FITNESS & HEALTH
Ini Risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak Berdasarkan Usia
A. Firdaus
Jumat 23 Januari 2026 / 15:09
Jakarta: SIDS adalah singkatan dari Sudden Infant Death Syndrome atau Sindrom Kematian Bayi Mendadak, yaitu kematian tiba-tiba dan tak terduga pada bayi di bawah usia 1 tahun yang penyebabnya tidak diketahui bahkan setelah investigasi menyeluruh.
Setelah berusia 6 bulan, risiko SIDS pada bayi menurun secara signifikan. Para peneliti tidak tahu mengapa risiko tersebut menurun pada usia tersebut, tetapi perkembangan otak bayi dan kemampuan fisik yang semakin matang kemungkinan berperan.
Selama enam bulan pertama kehidupan, bayi mengalami pertumbuhan otak yang cepat dan perubahan perkembangan yang memengaruhi pola tidur, kontrol kardiovaskular, metabolisme, dan kemampuan fisik.
Jadi, ketika bayi yang lebih matang ditempatkan dalam lingkungan tidur dengan bantal atau selimut longgar. Misalnya, mereka mungkin dapat mengangkat kepala, berpindah, atau berguling.
Bayi yang lebih tua juga dapat mengatasi risiko dengan bangun dan mengeluh lebih mudah, atau dengan mengatur pernapasan mereka dengan lebih baik.
Namun, dilansir dari BabyCenter 10% kasus SIDS terjadi pada bayi di atas 6 bulan, dan bayi yang lebih tua tetap berisiko mengalami sesak napas atau tercekik secara tidak sengaja.
Itulah mengapa para ahli merekomendasikan agar mengikuti rekomendasi tidur yang aman hingga ulang tahun pertama bayi, termasuk menempatkan bayi dalam posisi telentang saat menidurkannya.
Setelah bayi cukup kuat untuk berguling, jangan khawatir jika mereka tidak tetap berbaring telentang sepanjang malam. Jika bayi berguling ke samping atau perut saat tidur, tidak perlu membalikkan mereka ke posisi telentang.
Namun, penting untuk menghentikan pembalutan saat bayi mulai mencoba berguling atau mampu keluar dari pembalutan. Situasi ini dapat menyebabkan bayi terjerat secara tidak aman dalam pembalutan, wajah tertutup, atau bahkan tersedak dalam posisi tengkurap.
Selain itu, hentikan penggunaan bassinet saat bayi mulai mendorong tubuhnya ke atas dengan tangan dan lutut. Setelah bayi mencapai tahap ini, mereka bisa jatuh keluar.
Pastikan untuk mengikuti rekomendasi pabrik untuk bassinet karena bassinet tidak sedalam, seberat, dan sekuat tempat tidur bayi, bassinet biasanya hanya aman digunakan hingga bayi berusia antara 4 dan 6 bulan.
Perkembangan ini menunjukkan pentingnya adaptasi praktik tidur seiring bertambahnya usia bayi. Orang tua harus terus memantau dan menyesuaikan lingkungan tidur untuk meminimalkan risiko.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Setelah berusia 6 bulan, risiko SIDS pada bayi menurun secara signifikan. Para peneliti tidak tahu mengapa risiko tersebut menurun pada usia tersebut, tetapi perkembangan otak bayi dan kemampuan fisik yang semakin matang kemungkinan berperan.
Selama enam bulan pertama kehidupan, bayi mengalami pertumbuhan otak yang cepat dan perubahan perkembangan yang memengaruhi pola tidur, kontrol kardiovaskular, metabolisme, dan kemampuan fisik.
Jadi, ketika bayi yang lebih matang ditempatkan dalam lingkungan tidur dengan bantal atau selimut longgar. Misalnya, mereka mungkin dapat mengangkat kepala, berpindah, atau berguling.
Bayi yang lebih tua juga dapat mengatasi risiko dengan bangun dan mengeluh lebih mudah, atau dengan mengatur pernapasan mereka dengan lebih baik.
Namun, dilansir dari BabyCenter 10% kasus SIDS terjadi pada bayi di atas 6 bulan, dan bayi yang lebih tua tetap berisiko mengalami sesak napas atau tercekik secara tidak sengaja.
Itulah mengapa para ahli merekomendasikan agar mengikuti rekomendasi tidur yang aman hingga ulang tahun pertama bayi, termasuk menempatkan bayi dalam posisi telentang saat menidurkannya.
Setelah bayi cukup kuat untuk berguling, jangan khawatir jika mereka tidak tetap berbaring telentang sepanjang malam. Jika bayi berguling ke samping atau perut saat tidur, tidak perlu membalikkan mereka ke posisi telentang.
Namun, penting untuk menghentikan pembalutan saat bayi mulai mencoba berguling atau mampu keluar dari pembalutan. Situasi ini dapat menyebabkan bayi terjerat secara tidak aman dalam pembalutan, wajah tertutup, atau bahkan tersedak dalam posisi tengkurap.
Selain itu, hentikan penggunaan bassinet saat bayi mulai mendorong tubuhnya ke atas dengan tangan dan lutut. Setelah bayi mencapai tahap ini, mereka bisa jatuh keluar.
Pastikan untuk mengikuti rekomendasi pabrik untuk bassinet karena bassinet tidak sedalam, seberat, dan sekuat tempat tidur bayi, bassinet biasanya hanya aman digunakan hingga bayi berusia antara 4 dan 6 bulan.
Perkembangan ini menunjukkan pentingnya adaptasi praktik tidur seiring bertambahnya usia bayi. Orang tua harus terus memantau dan menyesuaikan lingkungan tidur untuk meminimalkan risiko.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)