FITNESS & HEALTH
Anti Overthinking Pusar Jadi Menonjol Pas Hamil Ini Penjelasan Lengkapnya
Yatin Suleha
Jumat 27 Maret 2026 / 13:41
- Selama kehamilan, tubuh mengalami banyak perubahan yang kadang terasa mengejutkan, salah satunya adalah perubahan pada bentuk pusar.
- Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi, karena adanya tekanan dari rahim yang terus membesar.
- Salah satu kemungkinan yang bisa terjadi adalah hernia umbilikal.
Jakarta: Selama kehamilan, tubuh mengalami banyak perubahan yang kadang terasa mengejutkan, salah satunya adalah perubahan pada bentuk pusar.
Banyak ibu hamil yang awalnya memiliki pusar ke dalam, perlahan berubah menjadi menonjol ke luar seiring bertambahnya usia kehamilan.
Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi, karena adanya tekanan dari rahim yang terus membesar. Meski sebagian besar perubahan ini normal, ada beberapa kondisi yang perlu lebih diperhatikan, terutama jika disertai rasa nyeri atau ketidaknyamanan.
Salah satu kemungkinan yang bisa terjadi adalah hernia umbilikal, yaitu kondisi ketika ada jaringan yang menonjol melalui bagian otot perut yang melemah.
Hernia umbilikal adalah kondisi ketika otot perut di sekitar pusar melemah, sehingga memungkinkan jaringan, seperti usus, menonjol keluar.
Kondisi ini bisa terjadi pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Pada orang dewasa, kehamilan menjadi salah satu faktor yang bisa memicu munculnya hernia ini, baik sebagai kondisi baru maupun memperparah yang sudah ada sebelumnya.
Selama kehamilan, otot perut mengalami peregangan yang cukup besar untuk menyesuaikan pertumbuhan janin. Meski begitu, kasus hernia umbilikal pada ibu hamil sebenarnya cukup jarang, dengan angka kejadian kurang dari 1% dari total kehamilan.

(Pusar menonjol saat hamil bisa terjadi karena rahim yang membesar menekan dinding perut, biasanya muncul pada trimester kedua atau ketiga, dan umumnya aman. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Memasuki trimester kedua dan ketiga, rahim yang semakin besar akan memberikan tekanan tambahan pada area perut. Tekanan ini bisa mendorong pusar keluar, sehingga banyak ibu hamil mengalami perubahan dari pusar yang masuk menjadi menonjol.
Namun, jika tonjolan tersebut terlihat berlebihan atau terasa nyeri dan sensitif saat disentuh, hal ini bisa menjadi tanda adanya hernia umbilikal, bukan sekadar perubahan biasa akibat kehamilan.
Dilansir dari Parents, beberapa tanda yang perlu diperhatikan, yaitu muncul tonjolan di sekitar pusar dan area pusar terasa nyeri atau lebih sensitif saat disentuh.
Selain itu, selama kehamilan hampir semua ibu hamil akan mengalami peregangan atau pemisahan otot perut. Kondisi ini, dikenal sebagai Diastasis recti.
Jika jarak pemisahan otot perut cukup lebar (lebih dari sekitar 2 cm), risiko terjadinya hernia bisa meningkat, baik saat masih hamil maupun setelah melahirkan.
Meski terlihat mengkhawatirkan, sebagian besar kasus hernia umbilikal saat hamil tidak menimbulkan masalah serius, dan jarang membutuhkan tindakan operasi.
Namun, tetap penting untuk memerhatikan gejala yang muncul, agar bisa ditangani dengan tepat jika diperlukan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Banyak ibu hamil yang awalnya memiliki pusar ke dalam, perlahan berubah menjadi menonjol ke luar seiring bertambahnya usia kehamilan.
Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi, karena adanya tekanan dari rahim yang terus membesar. Meski sebagian besar perubahan ini normal, ada beberapa kondisi yang perlu lebih diperhatikan, terutama jika disertai rasa nyeri atau ketidaknyamanan.
Salah satu kemungkinan yang bisa terjadi adalah hernia umbilikal, yaitu kondisi ketika ada jaringan yang menonjol melalui bagian otot perut yang melemah.
Apa itu hernia umbilikal?
Hernia umbilikal adalah kondisi ketika otot perut di sekitar pusar melemah, sehingga memungkinkan jaringan, seperti usus, menonjol keluar.
Kondisi ini bisa terjadi pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Pada orang dewasa, kehamilan menjadi salah satu faktor yang bisa memicu munculnya hernia ini, baik sebagai kondisi baru maupun memperparah yang sudah ada sebelumnya.
Selama kehamilan, otot perut mengalami peregangan yang cukup besar untuk menyesuaikan pertumbuhan janin. Meski begitu, kasus hernia umbilikal pada ibu hamil sebenarnya cukup jarang, dengan angka kejadian kurang dari 1% dari total kehamilan.
Penyebab hernia umbilikal saat hamil

(Pusar menonjol saat hamil bisa terjadi karena rahim yang membesar menekan dinding perut, biasanya muncul pada trimester kedua atau ketiga, dan umumnya aman. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Memasuki trimester kedua dan ketiga, rahim yang semakin besar akan memberikan tekanan tambahan pada area perut. Tekanan ini bisa mendorong pusar keluar, sehingga banyak ibu hamil mengalami perubahan dari pusar yang masuk menjadi menonjol.
Namun, jika tonjolan tersebut terlihat berlebihan atau terasa nyeri dan sensitif saat disentuh, hal ini bisa menjadi tanda adanya hernia umbilikal, bukan sekadar perubahan biasa akibat kehamilan.
Dilansir dari Parents, beberapa tanda yang perlu diperhatikan, yaitu muncul tonjolan di sekitar pusar dan area pusar terasa nyeri atau lebih sensitif saat disentuh.
Selain itu, selama kehamilan hampir semua ibu hamil akan mengalami peregangan atau pemisahan otot perut. Kondisi ini, dikenal sebagai Diastasis recti.
Jika jarak pemisahan otot perut cukup lebar (lebih dari sekitar 2 cm), risiko terjadinya hernia bisa meningkat, baik saat masih hamil maupun setelah melahirkan.
Meski terlihat mengkhawatirkan, sebagian besar kasus hernia umbilikal saat hamil tidak menimbulkan masalah serius, dan jarang membutuhkan tindakan operasi.
Namun, tetap penting untuk memerhatikan gejala yang muncul, agar bisa ditangani dengan tepat jika diperlukan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)