6 Konsep Pesta Pernikahan Ini Mulai Ditinggalkan

Sri Yanti Nainggolan 29 Juni 2018 11:56 WIB
romansa
6 Konsep Pesta Pernikahan Ini Mulai Ditinggalkan
(Foto: Wedding Diary)
Jakarta: Perubahan konsep pesta pernikahan sama halnya seperti mode, terus dinamis sesuai bergantung tren. 

Dari sekian banyak konsep pesta pernikahan, berikut beberapa yang mulai ditinggalkan seperti dilansir dari Independent. 

1. Hiasan di atas kue pernikahan


Hamish Shephard, pendiri Bridebook.co.uk mengatakan bahwa kue pernikahan dengan hiasan patung pengantin pada bagian paling atas sudah ketinggalan zaman.

"Kue dengan ujung yang sedap dipandang mata sudah tak ada karena orang ingin memamerkan sesuatu yang sempurna di Instagram, seperti drip cake atau naked cake. Bahkan lemon elderflower cake yang menjadi kue pernikahan Meghan Markle juga mulai digandrungi."

2. Dekorasi dinding

Menurut  Robin Weil dari weddingplanner.co.uk., pada 2018 orang-orang mulai menggunakan dekorasi dinding dengan konsep bunga dan donat. 

"Dinding donat dan dinding bunga sepertinya ada di mana-mana!"

Namun, masa kejayaan yang dimulai dari momen Kanye West yang memberikan konsep bunga dinding pada Kim Kardashian di Hari Ibu tersebut kini telah berakhir. 

3. Cara masuk pengantin wanita

Masuknya pengantin wanita yang dramatis mulai ditinggalkan karena terlalu sering terjadi. 

"Kita sudah mulai melanggar tradisi, seperti tren pengantin yang berjalan di lorong (seperti delapan persen pengantin Inggris melakukannya di 2017), tapi mungkin untuk konsep yang unik seperti kostum yang unik, masih bisa," tukas Shephard.

4. Penampilan pengantin pria sama dengan pengiring pengantin

Warna pakaian yang sama adalah hal yang wajar, tetapi tahun ini tren janggut yang sama juga sempat naik daun. Weil mengungkapkan bahwa tren dengan penampilan sama tersebut tidak tepat karena semua terlihat sama, padahal seharusnya tidak. 

5. Terlalu banyak pengiring pengantin wanita

"Pasukan pengiring pengantin wanita berasal dari Amerika Serikat. Di Inggris, masa-masa dimana hanya satu atau dua orang pengiring sudah jarang karena semakin banyak mentalitas meriah telah menjadi pilihan yang lebih disukai," terang Shephard. 

Sayangnya, tren tersebut mulai menghilang, karena di satu sisi, akan terlalu banyak pengiring pengantin yang berdiri di altar saat momen pernikahan. 

"Memiliki empat hingga delapan pengiring pengantin terlihat bagus untuk foto tetapi kadang-kadang bisa terlihat seperti berdesakan di altar," kata Shephard. 

6. Huruf neon

Meskipun masih disenangi, hiasan yang berpendar ini akan mulai ditinggalkan. Konsep yang biasanya bertuliskan inisial pasangan atau tulisan 'selamat' tersebut dianggap akan menghilang. 







(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id