FAMILY

Save Jadwal Imunisasi Anak Sesuai Umur Biar Si Kecil Tetap Sehat Ya Moms!

Aulia Putriningtias
Selasa 20 Januari 2026 / 17:18
Jakarta: Imunisasi adalah salah satu upaya orang tua kepada anak untuk pencegahan yang sangat penting dalam melawan berbagai penyakit. Untuk melindungi anak secara penuh, perlu tahu jadwal imunisasi lengkap.

Vaksin merupakan antigen (mikroorganisma) yang diinaktivasi atau dilemahkan yang bila diberikan kepada orang yang sehat untuk menimbulkan antibodi spesifik terhadap mikroorganisma tersebut. Tujuannya adalah bila kemudian terpapar, akan kebal dan tidak terserang penyakit.

Sesuai dengan anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak sangat disarankan untuk diberikan vaksin sesuai dengan jadwal yang telah dianjurkan. Mendapatkan vaksin pada anak sangat penting untuk perlindungan anak secara optimal.

Imunisasi sendiri merupakan proses yang terjadi setelah vaksinasi. Setelahnya akan terbentuk antibodi dalam tubuh untuk melawan zat yang diberikan melalui proses vaksinasi. 

Imunisasi terdiri dari berbagai jenis ketika digolongkan berdasarkan tujuan dan jenis penyakit yang dicegah, salah satunya saat masih anak-anak.
 
Imunisasi yang disarankan oleh IDAI adalah tergolong dalam imunisasi dasar. Imunisasi ini memiliki jadwal yang telah direkomendasikan oleh IDAI untuk anak 0-18 tahun. 
 

Jadwal imunisasi anak



(Jadwal imunisasi anak usia 0-18 tahun. Foto: Dok. Imuni)

Berdasarkan rekomendasi IDAI tahun 2024, berikut adalah jadwal imunisasi yang disarankan, antara lain:

- Hepatitis B, vaksin ini dapat diberikan pada saat baru lahir, usia 2, 3, 4 bulan, dan 18 bulan. 

- Polio, vaksin ini dapat diberikan pada saat baru lahir, usia 2, 3, 4 bulan, dan 18 bulan. 

- BCG, vaksin ini bertujuan untuk membantu mencegah tuberkulosis dan dapat diberikan satu kali pada saat baru lahir. 

- DTP, vaksin ini dapat diberikan untuk melawan difteri, tetanus dan pertusis. Vaksin ini dapat diberikan pada usia 2, 3, 4 bulan, 18 bulan, 5-7 tahun dan TD/Tdap pada rentang usia 10-18 tahun. 

- Hib, vaksin ini dapat diberikan pada usia 2, 3, 4 bulan, dan 18 bulan. 

- PCV, vaksin ini dapat diberikan pada usia 2, 4, 6 bulan, 12-15 bulan. 

- Rotavirus, vaksin ini dapat diberikan pada usia 2, 4, 6 bulan. 

- Influenza, vaksin ini dapat diberikan pada usia di atas 6 bulan dan dapat diulang setiap satu tahun sekali. 

- MR/MMR, vaksin ini dapat diberikan pada usia 9 bulan, 15-18 bulan, dan 5-7 tahun. 

- JE (Japanese encephalitis), vaksin ini disarankan untuk yang tinggal di area endemis dan dapat diberikan pada usia 9 bulan dan 24 bulan. 

 


- Varisela, vaksin ini dapat diberikan pada rentang usia 12-18 bulan dan terdiri dari 2 dosis. 

- Hepatitis A, vaksin ini dapat diberikan pada rentang usia 12-24 bulan dan terdiri dari 2 dosis. 

- Tifoid, vaksin ini dapat diberikan pada usia 24 bulan, di atas 5 bulan dapat diberikan kembali dan diulang setiap 3 tahun.
 
- Dengue , vaksin ini dapat dinerikan pada usia di atas 6 tahun dan terdiri dari 2 dosis. 

- HPV, vaksin ini dapat diberikan pada usia di atas 9 tahun terdiri dari 2 dosis, atau jika diberikan pada usia di atas 15 tahun terdiri dari 3 dosis. 

Jika Moms ingin melakukan imunisasi, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter dan disesuaikan dengan jadwal yang direkomendasikan. Jadi, jangan lupa Moms untuk memberikan imunisasi untuk si kecil, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH