Basarnas. Foto: AFP/Juni Kriswanto
Basarnas. Foto: AFP/Juni Kriswanto

Indonesia Siaga! Basarnas Siap Terjunkan Tim SAR ke Venezuela

Annisa ayu artanti • 26 Juni 2026 10:05
Ringkasnya gini..
  • Basarnas siap mengirim tim SAR ke Venezuela jika mendapat keputusan resmi dari pemerintah Indonesia.
  • Tim INASAR Indonesia memiliki sertifikasi internasional dan pengalaman menangani operasi gempa di luar negeri.
  • Venezuela menetapkan status darurat nasional setelah dua gempa besar memicu kerusakan di sejumlah wilayah.
Jakarta: Pemerintah Indonesia melalui Basarnas menyatakan kesiapan untuk mengirimkan tim pencarian dan pertolongan (SAR) guna membantu proses evakuasi korban gempa bumi di Venezuela. 
 
Langkah tersebut akan dilakukan apabila ada keputusan resmi dari pemerintah pusat menyusul status darurat nasional yang telah ditetapkan oleh Venezuela.

Indonesia punya Tim SAR berstandar internasional

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia memiliki grup pertolongan internasional terlatih (INASAR) yang didalamnya termasuk personel Basarnas. INASAR merupakan bagian dari International Search And Rescue Advisory Group (INSARAG) dengan sertifikasi medium class dan sudah berpengalaman menangani peristiwa kedaruratan bencana gempa bumi seperti Myanmar dan Turki.
 
Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso mengatakan, pengiriman personel akan mengikuti mekanisme bantuan kemanusiaan internasional yang berlaku.

"Jadi Basarnas selalu siap bila diminta untuk membantu evakuasi korban gempa di Venezuela atas keputusan pemerintah pusat," kata dia dilansir Antara, Jumat, 26 Juni 2026.
 
Baca juga: Sekretaris Jenderal PBB Sampaikan Duka Mendalam atas Korban Gempa Dahsyat di Venezuela

Meski demikian, dia menjelaskan berdasarkan pantauan aplikasi yang dimiliki oleh Basarnas saat ini, belum ada permintaan resmi dari negara terdampak terkait permohonan bantuan kemanusiaan maupun operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
 
Basarnas juga belum menerima informasi terkait langkah dari pihak kedutaan besar negara tersebut, apakah sudah melayangkan surat resmi kepada Pemerintah Indonesia untuk meminta bantuan atau belum.
 
"Saya juga sudah menanyakan langsung ke KBRI di Brasil untuk mengonfirmasi apakah ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut terdampak oleh kejadian bencana tersebut," kata Edy menambahkan.

Gempa berkekuatan besar guncang Venezuela

Sebelumnya pada Rabu, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 telah mengguncang Venezuela.
 
Pusat gempa terdeteksi berada 16 kilometer dari kota Moron dan 24 kilometer dari San Felipe.
 
Pemerintah Venezuela resmi menetapkan status darurat nasional menyusul guncangan gempa bumi kuat yang melanda negara tersebut, demikian Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez.
 
"Kami menetapkan status darurat nasional, sebagaimana diatur dalam konstitusi kami," kata Rodriguez dalam sebuah pidato video pada Rabu malam waktu setempat.
 
Ia menambahkan bahwa bandara utama Venezuela, Maiquetia, terpaksa ditutup total akibat mengalami kerusakan yang cukup parah.
 
"Sejumlah wilayah dilaporkan terdampak sangat parah. Di ibu kota Caracas, gedung-gedung runtuh di berbagai area. Negara bagian Miranda dan La Guaira juga mengalami kerusakan signifikan... termasuk juga wilayah Aragua, Carabobo, dan Falcon," jelas Rodriguez.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan