YOUR FASHION
Bukan Cuma Aksesori, Bros dari Dentsu x Wardah Ini Ternyata Alat Bantu Dengar
Yatin Suleha
Senin 11 Mei 2026 / 14:48
- Dentsu Indonesia berkolaborasi dengan Wardah meluncurkan 'Hear in Hijab'.
- Ketika telinga tertutup lapisan kain hijab, kejelasan suara semakin berkurang.
- Inovasi Hear in Hijab hadir dengan pendekatan baru yang menyatu dengan gaya hidup penggunanya.
Jakarta: Dentsu Indonesia berkolaborasi dengan Wardah meluncurkan 'Hear in Hijab', sebuah terobosan alat bantu dengar yang sukses menyabet penghargaan.
Inovasi ini hadir karena pemahaman mendalam terhadap keseharian perempuan berhijab. Uniknya, perangkat ini tidak dipakai di dalam telinga seperti model lama, melainkan disematkan di luar hijab sebagai bros yang cantik.
Meskipun berada di luar, alat ini tetap bisa menangkap suara dengan sangat jernih tanpa terhambat kain, lalu mengirimkannya secara nirkabel ke telinga dengan kualitas suara yang diperkuat hingga 100dB.
Di Indonesia, hijab merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian banyak perempuan, yang memengaruhi cara mereka bergerak, berinteraksi, dan merasakan dunia.
Seiring bertambahnya usia, menjaga kejernihan pendengaran menjadi hal yang sangat penting. Faktanya, 1 dari 3 perempuan Indonesia (terutama yang berusia di atas 50 tahun) mengalami penurunan pendengaran parsial.
Ketika telinga tertutup lapisan kain hijab, kejelasan suara semakin berkurang, yang berisiko meningkatkan potensi jatuh atau kecelakaan hingga 60%.

(Hear in Hijab. Foto: Dok. Istimewa)
Karena sebagian besar alat bantu dengar didesain untuk dipasang di dalam telinga, efektivitasnya sering kali terbatas saat tertutup lapisan hijab.
Inovasi Hear in Hijab hadir dengan pendekatan baru yang menyatu dengan gaya hidup penggunanya, membantu mereka tetap waspada, percaya diri, dan terkoneksi sepenuhnya dalam kehidupan sehari-hari.
Bekerja sama dengan Digital Nativ, inovasi ini merombak total struktur alat bantu dengar tradisional.
Beberapa keunggulan perangkat ini antara lain yaitu sangat ringan: Beratnya hanya 12 gram sehingga nyaman digunakan seharian.
Selain itu fleksibel, posisinya dapat disesuaikan dan cocok dengan berbagai jenis bahan hijab.
Saat ini, perangkat sudah mulai digunakan oleh pengguna terpilih, dan fase kedua sedang berjalan untuk menjangkau lebih banyak perempuan berhijab di seluruh Indonesia.
Khikin Indahsari, Group Head New Brand Innovation di Paragon Technology and Innovation, menyampaikan, "Wardah percaya bahwa kecantikan adalah milik setiap perempuan di setiap fase kehidupan mereka."
"Hijab adalah simbol keyakinan dan identitas yang erat kaitannya dengan rasa percaya diri—termasuk kepercayaan diri untuk mendengar suara orang-orang tersayang dengan jelas. Lewat Hear in Hijab, kami ingin hadir secara nyata bagi perempuan Indonesia melampaui sekadar produk kecantikan."
Defri Dwipaputra, Chief Creative & Experience Officer Dentsu Creative Indonesia, menambahkan, "Pasar Indonesia sangat unik dengan nilai keyakinan yang dalam. Perempuan di negeri ini layak mendapatkan brand yang mau memahami kompleksitas kebutuhan mereka secara jujur."
"Bagi kami, inovasi dan teknologi adalah sarana untuk membawa perubahan positif yang nyata bagi masyarakat."
Inovasi Hear in Hijab juga telah meraih penghargaan Grand Prix of Medium, sebuah penghormatan tertinggi dalam kategorinya di ajang Citra Pariwara, festival kreatif paling bergengsi di Indonesia.
(Hear in Hijab. Video: Dok. YouTube Dentsu Southeast Asia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Inovasi ini hadir karena pemahaman mendalam terhadap keseharian perempuan berhijab. Uniknya, perangkat ini tidak dipakai di dalam telinga seperti model lama, melainkan disematkan di luar hijab sebagai bros yang cantik.
Meskipun berada di luar, alat ini tetap bisa menangkap suara dengan sangat jernih tanpa terhambat kain, lalu mengirimkannya secara nirkabel ke telinga dengan kualitas suara yang diperkuat hingga 100dB.
Menjawab tantangan tersembunyi
Di Indonesia, hijab merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian banyak perempuan, yang memengaruhi cara mereka bergerak, berinteraksi, dan merasakan dunia.
Seiring bertambahnya usia, menjaga kejernihan pendengaran menjadi hal yang sangat penting. Faktanya, 1 dari 3 perempuan Indonesia (terutama yang berusia di atas 50 tahun) mengalami penurunan pendengaran parsial.
Ketika telinga tertutup lapisan kain hijab, kejelasan suara semakin berkurang, yang berisiko meningkatkan potensi jatuh atau kecelakaan hingga 60%.

(Hear in Hijab. Foto: Dok. Istimewa)
Karena sebagian besar alat bantu dengar didesain untuk dipasang di dalam telinga, efektivitasnya sering kali terbatas saat tertutup lapisan hijab.
Inovasi Hear in Hijab hadir dengan pendekatan baru yang menyatu dengan gaya hidup penggunanya, membantu mereka tetap waspada, percaya diri, dan terkoneksi sepenuhnya dalam kehidupan sehari-hari.
Bekerja sama dengan Digital Nativ, inovasi ini merombak total struktur alat bantu dengar tradisional.
Beberapa keunggulan perangkat ini antara lain yaitu sangat ringan: Beratnya hanya 12 gram sehingga nyaman digunakan seharian.
Selain itu fleksibel, posisinya dapat disesuaikan dan cocok dengan berbagai jenis bahan hijab.
Tahap pengembangan
Saat ini, perangkat sudah mulai digunakan oleh pengguna terpilih, dan fase kedua sedang berjalan untuk menjangkau lebih banyak perempuan berhijab di seluruh Indonesia.
Khikin Indahsari, Group Head New Brand Innovation di Paragon Technology and Innovation, menyampaikan, "Wardah percaya bahwa kecantikan adalah milik setiap perempuan di setiap fase kehidupan mereka."
"Hijab adalah simbol keyakinan dan identitas yang erat kaitannya dengan rasa percaya diri—termasuk kepercayaan diri untuk mendengar suara orang-orang tersayang dengan jelas. Lewat Hear in Hijab, kami ingin hadir secara nyata bagi perempuan Indonesia melampaui sekadar produk kecantikan."
Defri Dwipaputra, Chief Creative & Experience Officer Dentsu Creative Indonesia, menambahkan, "Pasar Indonesia sangat unik dengan nilai keyakinan yang dalam. Perempuan di negeri ini layak mendapatkan brand yang mau memahami kompleksitas kebutuhan mereka secara jujur."
"Bagi kami, inovasi dan teknologi adalah sarana untuk membawa perubahan positif yang nyata bagi masyarakat."
Inovasi Hear in Hijab juga telah meraih penghargaan Grand Prix of Medium, sebuah penghormatan tertinggi dalam kategorinya di ajang Citra Pariwara, festival kreatif paling bergengsi di Indonesia.
(Hear in Hijab. Video: Dok. YouTube Dentsu Southeast Asia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)