Ilustrasi-Freepik
Ilustrasi-Freepik

Tingkatkan Risiko Kanker, Jangan Terlalu Banyak Konsumsi Ini

Rona kanker
Kumara Anggita • 08 September 2020 19:30
Jakarta: Kanker adalah salah satu penyakit yang bisa berkembang karena gaya hidup. Misalnya, orang yang sering konsumsi makanan tertentu bisa mengembangkan risiko kanker lebih besar dibandingkan orang yang tidak mengonsumsinya.
 
Dikutip dari Healthline, ada beberapa makanan yang bila dikonsumsi secara berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker. Berikut di antaranya:

1. Gula dan karbohidrat rafinasi

Satu sumber menunjukkan bahwa makanan olahan yang tinggi gula dan rendah serat, dan nutrisi telah dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih tinggi.
 
Secara khusus, para peneliti telah menemukan bahwa diet yang menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker. Seperti kanker perut, payudara dan kolorektal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Satu studi yang melibatkan lebih dari 47.000 orang dewasa ini menemukan bahwa, mereka yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan hampir dua kali lebih mungkin meninggal akibat kanker usus besar, daripada mereka yang makan makanan rendah karbohidrat olahan.
 
Tingkatkan Risiko Kanker, Jangan Terlalu Banyak Konsumsi Ini
Freepik
 
Selain itu, diperkirakan bahwa kadar glukosa darah dan insulin yang lebih tinggi merupakan faktor risiko kanker. Insulin telah terbukti merangsang pembelahan sel, mendukung pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dan membuatnya lebih sulit untuk dihilangkan.
 
Kadar insulin dan glukosa darah yang lebih tinggi dapat menyebabkan peradangan di tubuh Anda. Dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan pertumbuhan sel abnormal dan kemungkinan berkontribusi terhadap kanker. Inilah sebabnya mengapa penderita diabetes memiliki peningkatan risiko jenis kanker kolorektal sebanyak 22 persen menurut sumber.
 
Untuk melindungi diri dari kanker, batasi atau hindari makanan yang meningkatkan kadar insulin, seperti makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan.

2. Daging olahan

International Agency for Research on Cancer (IARC) menganggap daging olahan sebagai karsinogen. Sesuatu yang menyebabkan kanker.
 
Studi observasi telah menemukan hubungan antara mengonsumsi daging olahan meningkatkan risiko kanker, terutama kanker kolorektal. Tinjauan lain terhadap lebih dari 800 penelitian menemukan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari, dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal sebesar 18%.

3. Makanan terlalu matang

Sumber menunjukkan bahwa memasak makanan tertentu pada suhu tinggi, seperti memanggang, menggoreng, dan menumis dapat menghasilkan senyawa berbahaya seperti heterosiklik amina (HA) dan produk akhir glikasi lanjutan (AGEs).
 
Tingkatkan Risiko Kanker, Jangan Terlalu Banyak Konsumsi Ini
Freepik
 
Penumpukan berlebihan dari senyawa berbahaya ini dapat menyebabkan peradangan dan mungkin berperan dalam perkembangan kanker dan penyakit lainnya. Untuk meminimalkan risiko kanker, hindari membakar makanan dan pilih metode memasak yang lebih lembut, terutama saat memasak daging. Cobalah untuk lebih sering  mengukus, merebus.

4. Produk susu

Beberapa studi observasi menunjukkan bahwa konsumsi susu yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Teori menunjukkan bahwa temuan ini disebabkan oleh peningkatan asupan kalsium, insulin-like growth factor 1 (IGF-1) atau hormon estrogen dari sapi yang hamil.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif