Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Tips Bermeditasi Pertama Kalinya saat Karantina di Rumah

Rona Virus Korona meditasi efek meditasi pada otak covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 13 Mei 2020 10:15
Jakarta: Karantina atau isolasi di rumah selama pandemi corona covid-19 mungkin akan membuat Anda merasa stres. Apalagi, kasus covid-19 telah meningkatkan rasa takut terhadap kuman dan menyebabkan banyak kecemasan yang tidak diinginkan.
 
Sementara, menjadi terbiasa bekerja dari rumah juga telah memperkenalkan banyak masalah bagi beberapa orang. Seperti menghabiskan jam kerja dengan duduk di sofa atau kasur. Belum lagi ketika ditemani dengan beragam camilan yang kaya gula.
 
Salah satu cara agar Anda bisa tetap waras selama karantina di rumah ialah dengan melakukan meditasi. Sarah McLean, pelatih utama di Institut Meditasi McLean, mengatakan bahwa pihaknya telah menawarkan meditasi tiga kali sehari secara online dan hingga 100 orang dari seluruh dunia bergabung dengan mereka untuk setiap sesi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka menemukan komunitas online dan 'sendirian bersama' membuat hari mereka lebih mudah. Beberapa lebih tua dan orang yang hidup sendiri, yang lain bergabung dari kantor baru mereka yang berada di dalam rumah masing-masing," ujarnya dikutip dari Reader's Digest.
 
Singkatnya, ini adalah salah satu hal paling menenangkan, meski berpengaruh pada produktivitas ketika Anda terjebak di dalam. Berikut sejumlah tips yang bisa Anda terapkan di rumah:

1. Memilih aplikasi

Pertama, pilihlah aplikasi yang sesuai dengan selera Anda. Mungkin Anda tidak memiliki disiplin untuk bermeditasi sendiri. Anda pun membutuhkan panduan, maka telusurilah beberapa aplikasi meditasi terkemuka dengan instruktur yang bisa melatih dengan sesuai selera Anda.
 
Kemudian, sebelum berlatih, persiapkan diri beserta perlengkapan untuk menunjang meditasi pertama Anda. Letakkan matras yoga di ruang tamu atau ruang apapun di rumah Anda, upayakan mendapatkan pancaran sinar matahari untuk memperoleh manfaat baiknya.

2. Tetap fokus

Ketika duduk bersila di atas matras yoga, hilangkan rasa cemas atau khawatir karena ini kali pertama Anda. Tekan tombol mulai pada aplikasi meditasi yang telah Anda pilih sebelumnya, lalu dengan perlahan, tutup mata sambil menarik napas panjang.
 
Dalam beberapa menit pertama, pelatih akan menggambarkan angin puyuh dengan iringan musik piano yang rileks, menandakan meditasi dimulai. Suara instruktur pun akan menenangkan, menuntun Anda setiap menit dengan kata-kata bimbingannya, yang mengarahkan Anda untuk tetap fokus dan mengingatkan bahwa Anda baik-baik saja.
 
Sementara itu, bukan rahasia lagi bahwa meditasi telah terbukti mengurangi stres dan kecemasan secara efektif, serta memberikan sejumlah manfaat penambah kekebalan tubuh. Ketika kita bermeditasi, kita sedang membalikkan kerusakan biologis yang disebabkan oleh stres dan trauma.
 
"Konsentrasi, perhatian, dan meditasi ekspresif, semuanya menyeimbangkan respons melawan-atau-lari sistem saraf simpatik dan aktivitas tenang di amigdala, pusat otak emosional yang bertanggung jawab atas rasa takut dan kemarahan," jelas Dr. James S. Gordon, MD, psikiater sekaligus profesor klinis di Georgetown Medical School dan pendiri Center for Mind-Body Medicine.
 
Setelah beberapa hari bermeditasi, Anda bisa merasakan efek riak yang dimiliki meditasi terhadap kesehatan mental dan kemampuan untuk menenangkan saraf. Hal itu akan mendorong Anda untuk tetap fokus menjalani hari dibandingkan cemas tentang masa depan yang belum jelas.
 
"Membangun keseimbangan biologis ini menenangkan respons stres, menurunkan hormon stres, dan membuat kita kurang rentan terhadap penyakit fisik dan psikologis kronis, termasuk peradangan yang dapat memainkan peran destruktif dalam mempercepat penyakit dan membahayakan respons kekebalan tubuh kita," paparnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif