Program PJJ menjadi solusi bagi peserta didik yang menghadapi hambatan waktu, jarak, maupun kondisi geografis. Dengan memanfaatkan teknologi digital, anak-anak Indonesia kini tetap bisa melanjutkan sekolah tanpa terbatas ruang dan waktu.
Skema pembelajaran ini ditujukan khusus untuk membantu Anak Tidak Sekolah (ATS) agar bisa kembali mengenyam pendidikan formal. Melalui PJJ, mereka diberikan kesempatan kedua untuk menyelesaikan studi serta menggapai cita-cita.
Selain fleksibilitas, lulusan program PJJ juga dipastikan akan memperoleh ijazah resmi yang setara dengan sekolah reguler. Langkah ini diambil untuk menjamin tidak adanya diskriminasi rights dan kesempatan kerja bagi lulusan PJJ di kemudian hari.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan peluang ini, proses pendaftaran telah dibuka secara daring maupun luring di berbagai daerah. Yuk, simak apa itu PJJ, syarat lengkap, metode belajar, hingga tata cara pendaftarannya berikut ini.
Apa Itu PJJ?
PJJ adalah layanan pendidikan formal yang memberikan fleksibilitas belajar bagi murid melalui pemanfaatan teknologi, modul, dan pendampingan guru. Sistem ini memadukan 70 persen pembelajaran mandiri atau asinkron dan 30 persen interaksi langsung atau sinkron untuk memastikan kualitas pendidikan yang setara dengan sekolah reguler.Seluruh proses pembelajaran, penilaian, dan kelulusan dalam PJJ ini tetap mengacu sepenuhnya pada Kurikulum Nasional yang berlaku. Dengan demikian, para lulusan PJJ akan tetap memperoleh pengakuan resmi yang setara dengan lulusan dari satuan pendidikan reguler lainnya.
Siapa yang Bisa Ikut PJJ?
Mengutip unggahan akun Instagram @kemendikdasmen, program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ditujukan untuk memberikan akses pendidikan formal bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) yang memenuhi kriteria berikut:- Anak putus sekolah atau drop out (DO) atau lulusan SMP/MTs/sederajat yang tidak melanjutkan pendidikan (LTM)
- Berusia maksimal 18 tahun pada tahun berjalan
- Sudah menyelesaikan jenjang SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat
- Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program PJJ sesuai ketentuan
- Jika dokumen persyaratan tidak tersedia, peserta dapat menyertakan surat keterangan dari desa/kelurahan atau surat pernyataan bermeterai dari orang tua/wali.
Baca Juga :
PJJ Bukan Cuma Untuk Anak Putus Sekolah, Tapi Juga Anak Pekerja Migran hingga Anak Diplomat
Fleksibilitas Sistem Pembelajaran PJJ
Pembelajaran PJJ dirancang adaptif dan terstruktur agar peserta didik dapat belajar dengan nyaman:- Bahan ajar dan modul digital dapat diakses secara fleksibel kapan saja
- Pembelajaran tetap aktif dan terarah dengan porsi 70 persen asinkron dan 30 persen sinkron. Belajar asinkron dilakukan melalui Kelas Belajar di Rumah Pendidikan yang diakses via laptop atau gawai
- Pembelajaran dievaluasi melalui pengerjaan proyek serta berbagai aktivitas praktis
- Pertemuan tatap muka langsung dilaksanakan pada waktu tertentu sesuai kebutuhan
Bagaimana Cara Mendaftar PJJ?
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun luring melalui sistem informasi SPMB di masing-masing daerah dengan tahapan berikut:- Calon peserta membawa berkas dan dokumen pendaftaran
- Melengkapi data diri dan mengunggah berkas yang dipersyaratkan
- Mengikuti tes diagnostik literasi dan numerasi
- Mengikuti sesi wawancara untuk melihat motivasi belajar
- Dokumen dan hasil asesmen akan dikirimkan ke sekolah induk
Jika tidak terdapat sekolah mitra di sekitar tempat tinggal, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan https://s.id/DaftarSekolahPJJ
Program PJJ merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dalam meraih pendidikan formal. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman https://murid.kemendikdasmen.go.id/pendidikan-jarak-jauh.
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai program PJJ dari Kemendikdasmen. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)