FAMILY

Bukan Cuma Soal Banyak Kesamaan, Ini Kunci Sebenarnya Biar Hubungan Bisa Awet

Yatin Suleha
Senin 29 Juni 2026 / 08:05
Ringkasnya gini..
  • Katanya, makin mirip makin gampang hubungan awet, tapi riset dari University of Michigan bilang kenyataannya gak sesederhana itu lho.
  • Setelah riset mendalam selama puluhan tahun, mereka nemuin kalau kesamaan bukan kunci utama kesuksesan hubungan.
  • Jadi, kesamaan ternyata gak selalu jadi jaminan hubungan bakal langgeng dan bahagia.
Jakarta: Katanya, makin mirip makin gampang hubungan awet, tapi riset dari University of Michigan bilang kenyataannya gak sesederhana itu lho. 

Setelah riset mendalam selama puluhan tahun, mereka nemuin kalau kesamaan bukan kunci utama kesuksesan hubungan. 

Bahkan, gak ada bukti kuat kalau pasangan yang berbeda itu justru lebih cocok. Jadi, kesamaan ternyata gak selalu jadi jaminan hubungan bakal langgeng dan bahagia.
 
Para peneliti menemukan bahwa peran kesamaan cenderung lebih besar pada tahap awal hubungan, terutama saat proses ketertarikan dan pendekatan pertama kali terjadi.
 

Kesamaan yang dirasakan lebih berpengaruh


Salah satu temuan yang paling menarik adalah perbedaan antara kesamaan-yang nyata dan kesamaan yang dirasakan. Kesamaan nyata mengacu pada kemiripan yang dapat diukur secara objektif, seperti latar belakang, pendidikan, atau demografi.

Sementara itu, kesamaan yang dirasakan adalah keyakinan bahwa pasangan memiliki nilai, cara pandang, minat, atau gaya hidup yang serupa.

Menurut penelitian tersebut, kesamaan yang dirasakan justru memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kepuasan hubungan, dibandingkan kesamaan yang nyata (latar belakang, pendidikan, atau demografi).


(Penelitian University of Michigan menunjukkan bahwa hubungan yang sehat, mungkin lebih bergantung pada perasaan saling memahami daripada sekadar memiliki banyak kesamaan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Menurut Psikolog Arash Emamzadeh dilansir dari Psychology Today, rasaan bahwa pasangan memiliki visi hidup, nilai, dan preferensi yang sejalan dapat menciptakan kedekatan emosional yang lebih kuat, meskipun secara objektif keduanya memiliki banyak perbedaan.
 

Peran kesamaan dalam kehidupan pasangan


Penelitian juga menunjukkan bahwa kesamaan nyata paling terlihat pengaruhnya, pada faktor-faktor seperti latar belakang dan karakteristik demografis. 

Sementara itu, kesamaan yang dirasakan lebih berhubungan dengan keyakinan, gaya hidup, nilai hidup, serta preferensi romantis yang dimiliki pasangan.

Perbedaan bukan tanda hubungan akan gagal lho. Para peneliti menekankan bahwa perbedaan, bukanlah tanda hubungan akan gagal. 

Dua orang yang tampak sangat berbeda tetap bisa memiliki hubungan, yang harmonis jika sama-sama merasa dipahami, dihargai, dan terhubung secara emosional. 

Bahkan, bisa jadi rasa bahagia dalam hubungan membuat pasangan merasa lebih mirip satu sama lain, bukan sebaliknya.
   

Kunci hubungan ada pada rasa saling memahami


Pada akhirnya, penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan yang sehat, mungkin lebih bergantung pada perasaan saling memahami daripada sekadar memiliki banyak kesamaan. 

Bukan hanya soal seberapa mirip pasangan di atas kertas, tetapi juga seberapa besar keduanya mampu membangun kedekatan, kenyamanan, dan rasa terhubung dalam kehidupan sehari-hari.


Secillia Nur Hafifah

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH