Jika Anda sedang hamil, Anda tidak perlu melakukan diet khusus tetapi penting untuk memasukkan berbagai makanan sehat yang berbeda dalam diet Anda. (Foto: Pixabay.com)
Jika Anda sedang hamil, Anda tidak perlu melakukan diet khusus tetapi penting untuk memasukkan berbagai makanan sehat yang berbeda dalam diet Anda. (Foto: Pixabay.com)

Cara Mengelola Berat Badan Saat Hamil

Rona kehamilan
Torie Natalova • 10 Januari 2019 14:36
Jakarta: Menjaga kesehatan dan kebugaran tidak hanya penting saat Anda dalam kondisi sehat, tetapi juga selama kehamilan.

Saat hamil, banyak wanita yang tidak memikirkan kenaikan berat badan demi bayi yang sedang dikandungnya. Tetapi, banyak wanita hamil mengalami kelebihan berat badan atau obesitas yang dapat berisiko komplikasi bagi bayi.

Obesitas saat hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti diabetes gestasional. Obesitas juga dapat menempatkan Anda pada risiko keguguran lebih tinggi dan kemungkinan besar melahirkan secara caesar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Rata-rata pertambahan berat badan selama kehamilan, termasuk bayi, cairan yang mengelilinginya dan berat ekstra karena pembesaran rahim adalah antara 6,35 gram atau kelipatan dua kalinya. Lebih dari ini berarti Anda memiliki lemak ekstra yang sulit hilang sesudah melahirkan. Jika Anda sedang hamil, Anda tidak perlu melakukan diet khusus tetapi penting untuk memasukkan berbagai makanan sehat yang berbeda dalam diet Anda untuk mendapat keseimbangan nutrisi yang tepat bagi bayi.


(Menjaga kesehatan dan kebugaran tidak hanya penting saat Anda dalam kondisi sehat, tetapi juga selama kehamilan. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: Kandungan Kafein yang Aman bagi Ibu Hamil)

Lalu, bagaimana dengan olahraga saat hamil? Anda masih bisa berolahraga jika sudah diberikan izin sepenuhnya oleh dokter atau bidan. Pada trimester pertama, latihan sirkuit berdampak rendah (squat, lunges, dan bent-over-rows) adalah cara bagus untuk memperkuat tubuh Anda.

Hindari latihan menahan beban di mana Anda membungkuk pada pinggang, berbaring telentang karena dapat memberi tekanan pada pembuluh darah utama yang membawa darah ke jantung Anda.

Yoga dapat membantu membangun kekuatan sambil mengencangkan otot dan memperbaiki postur tubuh. Gaya plank sangat bagus untuk lengan dan bagian tengah tubuh, sedangkan gaya membuka dada akan membantu memperkuat dan mengurangi tekanan pada punggung.

Olahraga lari juga bisa dilakukan saat hamil asalkan Anda sudah memiliki pengalaman di bidang ini. Hindari lari lebih dari 20 kilometer karena jika suhu inti tubuh terlalu panas, itu dapat memengaruhi bayi Anda.
 Demikian juga dengan olahraga sepeda.

Udara segar saat berseeda di pagi hari dapat membantu meringankan mual dan sakit punggung. Semakin membesar perut Anda, olahraga bisa jadi hal yang sangat berat dilakukan.

Berenang bisa jadi pilihan yang bagus ketika masuk di trimester tiga kehamilan. Saat hamil, tubuh mulai melepaskan hormon relaxin untuk meningkatkan fleksibilitas sendi dan ligamen di pinggul juga area lainnya, serta memberikan ruang bagi bayi Anda.




(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi