Banyak dari kita sering mendengar hubungan seks luar biasa sebelum benar-benar mengetahuinya. (Ilustrasi/Pexels)
Banyak dari kita sering mendengar hubungan seks luar biasa sebelum benar-benar mengetahuinya. (Ilustrasi/Pexels)

Menguak Perbedaan Seks 'Baik' dan 'Buruk'

Rona seks
Anda Nurlaila • 27 Desember 2019 18:06
Jakarta: Banyak dari kita sering mendengar hubungan seks luar biasa sebelum benar-benar mengetahuinya. Demi mencapai ukuran seks hebat, banyak pasangan berusaha mencarinya lewat pengetahuan maupun kecakapan seks.
 
Namun budaya masih memengaruhi kita masih sulit membicarakan seks secara terbuka karena seks dianggap tabu. Tak jarang adegan film dianggap standar baik dalam hubungan intim, sehingga banyak orang merasa diri buruk dalam seks.
 
Seks Sesuatu yang Relatif

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti dikutip dari Medium, tidak ada teknik seksual yang cocok diterapkan untuk semua orang. Bahkan teknik terhebat sekalipun dapat gagal karena seks dapat sangat bervariasi dari orang ke orang. Seks yang baik adalah yang dinikmati kedua pasangan, bukan salah satunya.
 
Faktanya, setiap orang mendefinisikan seks yang baik dan buruk secara berbeda. Namun secara umum, ada beberapa hal yang menjadi dasar sebuah hubungan seks yang baik atau buruk.
 
Seks yang baik adalah...
 
Persetujuan
 
Sulit mengalami sebuah seks yang baik tanpa ada saling suka di antara Anda dan pasangan. Persetujuan dan batasan penting dan menjadi dasar hubungan seksual yang positif.
 
Antusiasme
 
Anda dapat menyetujui hubungan seks meski tanpa antusiasme. Tapi inilah satu hal yang menyebabkan seks sangat menyenangkan. Seorang yang bersedia melakukan hubungan seks tapi tidak bersemangat akan menahan diri, berlepas diri dan kemungkinan besar tidak akan berkomitmen dengan momen intim. Pasangan yang antusias dalam seks bertujuan memastikan semua pihak benar-benar puas.
 
Koneksi
 
Kebanyakan orang berpikir koneksi berkontribusi pada seks yang baik. Saat berhubungan seks namun pikiran berada di tempat lain akan meredam seluruh pengalaman seksual. Baik pria maupun wanita akan sering menggambarkan berhubungan seks itu sendiri sebagai perubahan besar.
 
Kecocokan
 
Semua orang memiliki hal-hal yang membuat mereka lebih terangsang baik pada diri pasangan atau aktivitas yang dilakukan saat momen panas. Beberapa orang menyatakan pola pikir dan kesesuaian fisik maupun seksual dengan pasangan membuat mereka merasakan seks yang baik.
 
Komunikasi
 
Jika ingin berhubungan seks yang baik, kita harus dapat berbicara tentang seks. Banyak orang yang tidak dapat berbicara tentang apa yang mereka rasakan dengan pasangan. Komunikasi dan membiarkan pasangan tahu perasaan dan pikiran membuat seks lebih dapat dinikmati kedua pihak.
 
Seks yang buruk jika...
 
Gerakan senam
 
Sebagian orang tidak memiliki kelenturan untuk melakukan posisi seksual tertentu. Namun seks tidak berarti Anda harus melakukan akrobatik atau bagai berolahraga. Yang dibutuhkan hanyalah posisi seks yang nyaman dan memuaskan kedua pihak dengan sedikit percobaan, kesalahan, dan kesabaran. Untuk mendapatkan seks yang baik, gunakan ekspresi daripada kinerja.
 
Tubuh yang sempurna
 
Kita semua memiliki sesuatu yang tidak kita sukai tentang tubuh kita, tetapi kita tidak seharusnya membiarkan rasa tidak aman menghalangi hubungan seks yang baik. Seks yang baik dapat dilakukan selama Anda dan pasangan dapat menikmati hubungan terlepas dari ukuran, bentuk, warna organ genital. Hal yang sama juga berlaku untuk seluruh tubuh.
 
Orgasme simultan
 
Keinginan memperoleh orgasme terus menerus dapat mengecewakan. Belum lagi orgasme yang dipalsukan. Sebagian orang mungkin mengalami orgasme luar biasa biasa, tapi kita dapat menikmatinya datang secara alami. Pasangan tidak perlu merasa tertekan untuk mempercepat, memperlambat, atau merasakan orgasme yang hebat.
 
Membaca pikiran
 
Dalam segala jenis hubungan romantis atau seksual, Anda tergoda untuk berpikir Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk kepuasan pasangan. Tapi jangan jadikan ini harapan atau tujuan Anda. Anda bukan pembaca pikiran, dan begitu pula pasangan Anda. Jangan menekan satu sama lain untuk mengetahui apa yang diinginkan orang lain tanpa membicarakannya.
 
Tertekan
 
Banyak yang menyangka perasaan tertekan akan menimbulkan energi saat hubungan seks. Tapi represi tidak selalu hilang ketika Anda berhubungan seks. Anda dan pasangan perlu belajar hal-hal apa yang dapat menghilangkan perasaan tertekan selama seks untuk mencapai seks yang lebih baik setiap kali.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif