Gigi dan mulut merupakan pintu gerbang masuknya kuman dan penyakit.(Ilustrasi/Pexels)
Gigi dan mulut merupakan pintu gerbang masuknya kuman dan penyakit.(Ilustrasi/Pexels)

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Pandemi

Rona Virus Korona kesehatan gigi dan mulut tips merawat gigi virus corona covid-19
Raka Lestari • 15 Mei 2020 07:03
Jakarta: Gigi dan mulut merupakan pintu gerbang masuknya kuman dan penyakit. Untuk itu, penting sekali agar semua kalangan menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut.
 
Selama masa pandemi seperti sekarang, dimana intensitas seseorang untuk melakukan pengecekan ke dokter gigi dibatasi sebaiknya sebisa mungkin untuk menghindari terjadinya kerusakan dan gangguan pada gigi. 
 
“Selama masa pandemi, kita harus rajin menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh Anda. Mulut yang sehat dapat mempertahankan sistem kekebalan tubuh untuk melawan pengganggu lainnya,” ujar drg. Anggi Pratiwi dalam sesi Facebook Live Session bersama Listerine, Kamis, 14 Mei 2020. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak rajin menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut dapat menyebabkan berbagai permasalahan pada gigi seperti gusi bengkak, gusi mudah berdarah saat menyikat gigi dan flossing, serta munculnya tartar yang menunjukkan terjadinya pengerasan plak dan gigi berlubang (karies). 
 
“Jika dibiarkan atau tidak dilakukan perawatan, infeksi yang terjadi pada rongga mulut bukan tidak mungkin akan dapat menyebabkan tiga penyakit lanjutan seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, dan aterosklerosis,” ujar dr. Anggi. 
 
Ia juga menambahkan bahwa selain kondisi mulut yang tidak sehat dan tidak baik dapat meningkatkan 2 sampai 10 kali lipat masuknya bakteri ke dalam aliran darah. “Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk merawat kesehatan mulut dan mencegah terjadinya penyakit gusi adalah dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari secara rutin,” tambah dr. Anggi. 
 
“Namun pada kenyataannya sikat gigi tidak dapat menjangkau seluruh bagian rongga mulut dan hanya mampu membersihkan 30 – 53 persen plak pada gigi sehingga kuman yang ada di dalam mulut tetap tidak tersentuh semuanya,” jelas dr. Anggi. 
 
Selain menyikat gigi, dr. Anggi juga menyarankan untuk melakukan flossing yang juga merupakan salah satu bagian penting dari rangkaian perawatan mulut. “Tetapi flossing merupakan metode mekanik yang hanya dapat menjangkau permukaan gigi yang dapat terlihat saja. Maka dari itu, penting untuk menambahkan tahapan berkumur (rinsing) menjadi rangkaian dari perawatan mulut secara menyeluruh,”katanya. 
 
“Menambahkan obat kumur yang mengandung 4 minyak esensial pada rangkaian perawatan mulut secara menyeluruh dapat membantu mengurangi 99,9 persen kuman dan membuat mulut lebih bersih. Berkumur juga dapat melindungi area mulut selama 12 jam. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya berkumur secara rutin dua kali sehari setelah menyikat gigi,” tutup dr. Anggi.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif