Menurut Mu'ti, jurusan yang dibuka nantinya bisa mengalami modifikasi. Penyesuaian itu mengikuti dinamika keilmuan serta kesiapan siswa SMA untuk memasuki jenjang perguruan tinggi.
"Mungkin nanti ada modifikasi-modifikasi tertentu yang kita rancang mengikuti dinamika keilmuan dan juga kesiapan para murid SLTA (SMA) untuk masuk ke jendela perguruan tinggi," terang Mu'ti dalam kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bantuan Pemerintah Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI), di Jakarta, Kamis, 5 November 2026.
Alasan utama kebijakan ini adalah kualitas pengetahuan dasar lulusan SMA yang dinilai belum sesuai harapan. Mu'ti mengaku hal itu juga dirasakan di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami di perguruan tinggi juga merasakan foundational knowledge bagi para mahasiswa baru itu rata-rata di bawah yang kita harapkan,” ujar Mu'ti,
Oleh karena itu, ia berharap pembukaan kembali jurusan membuat siswa memiliki basis pengetahuan yang lebih baik. “Sehingga ketika mereka masuk perguruan tinggi akan lebih siap sesuai dengan bidang keilmuannya,” kata Mu’ti.
Meski jurusan baru dibuka tahun ajaran mendatang, Mu'ti menyebut siswa sudah secara bertahap diarahkan memilih jurusan melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan sejak tahun lalu.
TKA memuat mata pelajaran wajib dan pilihan. Mata pelajaran pilihan itu menjadi orientasi siswa dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Hasil TKA juga digunakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sebagai salah satu komponen penerimaan mahasiswa baru jalur nontes.
Sebelumnya, Mu’ti sempat menyebut bahwa hal-hal terkait kebijakan pendidikan, termasuk jurusan, memerlukan kajian akademik dan masukan dari berbagai pihak.
Pembukaan kembali jurusan ini disampaikan bersamaan dengan kebijakan lain untuk tahun ajaran 2027/2028, yaitu siswa tidak otomatis naik kelas dan Bahasa Inggris wajib mulai kelas 3 SD. Menurut Mu'ti, kebijakan-kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. (Talitha Islamey)
Baca Juga :