FITNESS & HEALTH

Deteksi Dini Preeklampsia Penting Dilakukan, Ibu Hamil Diimbau Rutin Periksa Kandungan

Elang Riki Yanuar
Senin 11 Mei 2026 / 19:38
Ringkasnya gini..
  • Deteksi dini preeklampsia jadi penting untuk mencegah risiko komplikasi serius pada ibu hamil dan janin.
  • Seminar kesehatan di Semarang ajak masyarakat lebih sadar bahaya preeklampsia pada kehamilan.
  • Preeklampsia masih jadi penyebab utama kematian ibu, masyarakat diimbau rutin cek kehamilan sejak dini.
Jakarta: Peringatan Hari Preeklampsia Sedunia yang jatuh setiap 22 Mei dimanfaatkan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu hamil. Salah satunya dilakukan melalui seminar kesehatan bertema deteksi dini preeklampsia yang digelar di Livehouse Semarang pada 10 Mei 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh program tanggung jawab sosial Holywings Peduli bekerja sama dengan Livehouse dan Tiger Semarang. Seminar tersebut menjadi bagian dari kampanye edukasi kesehatan ibu dan anak, khususnya terkait bahaya preeklampsia yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia.

Preeklampsia merupakan kondisi komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Jika tidak ditangani dengan cepat, kondisi ini dapat memicu dampak serius bagi kesehatan ibu maupun janin.

Berdasarkan data kesehatan, preeklampsia menyumbang lebih dari 70 ribu kematian ibu dan sekitar 500 ribu kematian janin di seluruh dunia setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, diperkirakan sekitar 5 hingga 10 persen kehamilan mengalami komplikasi preeklampsia.

Seminar kesehatan tersebut menghadirkan dokter dari RS Siloam Semarang yang memberikan edukasi mengenai gejala awal, faktor risiko, hingga langkah pencegahan preeklampsia kepada masyarakat.

Dokter umum RS Siloam Semarang, dr. Deviana Ogilve, menekankan pentingnya pemeriksaan rutin selama masa kehamilan agar gejala preeklampsia dapat dikenali lebih awal.

“Preeklampsia seringkali muncul tanpa gejala yang jelas di awal, sehingga pemeriksaan rutin selama kehamilan sangat penting. Dengan deteksi dini, risiko komplikasi bagi ibu dan bayi dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Menurut dr. Deviana, pola hidup sehat, pemantauan tekanan darah, dan kontrol kehamilan secara teratur menjadi langkah utama untuk mencegah kondisi tersebut semakin parah.



Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai tanda awal preeklampsia masih menjadi tantangan besar. Banyak ibu hamil tidak menyadari gejala seperti pembengkakan tubuh, tekanan darah tinggi, hingga gangguan penglihatan yang dapat menjadi tanda bahaya.

Melalui kegiatan ini, Holywings Peduli berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin selama kehamilan. Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Selain seminar edukasi, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis untuk warga yang hadir. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan umum.

Antusiasme warga Tanjung Mas terlihat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta dari kalangan perempuan dan keluarga muda memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung mengenai kesehatan ibu hamil.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Holywings Peduli turut menyerahkan bantuan berupa kursi roda, tabung oksigen, dan perlengkapan kesehatan untuk mendukung operasional posyandu serta posbindu di lingkungan setempat.

Tidak hanya bantuan kesehatan, dukungan fasilitas lingkungan seperti meja, kursi, tangga, dan speaker portable juga diberikan untuk menunjang berbagai kegiatan sosial warga.

Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan edukasi mengenai preeklampsia masih perlu diperluas agar masyarakat lebih memahami bahayanya.

“Kami melihat masih banyak masyarakat yang belum memahami bahaya preeklamsia. Melalui seminar ini, kami ingin mendorong edukasi yang lebih masif sekaligus memberikan akses layanan kesehatan gratis serta bantuan nyata bagi fasilitas kesehatan dan lingkungan sekitar,” ujarnya Andrew Susanto.

Apresiasi juga datang dari Lurah Tanjung Mas, Sony Yudha Putra Pradana, yang menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Salah satu peserta seminar bernama Niken mengaku mendapatkan banyak informasi baru terkait pentingnya deteksi dini preeklampsia selama masa kehamilan.

“Saya jadi lebih paham tentang tanda-tanda Preeklampsia dan pentingnya rutin cek kesehatan selama kehamilan. Apalagi ada pemeriksaan gratis, jadi sangat membantu kami sebagai masyarakat,” tutur Niken.






 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH