FITNESS & HEALTH

Jangan Disepelekan, Kenali 3 Tanda Awal Gangguan Kesehatan Mental

Fatha Annisa
Selasa 09 Juni 2026 / 14:42
Ringkasnya gini..
  • Gangguan kesehatan mental sering kali menunjukkan tanda-tanda yang kerap diabaikan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menurut pakar kesehatan mental, kelelahan berkepanjangan hingga kebiasaan mengkritik diri sendiri bisa menjadi sinyal adanya masalah psikologis.
  • Mengenali tanda-tanda ini sejak dini penting untuk menjaga kesehatan mental dan mendapatkan bantuan yang tepat.m
Jakarta: Gangguan kesehatan mental tidak selalu terlihat jelas seperti penyakit fisik. Namun, bukan berarti pikiran dan emosi tidak mengirimkan sinyal peringatan ketika ada yang tidak beres dengan kondisi mental seseorang.
 
Sayangnya banyak orang cenderung mengabaikan “sinyal” tersebut dan menganggapnya sekadar stres biasa atau hanya fase sementara yang akan hilang dengan sendirinya. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.
 
Melansir Hindustan Times, Devina Kaur yang merupakan seorang edukator kesehatan mental menjelaskan bahwa tanda-tanda emosional dan psikologis awal sering kali tidak disadari dalam kehidupan sehari-hari.
 
Lantas, apa saja tanda-tanda bahwa kesehatan mental seseorang terganggu?

 
Baca juga: Sudah saatnya Let Go! Begini Cara Menghadapi Orang Toksik

 

Tanda Awal Kesehatan Mental yang Tidak Boleh Diabaikan

1. Kelelahan terus-menerus meski sudah istirahat

Merasa lelah sesekali adalah hal yang normal. Namun, jika kelelahan terus berlangsung meski sudah tidur atau istirahat cukup, hal itu bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih dalam.
 
“Penting untuk memperhatikan kesehatan mental ketika rasa lelah menjadi kondisi yang dialami setiap hari tanpa adanya penjelasan medis yang jelas,” ujar Kaur, dikutip Selasa, 9 Juni 2026.
 
Kondisi seperti kecemasan, depresi, stres kronis, dan insomnia dapat menguras energi seseorang sehingga membuatnya merasa kelelahan secara fisik maupun emosional. Kondisi ini juga dapat memengaruhi motivasi serta kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari.

 
Baca juga: Waspada Red Flags! Tanda Anak Udah 'Tersesat' di Dunia Game

 

2. Kekhawatiran berlebih dan sulit dikendalikan

Merasa khawatir terhadap berbagai situasi dalam hidup adalah hal yang wajar. Tetapi, ketika kekhawatiran terjadi terus-menerus dan terasa berlebihan, hal itu bisa menjadi tanda gangguan kecemasan.
 
“Orang yang mengalami kecemasan berlebihan sering menghabiskan waktu berjam-jam memikirkan kemungkinan terburuk dan mengantisipasi masalah yang mungkin tidak akan pernah terjadi,” jelas Kaur.
 
Pola pikir seperti ini lah yang dapat memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi, hubungan sosial, hingga kualitas hidup secara keseluruhan, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih sulit dijalani.

 
Baca juga: Stop Bikin Skenario Palsu di Kepala! Ini 9 Cara Jinakin Overthinking

 

3. Terlalu keras mengkritik diri sendiri

Banyak orang memiliki standar yang tinggi terhadap diri sendiri. Sebenarnya hal tersebut sah saja, tetapi akan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental jika Sobat Medcom selalu mengkritik diri sendiri secara berlebihan.
 
Pikiran-pikiran seperti “Saya tidak cukup baik”, “Semua orang lebih baik daripada saya”, atau “Saya selalu gagal” dapat secara perlahan mengikis rasa percaya diri dan harga diri seseorang.
 
“Banyak orang sudah terlalu terbiasa berbicara negatif kepada diri sendiri sehingga tidak menyadari dampak jangka panjangnya. Pada akhirnya, hal itu dapat memicu kecemasan dan perasaan depresi,” pungkas Kaur.
 
Apabila Sobat Medcom merasakan tiga tanda yang telah dijelaskan, coba lah untuk mencari bantuan profesional. Pada dasarnya, kesehatan mental adalah tentang mengenali perubahan kecil lalu meresponsnya dengan kepedulian, kesadaran, serta dukungan.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(PRI)

MOST SEARCH