Berikut adalah saat Anda mengetahui kapan subur dan tak subur. (Foto: Pexels.com)
Berikut adalah saat Anda mengetahui kapan subur dan tak subur. (Foto: Pexels.com)

Kapan Masa Seseorang Paling Tidak Subur?

Rona kesehatan
Kumara Anggita • 25 Maret 2019 18:47
Mengukur waktu ovulasi dengan tepat merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, secara umum dokter kandungan, Kate O'Connell White, MD, MPH mengatakan bahwa masa subur berakhir pada tiga momen. Ia mengatakan sekitar empat hingga lima hari sebelum ovulasi, hari ovulasi, dan mungkin sehari sesudahnya.
 

 
Jakarta:
Orang menggunakan masa subur untuk kepentingan yang berbeda-beda. Ada yang ingin menunda kehamilan ada pula yang bertujuan untuk merencanakan kehamilan. Untuk orang yang menggunakannya untuk menunda kehamilan, apakah cara ini efektif?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang dokter kandungan, Kate O'Connell White, MD, MPH menjelaskan bahwa masa subur datang saat seorang perempuan dalam masa ovulasi atau saat telur dilepaskan dari ovarium. Masa-masa ini tidak selalu hitungannya sama.
 
“Bagi kebanyakan orang, ovulasi terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus menstruasi, tetapi hari-hari ovulasi fleksibel dan tidak pasti pada waktunya," katanya.
 
Mengukur waktu ovulasi dengan tepat merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, secara umum Dr White mengatakan bahwa masa subur berakhir pada tiga momen.
 
“Waktu subur berakhir sekitar empat hingga lima hari sebelum ovulasi, hari ovulasi, dan mungkin sehari sesudahnya,” kata Dr White.
 
“Setelah Anda berovulasi, telur hanya hidup selama 12-24 jam,” lanjutnya.
 
Kapan Masa Seseorang Paling Tidak Subur?
(Mengukur waktu ovulasi dengan tepat merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, secara umum dokter kandungan, Kate O'Connell White, MD, MPH mengatakan bahwa masa subur berakhir pada tiga momen. Foto: Pexels.com)
 
(Baca juga: 7 Hal Aneh yang Terjadi Selama Masa Ovulasi Wanita)
 
Oleh karena itu, Anda bisa mengansumsikan bahwa secara matematis, kemungkinan paling kecil untuk hamil adalah ketika hari Anda selesai menstruasi sebelum masuk masa subur Anda. Namun, dia kembali menegaskan bahwa hal ini pun juga tidak pasti.
 
"Pada kenyataannya, masa tersebut bisa bergeser," tuturnya.
 
Banyak faktor yang mengacaukan perhitungan. Pencetusnya misalnya karena siklus menstruasi seorang perempuan yang tidaklah selalu sama.
 
“Misalnya, jika menstruasi Anda bertahan lebih dari tiga hingga empat hari, maka Anda bisa menjadi sangat subur setelah menstruasi,” katanya.
 
Selain itu, sperma sendiri bisa hidup di serviks hingga lima hari. Dengan kata lain, ada terlalu banyak variabel dan peringatan untuk menentukan kapan waktu Anda yang paling tidak subur.
 
Oleh karena itu, menunda kehamilan dengan menggunakan penanggalan dianggap berisiko bagi Dr white. Terlalu banyak faktor-faktor lain yang memengaruhi penghitungan siklus itu sendiri.
 
"Menggunakan siklus Anda sebagai alat kontrasepsi bisa membuat Anda hamil," katanya. "Ini bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng,” lanjutnya.
 
Bila Anda tetap ingin menggunakan penanggalan dalam menunda kehamilan, setidaknya Anda perlu menggunakan alat kontrasepsi lain seperti kondom atau spermisida. Hal ini tentunya agar lebih meyakinkan Anda jika Anda belum mau memiliki momongan.
 
“Mengidentifikasi dan memahami saat subur Anda hanyalah satu langkah. Memastikan Anda tidak melakukan hubungan seks tanpa kondom selama Anda tahu waktunya adalah langkah kedua,” tuturnya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif