Jangan melarang bayi untuk mengisap jari atau ngempeng. (Foto: Freepik)
Jangan melarang bayi untuk mengisap jari atau ngempeng. (Foto: Freepik)

Menghisap Jari dan Ngempeng Bikin Gigi Anak Tonggos, Mitos atau Fakta?

Rona tumbuh kembang bayi kesehatan gigi
Kumara Anggita • 22 September 2020 06:10
Jakarta: Menghisap jari dan ngempeng katanya bisa membuat gigi anak maju atau tonggos. Kira-kira apakah ini mitos atau fakta ya?
 
Dokter Gigi, Dita Firdiana menjelaskan bahwa dua hal ini adalah tahapan yang memang akan dilalui oleh anak. Idealnya, fase ngempeng atau menghisap jari tidak berlangsung lama. Paling sekitar satu tahun saja.
 
“Yang jelas keduannya masuk ke dalam fase oral. Fase oral ini salah satu fase penting dalam tumbuh kembang anak kita loh mom. Dan, kalau dilakukan dengan benar, fase oral ini hanya berlangsung satu tahun,” ujar drg. Dita dalam Rompi di Orami Parenting dengan Tema Mitos VS Fakta Seputar Gigi pada Anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karena itu, biarkan proses itu berlangsung natural. Jangan melarang anak menghisap jarinya.
 
“Jadi kalau saran saya menggigit jari ataupun barang lain jangan dilarang ya. Namun, lakukan secara termoderasi seperti rajin bersihkan barang-barang yang sekiranya akan dimasukan ke mulut oleh bayi kita,” ungkapnya.
 

 
Bila Anda melarangnya, fase ini justru bisa jadi berlangsung lebih lama. Dan, inilah penyebab pertumbuhan gigi jadi tidak rapi.
 
“Karena fase oral yang kebanyakan dilarang bisa memanjang bertahun-tahun dan punya efek buruk juga untuk psikologis anak,” paparnya.
 
“Ketika fase oral ini berkepanjangan, ini yang menyebabkan anak bisa menghisap jari berkepanjangan juga (sampai usia SD misalnya) pastinya bisa bikin gigi tonggos ataupun berantakan ya,” jelasnya.
 
Sementara, kebiasaan ngempeng sendiri memberikan dampak lain yang berkaitan dengan langit-langit mulut dan rahang.
 
“Kalau pemakaian empeng itu masih banyak pro kontranya sebenarnya. Dan, salah satu akibat yg ditimbulkan sebenarnya bukan gigi tongos ya. Lebih ke langit-langit mulut yang tinggi dan rahang yang sempit,” katanya.
 
Namun menurut drg. Dita masalah ngempeng ini bisa diatasi. Yaitu dengan memberikan empeng yang orthodontist approved.
 
“Selain itu salah satu kebaikan empeng mengurangi risiko bernapas melalui mulut, dan mengurangi resiko SIDS,” tambahnya.
 
(FIR)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif