Jakarta: Musisi sekaligus rapper Travis Scott membagikan pengalamannya saat terlibat dalam film terbaru garapan sutradara Christopher Nolan, The Odyssey. Meski hanya tampil singkat sebagai Phemius, seorang penyair sekaligus penyanyi pengembara (bard), Scott mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga selama proses produksi.
Sebelumnya, Christopher Nolan mengungkapkan bahwa pemilihan Travis Scott bukan tanpa alasan. Menurutnya, karakter Phemius merepresentasikan tradisi puisi lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi, sebuah konsep yang dinilai memiliki kemiripan dengan budaya rap modern.
"Saya memilihnya karena ingin memberi isyarat bahwa cerita ini diwariskan sebagai puisi lisan, yang menurut saya sejalan dengan rap," ujar Nolan, dikutip dari Variety, Kamis, 23 Juli 2026.
Nolan bahkan menyebut kehadiran Travis Scott menjadi elemen penting dalam proses kreatif film tersebut.
"Suaranya menjadi kepingan terakhir dari teka-teki yang kami susun selama setahun," lanjutnya.
Dalam wawancara terbarunya bersama Variety, Travis Scott mengungkapkan bahwa dirinya rela bangun setiap hari pukul 05.00 pagi demi mengamati langsung cara Christopher Nolan bekerja di lokasi syuting. Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dari sinematografer peraih Oscar, Hoyte van Hoytema.
"Saya memperhatikan kamera, melihat semuanya dari balik monitor. Nggak ada tuh istilah santai-santai," kata Scott.
Rapper pelantun "Sicko Mode" itu mengaku pelajaran terbesar yang ia dapatkan dari Nolan adalah pentingnya mempertahankan visi kreatif hingga akhir.
"Selalu pegang teguh visi yang kamu punya sampai akhir. Jangan pernah mengurangi atau mengorbankan visi itu," ungkapnya.
Scott juga menilai atmosfer kerja di lokasi syuting The Odyssey sangat berbeda dibandingkan pengalaman syuting yang pernah ia jalani sebelumnya. Menurutnya, seluruh pemain terlihat antusias untuk berada di lokasi dan menikmati proses produksi.
"Nggak ada yang menghabiskan waktu di trailer masing-masing," ujarnya.
"Itu pengalaman baru buat saya. Biasanya saya selesai syuting langsung balik ke trailer. Tapi kali ini saya benar-benar ingin belajar, jadi memang nggak kepikiran buat berada di trailer," tutup Scott.
Sementara itu, The Odyssey sukses mencatatkan prestasi gemilang di box office. Film tersebut menjadi pembukaan terbesar Christopher Nolan sejak The Dark Knight Rises (2012), sekaligus mencatatkan debut domestik terbesar ketiga sepanjang 2026, di bawah Toy Story 5 dan The Super Mario Galaxy Movie.
Pada pekan perdananya, The Odyssey meraup pendapatan global sebesar USD264,1 juta atau sekitar Rp4,74 triliun dari penayangan di 3.919 bioskop di seluruh dunia.
Capaian tersebut sekaligus menjadikan The Odyssey sebagai film dengan pembukaan global terbesar sepanjang karier Christopher Nolan, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang The Dark Knight Rises, The Dark Knight, dan Oppenheimer.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan