FITNESS & HEALTH
Stop Biar Gak 'Siksa Sendi'! Ini 4 Makanan Pemicu Asam Urat yang Wajib Diskip
Mia Vale
Jumat 31 Juli 2026 / 00:29
- Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah bisa memicu terbentuknya kristal tajam di persendian.
- Berujung pada rasa nyeri dan bengkak yang tidak nyaman.
- Kabar baiknya, kita bisa mengendalikan hal ini lewat pola makan sehari-hari dengan mengatur asupan nutrisi.
Jakarta: Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah bisa memicu terbentuknya kristal tajam di persendian, yang berujung pada rasa nyeri dan bengkak yang tidak nyaman.
Kabar baiknya, kita bisa mengendalikan hal ini lewat pola makan sehari-hari. Dengan mengatur asupan nutrisi, kita tidak hanya bisa mengurangi frekuensi nyeri sendi, tapi juga mencegah risiko kerusakan sendi jangka panjang.
Biar lebih waspada, yuk kenali makanan apa saja yang bisa membuat asam urat melonjak naik:
Segala jenis jeroan seperti hati, ginjal, jantung, limpa, otak, dan usus wajib banget dihindari, ya. Makanan-makanan ini menempati urutan teratas sebagai sumber purin yang sangat pekat.
Mengonsumsinya bisa memicu lonjakan asam urat secara instan dan mendatangkan serangan nyeri hebat bagi yang rentan.

(Konsumsi makanan laut atau seafood memang dapat memperparah kondisi asam urat karena tinggi kandungan purin, seperti pada kerang, udang, kepiting, serta ikan sarden dan teri. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Meskipun makanan laut itu lezat dan bernutrisi, ada beberapa jenis yang tinggi purin dan harus dihindari oleh penderita asam urat, seperti kerang, udang, lobster, kepiting, serta ikan teri, sarden, makarel, herring, dan ikan kod. Kalau tetap ingin menikmati hidangan laut, ikan salmon dalam porsi sedang bisa jadi alternatif yang jauh lebih aman.
Daging sapi, kambing, dan domba memang kaya akan protein, tapi kandungan purinnya juga tinggi. Kalaupun masih ingin menikmatinya, pastikan dalam jumlah yang sangat terbatas dan hindari bagian yang berlemak tinggi.
Sebagai alternatif yang lebih bersahabat untuk tubuh, kamu bisa beralih ke daging putih seperti ayam atau sumber protein nabati seperti tempe dan tahu.
Susu tinggi lemak beserta produk olahannya—seperti es krim dan keju—sebaiknya dibatasi atau dihindari. Tenang saja, produk susu versi low fat atau rendah lemak masih tetap aman untuk dikonsumsi kok.
Menghindari makanan-makanan di atas bukan berarti tidak boleh mencicipinya sama sekali, Sayang. Kuncinya ada pada porsi dan pengendalian diri, terutama jika kadar asam uratmu sedang tinggi.
Jika sewaktu-waktu muncul nyeri sendi yang hebat, terasa panas, atau bengkak kemerahan secara mendadak, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter, ya!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Kabar baiknya, kita bisa mengendalikan hal ini lewat pola makan sehari-hari. Dengan mengatur asupan nutrisi, kita tidak hanya bisa mengurangi frekuensi nyeri sendi, tapi juga mencegah risiko kerusakan sendi jangka panjang.
Baca Juga :
4 Khasiat Daun Kelor untuk Penderita Asam Urat
Biar lebih waspada, yuk kenali makanan apa saja yang bisa membuat asam urat melonjak naik:
1. Jeroan
Segala jenis jeroan seperti hati, ginjal, jantung, limpa, otak, dan usus wajib banget dihindari, ya. Makanan-makanan ini menempati urutan teratas sebagai sumber purin yang sangat pekat.
Mengonsumsinya bisa memicu lonjakan asam urat secara instan dan mendatangkan serangan nyeri hebat bagi yang rentan.
2. Makanan laut (seafood) tertentu

(Konsumsi makanan laut atau seafood memang dapat memperparah kondisi asam urat karena tinggi kandungan purin, seperti pada kerang, udang, kepiting, serta ikan sarden dan teri. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Meskipun makanan laut itu lezat dan bernutrisi, ada beberapa jenis yang tinggi purin dan harus dihindari oleh penderita asam urat, seperti kerang, udang, lobster, kepiting, serta ikan teri, sarden, makarel, herring, dan ikan kod. Kalau tetap ingin menikmati hidangan laut, ikan salmon dalam porsi sedang bisa jadi alternatif yang jauh lebih aman.
3. Daging merah
Daging sapi, kambing, dan domba memang kaya akan protein, tapi kandungan purinnya juga tinggi. Kalaupun masih ingin menikmatinya, pastikan dalam jumlah yang sangat terbatas dan hindari bagian yang berlemak tinggi.
Sebagai alternatif yang lebih bersahabat untuk tubuh, kamu bisa beralih ke daging putih seperti ayam atau sumber protein nabati seperti tempe dan tahu.
4. Keju dan produk susu tinggi lemak
Susu tinggi lemak beserta produk olahannya—seperti es krim dan keju—sebaiknya dibatasi atau dihindari. Tenang saja, produk susu versi low fat atau rendah lemak masih tetap aman untuk dikonsumsi kok.
Menghindari makanan-makanan di atas bukan berarti tidak boleh mencicipinya sama sekali, Sayang. Kuncinya ada pada porsi dan pengendalian diri, terutama jika kadar asam uratmu sedang tinggi.
Jika sewaktu-waktu muncul nyeri sendi yang hebat, terasa panas, atau bengkak kemerahan secara mendadak, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter, ya!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)