berasal dari Afrika dan melakukan migrasi besar-besaran ke seluruh penjuru dunia dalam dua gelombang migrasi. 
 
Gelombang pertama berlangsung kira-kira 100 ribu tahun yang lalu, sedangkan gelombang kedua berlangsung kira-kira 50-70 ribu tahun yang lalu. 
 
Gelombang pertama keluar dari Afrika lewat selat kecil yang memisahkan Ethiopia dan Yaman, dan berlanjut ke India bagian selatan, menyusuri pantai, lanjut ke Paparan Sunda sampai menyeberang dengan perahu ke Paparan Sahul (Papua, Australia).

Suku bangsa yang pertama kali datang ke Indonesia berciri Melanosoid (seperti ciri orang Papua dan Aborigin). Dalam periode waktu migrasi ini, daerah kepulauan Nusantara tetap tersambung tapi bukan karena faktor tektonik.
 
Melainkan karena pada masa itu, bumi sedang menjalani masa zaman es (ice age) yang menyebabkan sebagian permukaan laut menyatu menjadi daratan es. 
 
Manusia modern gelombang pertama ini akhirnya menempati Nusantara sampai zaman es berakhir (es mencair menjadi lautan yang memisahkan pulau), sehingga terbentuklah Kepulauan Nusantara seperti yang dikenal seperti sekarang.
 
Kehadiran petualang awal ini masih bisa kita lihat pada peradaban manusia modern yang lebih akrab kita kenal dengan kebudayaan berciri Melanesia atau golongan etnis Negrito. Beberapa di antaranya adalah:
  1. Suku Sentinel, Onge, Jarawa di Kepulauan Andaman
  2. Suku Asli, Semang, Sakai di Malaysia
  3. Suku Mani di Thailand
  4. Suku Aeta, Agta, Ati di Filipina
  5. Suku Dani, Bauzi, Asmat, Amungme di Indonesia & Papua Nugini
  6. Suku Aborigin Australia dan Tasmania
Dari persebaran ini, diduga kuat hampir seluruh daerah Paparan Sunda dan Sahul (mencakup seluruh wilayah Indonesia) sempat dihuni oleh orang-orang berciri Melanosoid.
 
Kehidupan orang Melanesia berawal dengan budaya berburu dan mengumpulkan makanan (hunter & gatherer) yang kemudian sebagian besar (kecuali Aborigin Australia) mulai mengenal pertanian, perkebunan, dan peternakan dalam skala kecil. 
 
Sayangnya, kebudayaan agrikultur ini tidak berkembang dengan skala luas karena kecenderungan masyarakat Melanesia yang berjumlah kecil dan terpisah jauh dengan suku tetangga lain. 
 
Hal ini juga yang menyebabkan orang Melanesia bisa hidup tanpa perlu mengembangkan pertanian dan peternakan dalam skala besar dan juga tidak ada desakan lingkungan untuk membentuk struktur kemasyarakatan yang kompleks dan sistematis.
 
Terlepas dari itu, sebetulnya kalau ditanya siapakah orang pribumi Indonesia pertama yang menempati Kepulauan Nusantara? Jawabannya jelas adalah orang-orang Melanesia. Mereka bahkan diduga kuat sebagai penyebab hilangnya Homo erectus di Paparan Sunda (entah dengan cara pembunuhan maupun perkawinan). 
 
Arkeolog dan paleontolog juga menduga kuat manusia modern berciri Melanosoid ini pernah hidup bersama satu pulau dengan human-species lain yang merupakan keturunan dari Homo erectus yaitu Homo floresiensis di Kepulauan Flores.
 
Tapi, mengapa suku pribumi Indonesia pertama ini cuma tersisa di pedalaman Papua dan pulau-pulau kecil di sekitarnya? Sampai saat ini ahli sejarah belum menemukan jawaban yang pasti. 
 
Namun, dugaan terkuat hilangnya komunitas Melanesia di wilayah barat Indonesia diakibatkan kedatangan rombongan manusia modern gelombang berikutnya dalam jumlah besar, yang datang dengan perahu-perahu kecil yang terbilang cukup canggih untuk ukuran waktu itu.
 
Jadi, bisa dibilang bahwa bangsa tertua yang datang dan menghuni Nusantara adalah Melanesia.
 
 




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan