Juicy Luicy (Foto: Instagram/juicyluicyband)
Juicy Luicy (Foto: Instagram/juicyluicyband)

Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Gegara Kelebihan Bagasi, Sejumlah Pelaku Industri Beri Kritikan

Basuki Rachmat • 09 September 2026 11:37
Ringkasnya gini..
  • Juicy Luicy batal tampil di XYZ Liveground Batam usai kendala over bagasi di bandara.
  • Penyelenggara sempat menawarkan sistem reimburse, namun perjalanan tetap dibatalkan.
  • Keputusan pembatalan tersebut menuai kritik tajam dari sejumlah musisi dan pelaku industri.
Jakarta: Nama grup musik Juicy Luicy tengah menjadi sorotan di media sosial setelah mereka batal tampil dalam festival musik XYZ Liveground di Temenggung Abdul Jamal, Kota Batam, pada Sabtu, 5 September 2026.

Pembatalan tersebut terjadi setelah Juicy Luicy mengalami kendala kelebihan bagasi saat hendak berangkat menuju Batam. Situasi itu membuat mereka harus melakukan pembayaran tambahan di bandara secara mendadak.

Pihak penyelenggara kemudian menawarkan solusi berupa sistem reimburse. Dengan mekanisme tersebut, pihak Juicy Luicy diminta membayar biaya kelebihan bagasi terlebih dahulu, kemudian biaya tersebut akan diganti oleh penyelenggara. Menurut pihak promotor, sejumlah penampil lain juga mengalami kendala serupa dan tetap dapat melanjutkan perjalanan melalui mekanisme tersebut.

Namun, setelah komunikasi terkait masalah tersebut, perjalanan Juicy Luicy akhirnya tidak dilanjutkan. Alhasil, band tersebut batal tampil di XYZ Liveground.

Keputusan tersebut kemudian mendapat sorotan dari pihak penyelenggara. Promotor menyebut pembatalan itu berdampak terhadap persiapan acara yang sebelumnya telah dilakukan, mulai dari tiket perjalanan hingga akomodasi dan kebutuhan produksi.

"Biaya persiapan telah dikeluarkan. Tiket perjalanan telah diterbitkan. Akomodasi telah disiapkan. Tim produksi dan seluruh ekosistem acara telah bekerja untuk memastikan XYZ berjalan. Dan pada akhirnya, kami harus menghadapi kondisi acara yang berbeda dari apa yang telah kami rencanakan bersama," tulis promotor XYZ Liveground dalam pernyataan resmi yang diunggah di media sosial pada Minggu, 6 September 2026.
   

Sejumlah Musisi Soroti Sikap Juicy Luicy

Persoalan tersebut kemudian ikut menarik perhatian sejumlah musisi, manajer, produser, hingga pegiat industri musik Tanah Air. Mereka menyoroti keputusan Juicy Luicy yang memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan hanya karena masalah kelebihan bagasi.

Manajer grup musik NAIF, Aria Baja, juga menyampaikan. Ia menilai penolakan terhadap kebutuhan teknis maupun pengendara menjadi salah satu hal penting dalam menjaga hubungan antara musisi dan penyelenggara acara.

Aria kemudian mengungkit pengalamannya ketika menangani NAIF yang hingga kini masih memiliki nama besar meski telah bubar.

"Saya pernah memanajeri band yang nama besarnya sampai sekarang tetap bergaung walaupun sudah bubar, NAIF. Hal itu bukan saja karena kami rendah hati dan fleksibel terkait riders dll, tapi karena kami paham betul kondisi EO/Promotor di daerah yang tidak kembali di Jawa mampu menyelenggarakan konser/festival," Ujar Aria Baja, manajer NAIF di media sosial Threads.

Ia juga menilai keputusan untuk membatalkan keberangkatan akibat masalah reimburse kelebihan bagasi bukanlah langkah yang bijak.

"Soal perkara rigit-nya manajemen Juicy Luicy terkait reumbersement overbagage dan memutuskan untuk batal berangkat adalah keputusan yang menurut keyakinan saya kurang bijak," sambungnya.

Komentar serupa disampaikan produser sekaligus mantan manajer artis, Nanda Persada. Menurutnya, pembatalan sepihak akibat masalah biaya kelebihan bagasi berpotensi memberikan dampak yang lebih besar terhadap citra artis maupun hubungan dengan penyelenggara.

"Kalo ada artis yang membatalkan acara sepihak gara2 atas bagasi, itu ngga sebanding dengan nilai rupiahnya dengan mengorbankan nama baik kalian. Meskipun niat yang bertanggung jawab adalah klien, tapi itu ngga bijak aja. Klien kecewa, nama baik jadi jelek di mata publik. Secepatnya evaluasi internal," ungkap Nanda.

Sementara itu, grup musik Stinky ikut memberikan tanggapan bernada sindiran sekaligus menawarkan ciuman mereka kepada penyelenggara acara 

"Yang lagi ramai band yang cancel grgr load bagasi. Gimana yaaaaa susah sihh, mending stinky aman jaya tentram dan klo kelebihan beban, bisa dirembukin, asoyyyy yuk! Semangat itu band Jusi Lusi, kasih service terbaik buat fansnya dan semuanya ya," tulis Stinky band.

Vokalis BASEJAM, Sigit Wardana, juga menyinggung masalah tersebut. Ia menyebut bahwa kebutuhan terkait kelebihan bagasi masih dapat dibicarakan dengan pihak penyelenggara selama kedua belah pihak memiliki komunikasi yang baik.

"Denger2 ada band yang over bagasi terus ga mau berangkat ya? Alhamdulillah band saya sih nego...g penting semua happy! Yuk yabg perlu band utk event nya...EO, Pemerintahan, Gathering, Private Party dl BASEJAM selalu ready dan siap. Sila call /WA 085282920440," ungkap vokalis grup musik BASEJAM, Sigit Wardana.

manajer NAIF dan Iksan
(Foto: Tangkapan layar Threads dari musisi Iksan Skuter dan mantan manajer band NAIF, Aria Baja)

Sementara itu, musisi Iksan Skuter memilih menanggapi polemik tersebut dengan gaya jenaka. Ia menyebut dirinya sebagai alternatif bagi penyelenggara yang ingin menghindari masalah kelebihan bagasi.

"Daripada risiko undangan band yang over bagasi, mending undangan aku saja. Gak ribet dan bawaannya sedikit. Naaah. masalah aku gak terkenal! Jadi jangan undang aku, Lebih baik tetap mengundang band2 itu. Cuma harus selesai baca kontraknya. Biar sama-sama enak," tulis Iksan Skuter.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA