Vokalis SteelHeart, Miljenko Matijevic (Foto: dok. Steelheart)
Vokalis SteelHeart, Miljenko Matijevic (Foto: dok. Steelheart)

Eksklusif: Punya Range Vokal 4 Oktaf, Vokalis SteelHeart Yakin AI Tetap Tak Bisa Menirunya

Elang Riki Yanuar • 27 Juli 2026 13:01
Ringkasnya gini..
  • Miljenko Matijevic menilai AI tak bisa menggantikan kehadiran dan emosi nyata seorang musisi saat tampil di depan penonton.
  • Vokalis SteelHeart tak menganggap AI ancaman, tetapi menolak suara tiruannya dipakai mencari keuntungan tanpa izin.
  • Miljenko Matijevic optimistis musisi yang berkarya dengan jujur akan tetap dicintai meski teknologi AI terus berkembang.
Jakarta: Kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah industri musik, termasuk kemampuan meniru suara penyanyi terkenal. Namun, vokalis SteelHeart, Miljenko Matijevic, percaya ada satu hal yang tidak akan pernah bisa digantikan AI.
 
Saat ditanya mengenai AI yang mampu meniru suara seorang artis, Miljenko mengaku tidak memandang perkembangan teknologi sebagai ancaman. Menurutnya, evolusi teknologi memang tidak bisa dihentikan.
 
"Teknologi sudah ada dan evolusi sudah ada. Itulah yang kulihat. Kita sedang berevolusi," kata Miljenko Matijevic saat berbincang dengan Medcom.id

Miljenko menilai melawan perkembangan AI bukanlah pendekatan yang tepat karena teknologi akan terus berkembang mengikuti zaman. Namun, Miljenko memberikan batasan yang jelas mengenai penggunaan AI terhadap suara seorang musisi. 
 
"Sejauh melawan itu tidak ada gunanya. Itu pendekatan yang salah," ujarnya.
Penyanyi yang akrab disapa Mili itu mengaku tidak keberatan apabila suaranya dijadikan inspirasi sebagai bentuk penghormatan. Namun, ia menolak apabila tiruan suara tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan komersial tanpa izin.
 
"Jika Anda meniru saya, di satu sisi, itu hampir merupakan suatu kehormatan, rasa hormat. Di sisi lain, jika Anda meniru saya dan menghasilkan uang dari itu, nah, itu tidak keren," tegas Miljenko.
 
Miljenko merupakan penyanyi yang dikenal memiliki jangkauan vokal empat oktaf. Dia merasa AI bisa memang mampu menghasilkan tiruan suara yang sangat meyakinkan. Namun, dia menyebut AI tetap bisa benar-benar mengikuti suara miliknya dan penyanyi lain di dunia nyata. 
 
"Satu hal yang tidak bisa dilakukan AI adalah hal yang nyata. AI dapat meniru sesuatu dengan sangat baik. Tetapi ketika Anda melihat seorang artis, seorang artis sungguhan di depan Anda sedang tampil, itu adalah sesuatu yang istimewa yang berbeda," ujarnya.
 
Penyanyi 61 tahun itu optimistis para musisi yang terus berkarya dengan jujur tidak akan kehilangan tempat di hati pendengar meskipun perkembangan AI semakin pesat.
 
"Saya pikir bagi semua artis yang masih di luar sana melakukan rekaman dan membuat musik mereka, hal itu tidak akan pernah hilang," tutupnya.
SteelHeart sendiri baru merilis "Without You", sebuah cover lagu klasik Badfinger yang telah dia simpan sejak 1996. Lagu tersebut menjadi bagian dari kebangkitan SteelHeart melalui kampanye SteelHeart 30 sekaligus memperlihatkan karakter vokalnya yang masih kuat hingga kini. 
 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA