Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau Centers for Disease Control and Prevention menegaskan hantavirus termasuk penyakit yang sangat jarang menyebar dari manusia ke manusia.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau Centers for Disease Control and Prevention menegaskan hantavirus termasuk penyakit yang sangat jarang menyebar dari manusia ke manusia.

CDC Sebut Hanta Virus Sulit Menular Antar-Manusia, Ini Penjelasannya

Arif Wicaksono • 12 Mei 2026 09:16
Washington: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau Centers for Disease Control and Prevention menegaskan hantavirus termasuk penyakit yang sangat jarang menyebar dari manusia ke manusia.
 
Direktur Divisi Kesehatan Migrasi Global CDC, David Fitter, menjelaskan hanya varian Andes yang diketahui memiliki kemampuan menular antar-manusia. Namun, proses penularannya dinilai tidak mudah terjadi.
 
Baca juga:  Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Ternyata Penyebab Kematian Istri Gene Hackman            

Menurut Fitter, penyebaran hanta virus Andes biasanya membutuhkan kontak sangat dekat, terutama melalui cairan tubuh, percikan pernapasan dalam jarak dekat, hingga penggunaan barang pribadi secara bersama, seperti sikat gigi. Karena itu, mekanisme penularannya berbeda jauh dibanding virus pernapasan biasa.
 
“Virus ini tidak mudah menyebar seperti flu atau Covid-19. Penularannya membutuhkan kontak yang sangat intens,” ujar Fitter dalam konferensi pers di Washington, dikutip dari Antara

Kasus ini mencuat setelah otoritas kesehatan Amerika Serikat mengungkap adanya dugaan paparan hanta virus di kapal pesiar Belanda MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Cape Verde.
 
Dari 17 warga Amerika yang dievakuasi dari kapal tersebut, satu orang dilaporkan positif terinfeksi varian Andes meski tidak menunjukkan gejala.  Sementara satu penumpang lainnya mengalami gejala ringan yang diduga terkait paparan virus tersebut.
 
Laporan media Amerika menyebut pesawat evakuasi mendarat di Nebraska. Pihak University of Nebraska Medical Center juga mengonfirmasi adanya satu kasus positif tanpa gejala serius.
Sementara itu, World Health Organization melaporkan total tujuh kasus infeksi hanta virus dalam insiden tersebut. Tiga di antaranya berujung kematian.
 
Hanta virus sendiri merupakan kelompok virus yang berasal dari hewan pengerat dan dapat menular ke manusia melalui kontak dengan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terkontaminasi. Infeksi ini bisa memicu gangguan serius seperti sindrom paru akibat hantavirus maupun demam berdarah dengan gangguan ginjal.
 
Meski demikian, otoritas kesehatan menekankan bahwa risiko penularan antar-manusia tetap sangat rendah sehingga masyarakat tidak perlu panik berlebihan.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan