FITNESS & HEALTH

Perokok Wajib Tahu! Ini 4 Bahaya Langsung Merokok saat Buka Puasa

Fatha Annisa
Minggu 08 Maret 2026 / 16:24
Ringkasnya gini..
  • Tidak sedikit perokok langsung merokok saat waktu berbuka puasa telah tiba.
  • Kebiasaan tersebut berdampak buruk bagi kesehatan karena tubuh masih dalam kondisi perut kosong setelah berpuasa selama berjam-jam.
  • Zat berbahaya dalam rokok bisa lebih cepat terserap tubuh dan memicu berbagai gangguan kesehatan.
Jakarta: Waktu berbuka puasa sering menjadi momen yang paling dinanti oleh perokok untuk kembali menghisap rokok. Tidak sedikit orang yang langsung merokok begitu azan magrib berkumandang.
 
Tahukah Sobat Medcom bahwa kebiasaan tersebut sebenarnya dapat berdampak buruk bagi kesehatan? Terutama karena tubuh berada dalam kondisi perut kosong setelah berpuasa selama berjam-jam.
 
Seperti diketahui, rokok mengandung berbagai zat kimia berbahaya seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida. Bayangkan jika zat beracun tersebut justru menjadi hal pertama yang masuk ke dalam tubuh setelah tubuh tidak menerima asupan makanan maupun minuman selama sekitar 12–14 jam.
 
Zat-zat tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Pasalnya, merokok dalam keadaan perut kosong membuat racun dari rokok lebih cepat terserap oleh tubuh dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
 
Baca juga: Sering Dianggap Istimewa, Apakah Meninggal di Bulan Ramadan Pasti Masuk Surga?
 

Bahaya Langsung Merokok saat Buka Puasa

Menukil laman Halodoc, berikut bahaya langsung merokok saat buka puasa:

1. Menyebabkan Mual dan Pusing

Salah satu efek yang sering muncul ketika langsung merokok saat buka puasa adalah mual dan pusing. Hal ini terjadi karena karbon monoksida dalam asap rokok dapat mengikat hemoglobin dalam darah lebih kuat dibandingkan oksigen.
 
Akibatnya, tubuh dapat mengalami kekurangan oksigen yang menyebabkan rasa pusing, lemas, hingga menurunnya fungsi otot dan jantung. Bahkan, kondisi ini juga bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
 

2. Memicu Asam Lambung dan Nyeri Dada

Merokok saat perut kosong juga dapat memicu gangguan pada lambung. Salah satunya adalah rasa terbakar di dada atau heartburn yang terjadi akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.
 
Hal ini disebabkan karena merokok dapat melemahkan katup esofagus yang berfungsi menahan asam lambung. Akibatnya, seseorang bisa merasakan sensasi panas atau nyeri di bagian dada setelah merokok saat berbuka puasa.
 
Baca juga: Masih Punya Utang, Apakah Tetap Wajib Bayar Zakat Fitrah?
 

3. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kandungan nikotin dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah, detak jantung, serta mempersempit pembuluh darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke.
 
Selain itu, karbon monoksida dalam rokok juga memicu penumpukan plak di pembuluh darah arteri yang membuat pembuluh darah menjadi kaku dan menyempit.
 

4. Meningkatkan Risiko Kanker Paru-paru

Nikotin yang masuk ke tubuh saat perut kosong bisa terserap lebih banyak dibandingkan saat perut sudah terisi makanan. Akibatnya, risiko berbagai penyakit serius, termasuk kanker paru-paru, meningkat.
 
Dengan mengetahui bahaya langsung merokok saat berbuka puasa, Sobat Medcom diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan yang serius karena kebiasaan tersebut.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(PRI)

MOST SEARCH