Pembatalan tersebut bermula dari persoalan kelebihan bagasi yang dialami Juicy Luicy saat hendak berangkat menuju Batam. Kondisi itu membuat mereka harus melakukan pembayaran tambahan di bandara sebelum melanjutkan perjalanan.
Namun, setelah dilakukan komunikasi terkait permasalahan tersebut, perjalanan Juicy Luicy akhirnya tidak dilanjutkan. Alhasil, band yang digawangi Julian "Uan" Kaisar dan kawan-kawan itu batal tampil di XYZ Liveground.
Pihak promotor kemudian menyampaikan kekecewaannya melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial pada Minggu, 6 September 2026. Promotor menyebut berbagai kebutuhan untuk penyelenggaraan acara telah dipersiapkan sebelum pembatalan terjadi.
"Biaya persiapan telah dikeluarkan. Tiket perjalanan telah diterbitkan. Akomodasi telah disiapkan. Tim produksi dan seluruh ekosistem acara telah bekerja untuk memastikan XYZ berjalan. Dan pada akhirnya, kami harus menangani kondisi acara yang berbeda dari apa yang telah kami rencanakan bersama," tulis promotor XYZ Liveground.
Baca Juga :
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Gegara Kelebihan Bagasi, Sejumlah Pelaku Industri Beri Kritikan
Ketua IMARINDO Soroti Keputusan Juicy Luicy
Persoalan tersebut juga mendapat perhatian dari Ketua Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO), Robert Pieter. Melalui akun Threads pribadinya, Robert memberikan pendapat mengenai keputusan manajemen Juicy Luicy yang memilih membatalkan perjalanan ke Batam setelah muncul masalah kelebihan bagasi.
Menurut Robert, manajemen Juicy Luicy seharusnya mempertimbangkan opsi penggantian biaya atau penggantian biaya yang sebelumnya ditawarkan pihak promotor. Ia menilai, selama hak artis telah membayar, kewajiban untuk memenuhi jadwal pertunjukan tetap perlu menjadi pertimbangan.
"Keputusan yang diambil manajemen Juicy Luicy menurut gue kurang tepat, karena sudah dibayar lunas hak, harusnya ketika ditawarkan opsi reimburse di lokasi ya ambil aja kalian jalan ke kota tsb sebagai bentuk menjalani kewajiban," tulis Robert di Threads, dikutip Medcom.id setelah mendapat izin langsung dari Robert pada Rabu, 9 September 2026.
Meski demikian, Robert menyarankan agar manajemen tetap memastikan penyelesaian masalah reimbursement tersebut diselesaikan sebelum Juicy Luicy menjalankan aktivitas kerja di lokasi acara.
"Nah, selama opsi reimburse yang janji promotor tadi blm diselesaikan terlebih dahulu ya jangan mau dulu melakukan aktivitas kerja (soundcheck) stay di hotel, kalo blom lunas jg ya gausah manggung dan bikin video klarifikasi SELESAI, kalo sekarang bola panasnya ya di kalian," lanjutnya.

(Foto: Tangkapan layar Threads Robert Pieter)
Robert kemudian memaparkan sejumlah pertimbangan yang menurutnya dapat menjadi opsi bagi manajemen Juicy Luicy dalam menghadapi masalah tersebut.
"Beberapa pertimbangan yang seharusnya bisa menjadi kebijakan Management Juicy Luicy:
1. Sudah dikasih solusi reimburse, 2. Sudah pernah 3X kerjasama dengan Pihak penyelenggara (entah benar atau gak dapet dari kolom komen), 3. Ada bintang tamu lain di event yg sama yaiu DEWA19 mungkin bisa jadi patokan krn pasti dapet perlakuan yg sama mengingat biasanya maskapai penerbangan yg baru per september atau bisa kroscek jg ke manajemen DEWA19, 4. Bisa buat perjanjian tambahan singkat perihal penggantian bagasi,” tutup Robert.
Juicy Luicy Belum Beri Klarifikasi
Hingga berita ini ditulis, pihak Juicy Luicy belum menyampaikan pernyataan resmi mengenai persoalan kelebihan bagasi yang berakhir pada batalnya penampilan mereka di XYZ Liveground.
Di tengah ramainya polemik tersebut, akun vokalis Instagram Juicy Luicy, Julian "Uan" Kaisar, juga diketahui menghilang.
Berdasarkan pantauan Medcom.id pada Rabu, 9 September 2026, akun Instagram dengan nama pengguna @uan.kaisar tidak lagi dapat ditemukan.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti penyebab akun Instagram milik Uan tidak dapat diakses hingga saat ini.