FITNESS & HEALTH

Bumil Baru Ngeh Pusar Jadi Bodong? Ternyata Ini Alasan di Baliknya!

Yatin Suleha
Selasa 19 Mei 2026 / 09:07
Ringkasnya gini..
  • Selama masa kehamilan, tubuh kita bakal mengalami banyak perubahan unik yang kadang bikin kaget.
  • Gak cuma perut yang makin membesar, beberapa ibu hamil juga mulai ngeh kalau bentuk pusarnya berubah jadi lebih menonjol atau bodong.
  • Kondisi ini sebenarnya wajar banget kok, terutama saat usia kandungan makin tua.
Jakarta: Selama masa kehamilan, tubuh kita bakal mengalami banyak perubahan unik yang kadang bikin kaget. Gak cuma perut yang makin membesar, beberapa ibu hamil juga mulai ngeh kalau bentuk pusarnya berubah jadi lebih menonjol atau bodong.

Kondisi ini sebenarnya wajar banget kok, terutama saat usia kandungan makin tua. Perubahan bentuk pusar ini adalah cara alami tubuh untuk memberikan ruang ekstra bagi tumbuh kembang si kecil di dalam kandungan.

“Peregangan perut dan tekanan dari bayi di dalam dapat membuat puting perut menonjol seperti timer kalkun,” kata Marjorie Greenfield, MD, profesor asisten obstetri dan ginekologi di Case School of Medicine dan University Hospitals di Cleveland, serta penulis buku The Working Woman's Pregnancy Book dalam Parents.
 
Perubahan ini biasanya mulai terlihat secara perlahan pada trimester akhir, ketika ukuran bayi semakin besar dan ruang di dalam perut semakin penuh. 

Tekanan dari rahim yang membesar membuat area pusar ikut terdorong ke luar, sehingga terlihat lebih menonjol dibanding sebelumnya.
 

Kenapa pusar bisa berubah bentuk?


Saat perut terus meregang mengikuti pertumbuhan janin, kulit dan jaringan di sekitar pusar juga ikut tertarik. Hal inilah yang membuat pusar, yang sebelumnya masuk ke dalam menjadi terlihat keluar atau “pop out”.


(Jika tonjolan terasa semakin besar, nyeri, atau tampak tidak biasa, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi tetap aman. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Bagi sebagian orang, perubahan ini hanya sementara dan tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Namun, area pusar terkadang terasa lebih sensitif, terutama saat bergesekan dengan pakaian atau terkena tekanan dari celana, yang terlalu ketat.
 

Cara mengurangi rasa tidak nyaman


Pusar yang menonjol tidak terasa sakit, meskipun kulitnya mungkin lebih sensitif saat bergesekan dengan pakaian.

Untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman, gunakan pakaian berbahan lembut dan tidak terlalu ketat di area perut. Beberapa ibu hamil juga memilih memakai belly band atau ikat perut, agar pusar tidak terlalu bergesekan dengan baju. 

Jika terasa sensitif, area pusar bisa ditutup menggunakan plester tipis, supaya lebih nyaman dan tidak terlihat menonjol dari luar pakaian.

Kabar baiknya, kondisi ini biasanya akan kembali normal setelah proses persalinan selesai, dan ukuran perut perlahan mengecil kembali.
   

Kapan harus diperiksa ke tenaga kesehatan?


Tombol perut yang menonjol adalah hal normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Meski umumnya normal, tetap perhatikan jika muncul tonjolan tambahan kecil di sekitar pusar, yang terasa berbeda. 

Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini bisa berkaitan dengan hernia umbilikal, yaitu ketika sebagian kecil usus menekan keluar melalui dinding perut.

Jika tonjolan terasa semakin besar, nyeri, atau tampak tidak biasa, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi tetap aman. 

Namun, kebanyakan kasus hernia umbilikal saat hamil dapat membaik sendiri, atau hanya membutuhkan tindakan ringan setelah persalinan.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH