FAMILY

New Moms, Begini Cara Menghitung HPL dan HPHT Biar Gak Salah

Aulia Putriningtias
Sabtu 28 Februari 2026 / 11:15
Ringkasnya gini..
  • HPHT dianggap sebagai hari pertama kehamilan.
  • HPL adalah tanggal estimasi waktu kelahiran bayi.
  • Ada rumus untuk menghitung HPL, yakni dengan rumus Naegele.
Jakarta: Moms yang baru saja hamil, mungkin masih asing dengan perhitungan hari perkiraan lahir (HPL) dan hari pertama haid terakhir (HPHT). Biar nggak salah, begini ternyata cara menghitung HPL dan HPHT.

Mengetahui HPHT kehamilan adalah langkah pertama dan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengetahui hari perkiraan lahir (HPL) bayi dan usia kandungan. Oleh karena itu, HPHT perlu diketahui dan diperhatikan oleh calon ibu yang tengah merencanakan kehamilan maupun yang sedang hamil. 

Perlu Moms ketahui bahwa HPHT dianggap sebagai hari pertama kehamilan. Hal ini karena setiap kali haid, tubuh wanita mempersiapkan diri untuk hamil. Nah, kehamilan ini biasanya berlangsung selama sekitar 280 hari atau sekitar 40 minggu sejak HPHT. 
Sementara itu, HPL adalah tanggal estimasi waktu kelahiran bayi, umumnya 40 minggu (280 hari) setelah hari pertama haid terakhir (HPHT). HPL digunakan sebagai panduan untuk memantau perkembangan janin dan persiapan persalinan.

Agar tidak salah, yuk, belajar bersama untuk menghitung HPHT dan HPL! Pertama, kamu perlu mengetahui kapan HPHT kamu berlangsung. Kamu bisa menggunakan aplikasi bawaan memantau siklus menstruasi atau mengingat bulannya saja.

Ini akan membawa Moms dapat menghitung HPL janin. Ada rumus untuk menghitung HPL, yakni dengan rumus Naegele. Rumus Naegele adalah penghitungan HPL dengan 3 langkah menggunakan HPHT kehamilan. Rumus ini mudah diterapkan, apalagi kalau siklus haid kamu teratur. 

Contoh untuk menghitung HPL, yaitu jika HPHT-mu adalah 17 April 2024, kamu bisa menghitung HPL janin dengan rumus Naegele berikut:

- Tambahkan 7 hari, menjadi 24 April 2024.
- Kurangi 3 bulan, menjadi 24 Januari 2024.
- Tambahkan 1 tahun, menjadi 24 Januari 2025.

Namun, perlu diingat bahwa menambahkan 1 tahun saat menghitung HPL hanya dilakukan jika HPHT kehamilan terjadi pada bulan April–Desember. Hal ini karena pada bulan-bulan tersebut, masa kehamilan 9 bulan akan berlangsung sampai tahun berganti. 

Cara lainnya adalah dengan menggunakan roda kehamilan yang banyak dijual secara online maupun ditawarkan saat kamu membeli produk untuk ibu hamil. Selain itu, ada juga aplikasi-aplikasi yang bisa membantu Moms menentukan HPL si janin.

Itulah cara menghitung HPHT dan HPL yang bisa kamu lakukan, Moms! Jadi, tidak perlu bingung lagi, ya. Untuk lebih jelasnya, Moms bisa berkonsultasi langsung kepada dokter spesialis yang ahli di bidangnya, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH