Melalui akun Threads miliknya, Gofar Hilman kembali membahas cerita hidupnya yang berhubungan dengan "kebodohan masa lalu yang tidak mungkin diulang lagi". Salah satu cerita yang masih ramai dibicarakan adalah perihal rekaman tersebut.
“Pernah bercerita (lebih tepatnya over shared) di sebuah podcast, temanya saat itu adalah ‘kebodohan masa lalu yang tidak mungkin diulang lagi’ di cerita-cerita tsb ada salah satu cerita yang masih di ‘goreng’ sampe sekarang. Perihal s*xtape,” tulis Gofar Hilman pada Jumat, 11 September 2026.
Mengaku Bersalah dan Meminta Maaf
Ia menjelaskan bahwa rekaman tersebut dibuat secara konsensual saat ia berusia 19 tahun. Namun, ia mengakui adanya tindakan konyol, yaitu memperlihatkan rekaman hubungan seksual tersebut kepada teman-temannya.“Ketika gue berumur 19 tahun (27 tahun yang lalu) gue pernah membuat s*xtape tentunya dengan konsensual. Akan tetapi pada saat itu gue membuat sebuah perilaku yang bodoh, memperlihat video tsb ke teman gue tanpa izin dari orang yang ada di dalam video tsb,” tulis Gofar.
Setelah kejadian itu, Gofar langsung menelepon perempuan bersangkutan untuk berterus terang dan meminta maaf.
“Tau itu salah, gue langsung menlpon cewek tsb waktu yang sama dan menceritakan apa yang sudah gue lakukan: memperlihatkan video "kita" ke temen gue,” tulis Gofar.
Hubungan Tetap Baik hingga Kini
Masalah tersebut diklaim telah selesai sejak lama dan keduanya tetap berteman baik. Bahkan, Gofar menyebut bahwa perempuan tersebut sempat memberikan dukungan moral serta bersedia menjadi saksi saat dirinya diterpa kasus tuduhan sebelumnya.“Saat itu juga kami sudah bermaafan dan berteman kembali seperti sedia kala. Bahkan, cewek tsb adalah satu orang yang support gue secara mental ketika terkena tuduhan dan bersedia menjadi saksi di persidangan jikalau dibutuhkan. Sampai sekarang kami masih berteman baik,” tulis Gofar.
Pembelajaran dan Solusi Ke Depan
Menurutnya, cerita itu diungkapkan di podcast sebagai bentuk refleksi atas minimnya edukasi seks pada masa remajanya. Namun, ia sadar bahwa tidak semua cerita pribadi layak dibagikan ke publik.“Di podcast tsb gue bercerita kebodohan-kebodohan yang dilakukan pada masa remaja dikarenakan minimnya pengetahuan akan pendidikan s*x yang akhirnya gue mencari sendiri. Tidak tau mana yang boleh dan mana yang tidak boleh,” tulis Gofar.
Oleh karena itu, Gofar menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman atas cerita yang pernah dibagikannya tersebut. Ia juga meminta publik untuk menelaah klarifikasinya secara bijak tanpa memotong pernyataan.
“Gue meminta maaf kepada semua yang sudah merasa tidak nyaman akan cerita gue tsb. Banyak pelajaran yang gue petik, tidak selalu cerita pribadi harus diumbar. Dalam kurun waktu 3-4 tahun ini akhirnya gue paham,” tulis Gofar.
“Sekian hak jawab gue kali ini. Mohon ditelaah sebijak mungkin. Terimakasih,” pungkasnya.