Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

5 Tanda Kekurangan Vitamin D pada Bayi

Rona tumbuh kembang bayi penyakit saluran pernapasan vitamin D
Raka Lestari • 17 Agustus 2020 16:07
Jakarta: Sebagai orang tua, tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk memastikan bayi Anda dalam keadaan sehat. Namun, tetap saja ada kemungkinan bahwa bayi Anda kekurangan nutrisi penting. Salah satunya adalah vitamin D.
 
“Vitamin D untuk metabolisme kalsium, yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi. Kita juga belajar bahwa vitamin D berkontribusi dalam fungsi imun yang sehat dan dapat mencegah diabetes,” kata David Hill M.D., seorang dokter anak sekaligus juru bicara dari American Academy of Pediatrics (AAP).
 
Jika Anda khawatir mengetahui apakah kebutuhan vitamin D bayi Anda atau tidak, beberapa gejala berikut bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda kekurangan vitamin D:

1. Rakhitis

“Kekurangan vitamin D yang lebih parah disebut 'rakhitis' dan paling sering terjadi antara usia 3 dan 18 bulan,” kata Dr Hill.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bayi dengan kekurangan vitamin D yang ekstrem dapat mengembangkan kondisi ini, yang menyebabkan tulang lunak dan lemah yang dapat melengkung.
 
“Kadar vitamin D yang rendah bahkan dapat menyebabkan kejang karena kadar kalsium dalam aliran darah menurun drastis dan patah tulang dapat menjadi risiko dari tulang yang melemah," Dr Hill.

2. Terlambat tumbuh gigi

Bayi yang terlambat tumbuh gigi mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan untuk orang tua, tetapi ini adalah bagian penting dari perkembangan anak. Dan jumlah vitamin D yang tidak mencukupi dapat memengaruhi jadwal tumbuh gigi anak Anda.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif