Jakarta: Film Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini tengah diperkenalkan kepada awak media dalam konferensi pers yang digelar di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa, 8 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kamila mengungkap perjalanan film sekaligus kabar perjalanannya menuju sejumlah festival film internasional.
Tak hanya menyapa penonton Indonesia, Empat Musim Pertiwi juga bersiap melangkah ke panggung perfilman dunia. Film yang dibintangi Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan sejumlah aktor lainnya itu akan hadir di Toronto, Busan, hingga Tokyo, membawa kisah perempuan Indonesia ke hadapan audiens internasional.
Salah satu panggung yang akan disambangi adalah Busan International Film Festival (BIFF) di Korea Selatan. Kehadiran Empat Musim Pertiwi di festival tersebut menjadi bagian dari perjalanan film Kamila Andini untuk memperkenalkan karya sinema Indonesia kepada penonton dan pelaku industri film internasional.
Dari Bromo hingga Busan, perjalanan Empat Musim Pertiwi berawal dari sebuah gagasan yang telah disimpan Kamila sejak 2017. Ide tersebut terus berkembang hingga akhirnya diwujudkan menjadi film layar lebar.
Kamila mengungkapkan gagasan film tersebut berawal ketika dirinya berlibur bersama keluarga di Bromo. Pengalaman tersebut kemudian memberikan inspirasi visual untuk menghadirkan konsep empat musim dalam film.
“Film dibuat saat liburan di Bromo bersama keluarga. Visual attraction 4 musim terlihat di Bromo,” ujar Kamila.
Baca Juga :
Totalitas Christine Hakim Perankan Mantan Pelacur Gila, Hampir Pingsan Akibat Hal Ini
Sinopsis Singkat Empat Musim Pertiwi
Empat Musim Pertiwi mengikuti kisah Pertiwi (Putri Marino), seorang perempuan yang kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun. Kepulangannya justru tidak disambut hangat oleh warga maupun keluarganya sendiri. Hanya Mak Ira (Christine Hakim) dan Bisma (Arya Saloka) yang menyambut kedatangannya.
Pertiwi menyadari bahwa kembali ke kampung halaman berarti kembali berhadapan dengan masa lalu yang pernah membawanya ke balik jeruji penjara. Namun, kali ini ia tidak datang untuk melarikan diri. Pertiwi memilih menghadapi luka dan berbagai persoalan yang selama ini membayangi hidupnya hingga perlahan menemukan jalan untuk kembali menuju cahaya.
Selain Putri Marino, Christine Hakim, dan Arya Saloka, film ini turut dibintangi Hana Pitrashata Malasan, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, Nagra Kautsar Pakusadewo, Totos Rasiti, Shofia Shireen, hingga Cut Mini. Film produksi Forka Films ini disutradarai sekaligus ditulis oleh Kamila Andini dan diproduseri Ifa Isfansyah.
Sebelum resmi tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026, Empat Musim Pertiwi lebih dulu menjalani perjalanan di sejumlah festival film internasional. Film ini dijadwalkan melakukan world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026, kemudian hadir di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 dalam program A Window on Asian Cinema, serta melanjutkan perjalanan ke Tokyo International Film Festival.
(Annisa Julinah)