Foto Ilustrasi: Engin Yakut/Pexels)
Foto Ilustrasi: Engin Yakut/Pexels)

Bagian-bagian Tubuh yang Terdampak HIV

Rona hiv/aids
Sunnaholomi Halakrispen • 12 Juni 2019 16:16
Ketika terkena penyakit HIV, ada beberapa bagian tubuh yang terdampak efeknya. Mulai dari mata, jantung, hati, dan ginjal.
 
Jakarta:
HIV tidak hanya memengaruhi sistem kekebalan Anda, virus ini juga dapat merusak bagian tubuh Anda. Selain itu, obat yang Anda konsumsi untuk mengobati HIV, bisa memiliki efek samping tertentu.
 
Anda harus memerhatikan masalah dan mengambil langkah-langkah tepat untuk mencegah atau memperlambat kerusakan pada tubuh Anda. Berikut gambaran tentang bagaimana HIV memengaruhi tubuh:

1. Mata

Ada beberapa masalah mata ringan, sementara yang lain cukup parah hingga menyebabkan kebutaan. Di antara yang paling umum ialah infeksi, yang dapat menyebabkan perdarahan di retina dan ablasi retina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekitar 7 dari 10 orang dengan AIDS lanjut akan memiliki masalah dengan mata mereka. Anda mungkin tidak memiliki gejala apa pun sampai masalahnya jauh selesai, jadi jika Anda sudah mengidap HIV lanjut, penting untuk mendapatkan tes mata secara teratur.
 
Jangan lupa, hubungi dokter Anda jika penglihatan Anda berubah. Termasuk ketika penglihatan Anda mulai kabur, ganda, atau warna tidak terlihat dengan benar. Kemudian, waspada juga ketika Anda melihat bintik-bintik, memiliki mata berair atau merah, dan ketika Anda sensitif terhadap cahaya.

2. Jantung

Beberapa hal dalam HIV meningkatkan peluang Anda untuk masalah yang berhubungan dengan jantung. Sebab, HIV memengaruhi sistem kekebalan Anda, tubuh Anda akan meradang ketika mencoba melawan infeksi. Jenis peradangan ini telah dikaitkan dengan penyakit jantung.
 
Beberapa obat yang Anda pakai untuk HIV juga bisa memungkinkan datangnya penyakit jantung. Dapat menyebabkan resistensi insulin yang meningkatkan kemungkinan diabetes dan masalah memecah lemak. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.
 
Anda perlu minum lebih banyak obat untuk mengendalikan diabetes dan kolesterol Anda. Terpenting, ikuti instruksi untuk resep dokter Anda dengan tetap berhati-hati.
 
Apabila Anda merokok, berhentilah mulai dari sekarang. Sebab, merokok berisiko pada jantung atau memperparah kondisi jantung Anda.
 
Makanlah berbagai sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan asam lemak omega-3. Pilih potongan daging tanpa lemak dan produk susu rendah lemak. Lakukan juga olahraga seperti jalan cepat selama 20-30 menit hampir setiap hari dalam seminggu.

3. Ginjal

Tekanan darah tinggi dan diabetes merupakan penyebab utama penyakit ginjal. Diet sehat dan olahraga teratur yang baik untuk jantung Anda juga akan membantu menjaga tekanan darah dan gula darah tetap terkendali. Cara ini pun akan membantu melindungi ginjal Anda.
 
Perlu diketahui, beberapa obat HIV dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Jika Anda sudah memiliki masalah ginjal, dokter Anda mungkin ingin menghindari obat-obatan itu atau mengawasi efeknya. Oleh sebab itu, jangan coba-coba tidak mengikuti arahan dokter.
 
Dokter Anda perlu memeriksa ginjal Anda secara teratur karena tanda-tanda penyakit ginjal mungkin tidak jelas pada awalnya. Ginjal Anda dapat diperiksa dengan tes darah secara rutin.

4. Hati

Beberapa obat HIV juga memiliki efek samping yang merusak hati. Banyak orang dengan HIV juga memiliki beberapa bentuk hepatitis, peradangan hati.
 
Bersikaplah baik hati dengan tidak mengonsumsi alkohol dan jangan menggunakan obat-obatan rekreasi. Diabetes, kolesterol tinggi atau trigliserida, dan kelebihan berat badan dapat menyebabkan penyakit hati berlemak.
 
Perhatikan konsumsi karbohidrat, lemak, dan kalori ekstra pada makanan dan minuman Anda. Bicarakan dengan dokter tentang vaksinasi terhadap Hepatitis A dan Hepatitis B. Dapatkan juga tes bloodliver secara teratur untuk mengetahui masalah hati lebih awal.
 
Lawan Faktor U, Tetap Sehat dan Produktif

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif