Vokalis SteelHeart, Miljenko Matijevic (Foto: dok. Steelheart)
Vokalis SteelHeart, Miljenko Matijevic (Foto: dok. Steelheart)

Eksklusif: Vokalis SteelHeart Kenang Insiden Nyaris Tewas Saat Konser: Aku seperti Tersesat

Elang Riki Yanuar • 28 Juli 2026 09:00
Ringkasnya gini..
  • Miljenko Matijevic mengenang kecelakaan panggung 1992 yang nyaris merenggut nyawanya, namun tak memadamkan semangat bermusik.
  • Vokalis SteelHeart mengaku sempat kehilangan ingatan bertahun-tahun usai kecelakaan sebelum akhirnya bangkit dan kembali bernyanyi.
  • Lewat tekad dan latihan tanpa henti, Miljenko Matijevic berhasil membangkitkan SteelHeart setelah empat tahun menjalani rehabilitasi.
Jakarta: Perjalanan karier vokalis SteelHeart, Miljenko Matijevic, tidak hanya diwarnai kesuksesan lewat lagu-lagu seperti "She's Gone" dan "I'll Never Let You Go". Di balik suara khasnya yang dikenal memiliki jangkauan empat oktaf, tersimpan kisah perjuangan setelah mengalami kecelakaan panggung yang nyaris merenggut nyawa sekaligus mengakhiri karier bermusiknya.
 
Dalam wawancara bersama Medcom.id, Miljenko mengenang pengalaman pahit yang terjadi pada tahun 1992 itu. Baginya, peristiwa tersebut menjadi salah satu ujian terbesar dalam hidup, tetapi juga membentuk dirinya menjadi pribadi dan musisi yang lebih kuat.
 
"Tentu saja, segala sesuatu dalam hidup membentuk siapa dirimu. Tapi aku tidak merekomendasikan itu untuk siapa pun," kata Miljenko tersenyum kepada Medcom.

Dia mengaku bersyukur masih diberi kesempatan untuk hidup setelah kecelakaan tersebut. Menurutnya, bukan hanya insiden di atas panggung yang berat dijalani, tetapi juga masa pemulihan panjang yang harus ia lalui selama bertahun-tahun.
 
"Tuhan menyelamatkan hidupku. Terima kasih telah membiarkan saya hidup. Tapi (yang terpenting) itu bukan hanya kecelakaan itu, tapi semua yang terjadi setelahnya," ujarnya.
Miljenko mengungkapkan bahwa trauma akibat kecelakaan membuatnya kehilangan ingatan selama bertahun-tahun. Dia merasa seperti kehilangan arah dan harus berjuang keras untuk kembali menjalani kehidupan normal.
 
"Bertahun-tahun saya kehilangan ingatan. Aku tidak tahu di mana itu. Aku hanya seperti tersesat selama bertahun-tahun karena trauma itu," tuturnya.
 
Meski begitu, dia merasa ada sesuatu yang terus mendorongnya untuk bertahan. Keyakinan dan semangat dalam dirinya menjadi kekuatan utama untuk terus bangkit, meskipun jalan yang harus ditempuh tidak mudah.
 
"Ada api dalam diriku dan iman serta kepercayaan dalam diriku. Aku tidak tahu apa itu, tapi itu membuatku terus maju dan tetap bertahan," katanya.
 
Saat ditanya bagaimana ia bisa kembali bernyanyi setelah mengalami cedera parah, Miljenko mengaku harus mempelajari banyak hal dari awal. Proses tersebut membutuhkan kesabaran dan latihan tanpa henti.
 
"Untuk beberapa waktu, saya hampir harus mempelajari ulang banyak hal. Sungguh. Itu aneh," ungkapnya.
Dia kemudian membagikan pesan yang hingga kini selalu dipegang teguh dalam hidupnya. Menurut Miljenko, seseorang tidak boleh menyerah meski menghadapi cobaan yang terasa mustahil untuk dilewati.
 
"Kamu harus terus maju, terus berlatih dan berlatih, terus menemukan dirimu di level yang baru, selalu terus mencari, tidak menyerah, dan jangan pernah putus asa," pesannya.
 
Kecelakaan yang dimaksud Miljenko terjadi pada malam Halloween tahun 1992 di Denver, Colorado. Saat membawakan lagu "Dancing in the Fire", Miljenko memanjat rangka lampu panggung yang ternyata tidak terpasang dengan aman. Struktur baja seberat sekitar seribu pon kemudian runtuh dan menghantam kepalanya hingga membuat wajahnya membentur panggung.
 
Insiden itu menyebabkan hidung patah, tulang pipi hancur, rahang retak, hingga cedera pada tulang belakang. SteelHeart dalam formasi awal pun praktis berhenti, sementara Miljenko harus menjalani rehabilitasi panjang selama empat tahun sebelum akhirnya kembali menghidupkan band tersebut.
 
Kerja kerasnya membuahkan hasil. Pada 1996, Miljenko membangkitkan SteelHeart dengan formasi baru lewat album Wait. Sejak saat itu, ia kembali aktif bermusik, mengisi suara karakter dalam film Rock Star, tampil bersama Ray Manzarek dan Robby Krieger dari The Doors, hingga tetap berkarya bersama SteelHeart lebih dari tiga dekade setelah kecelakaan yang hampir mengakhiri segalanya. 
SteelHeart sendiri baru merilis "Without You", sebuah cover lagu klasik Badfinger yang telah dia simpan sejak 1996. Lagu tersebut menjadi bagian dari kebangkitan SteelHeart melalui kampanye SteelHeart 30 sekaligus memperlihatkan karakter vokalnya yang masih kuat hingga kini. 
 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA