lustrasi polusi udara di Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Husen M
lustrasi polusi udara di Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Husen M

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Tidak Sehat, AQI 158 Masuk 3 Kota Paling Tercemar di Dunia

Annisa ayu artanti • 31 Juli 2026 10:02
Ringkasnya gini..
  • Jakarta masuk tiga kota paling tercemar dunia dengan AQI 158 dan PM2.5 mencapai 66 µg/m³.
  • PM2.5 Jakarta 13 kali di atas standar WHO, simak dampak dan rekomendasi kesehatannya.
Jakarta: Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk pada Jumat, 31 Juli 2026. Berdasarkan pemantauan indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI), ibu kota menempati peringkat ketiga sebagai kota besar dengan udara paling tercemar di dunia.
 
Kondisi tersebut membuat kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat dengan nilai AQI US 158. Polutan utama yang mendominasi adalah partikulat halus PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 66 mikrogram per meter kubik (µg/m³) atau sekitar 13,2 kali lebih tinggi dibandingkan nilai panduan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
 
Paparan PM2.5 dalam kadar tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan dan kardiovaskular. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma dan penyakit paru dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan.

Apa Arti AQI 158? 

Nilai AQI 158 berada dalam kategori Tidak Sehat (Unhealthy) dengan rentang indeks 151-200. Pada level ini, kualitas udara mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat secara umum, bukan hanya kelompok sensitif.

Sebagai perbandingan, berikut kategori AQI:
 
0-50 (Baik): Udara bersih dan aman untuk seluruh aktivitas luar ruangan.
51-100 (Sedang): Masih dapat diterima, tetapi mulai berisiko bagi kelompok sensitif.
101-150 (Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif): Anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan perlu mengurangi aktivitas di luar.
151-200 (Tidak Sehat): Seluruh masyarakat mulai berisiko mengalami dampak kesehatan.
201-300 (Sangat Tidak Sehat): Peringatan kesehatan serius bagi semua orang.
301-500 (Berbahaya): Kondisi darurat, masyarakat disarankan tetap berada di dalam ruangan.
 
Baca juga: Waduh, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia?

PM2.5 Jadi Polutan Utama

Partikulat halus PM2.5 merupakan partikel berukuran kurang dari 2,5 mikron yang mampu masuk hingga ke paru-paru bahkan aliran darah. Polutan ini umumnya berasal dari emisi kendaraan bermotor, aktivitas industri, pembakaran sampah, hingga pembangkit listrik.
 
Selain PM2.5, kualitas udara juga dipengaruhi oleh polutan lain seperti PM10, ozon (O₃), nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), dan karbon monoksida (CO).

Rekomendasi Kesehatan Saat Udara Jakarta Tidak Sehat

Dengan kualitas udara yang berada di level tidak sehat, masyarakat disarankan melakukan langkah-langkah berikut:
  • Hindari olahraga atau aktivitas berat di luar ruangan.
  • Gunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.
  • Tutup jendela rumah untuk mengurangi masuknya polusi.
  • Nyalakan air purifier jika tersedia untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
  • Kelompok rentan sebaiknya membatasi aktivitas di luar hingga kualitas udara membaik.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>