FITNESS & HEALTH
Kelihatannya Mirip, tapi Minuman Energi vs Olahraga Ternyata Beda
Yatin Suleha
Minggu 17 Mei 2026 / 18:00
- Kalau kamu lagi jalan-jalan ke rak minimarket, minuman energi sama minuman olahraga tuh sering banget dipajang sebelahan.
- Tapi asli, jangan sampai ketipu, karena fungsi dan kandungan di dalamnya.
- Paham bedanya itu krusial banget biar gak asal tenggak.
Jakarta: Kalau kamu lagi jalan-jalan ke rak minimarket, minuman energi sama minuman olahraga tuh sering banget dipajang sebelahan.
Sekilas emang kelihatan mirip banget, apalagi keduanya sama-sama nge-branding diri buat dongkrak stamina dan bikin badan seger lagi.
Tapi asli, jangan sampai ketipu, karena fungsi dan kandungan di dalamnya itu beda spek banget! Apalagi kalau udah urusan sama kondisi sensitif kayak kehamilan.
Paham bedanya itu krusial banget biar gak asal tenggak, soalnya apa pun yang masuk ke tubuh bakal berdampak langsung ke kesehatan kamu, bahkan buat bumil dan janinnya.
Minuman olahraga umumnya dirancang untuk membantu tubuh tetap terhidrasi, terutama setelah aktivitas fisik atau saat cuaca panas.
Sementara itu, minuman energi lebih ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan stamina secara cepat, biasanya karena kandungan kafeinnya yang tinggi.
Perbedaan tujuan ini juga berpengaruh pada efek, yang dihasilkan di dalam tubuh.
.jpg)
(Penting untuk lebih teliti sebelum mengonsumsi minuman apa pun, apalagi saat hamil atau menyusui. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Dilansir dari Parents, berikut adalah gambaran yang lebih detail untuk membedakan keduanya.
1. Tidak mengandung kafein, sehingga lebih aman dikonsumsi tanpa memicu efek stimulasi pada jantung atau sistem saraf.
2. Mengandung elektrolit seperti natrium dan kalium, yang membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah berkeringat.
3. Berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga cocok diminum setelah olahraga atau saat cuaca panas.
4. Dapat membantu mencegah dehidrasi, terutama ketika tubuh kehilangan banyak cairan dalam waktu singkat.
1. Mengandung kafein dalam kadar tinggi, yang dapat memicu peningkatan detak jantung dan membuat tubuh terasa lebih “terjaga”.
2. Biasanya juga mengandung gula dan zat tambahan lain yang memberikan efek energi instan, tetapi tidak selalu dibutuhkan tubuh.
3. Ditujukan untuk meningkatkan fokus dan stamina secara cepat, bukan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.
4. Jika dikonsumsi berlebihan, justru bisa memperburuk dehidrasi dan menimbulkan efek samping, seperti jantung berdebar atau gelisah.
Karena perbedaan inilah, penting untuk lebih teliti sebelum mengonsumsi minuman apa pun, apalagi saat hamil atau menyusui. Membaca label kemasan, bisa membantu memahami kandungan serta peringatan yang tertera.
Biasanya, jika suatu produk tidak direkomendasikan untuk kondisi tertentu, informasi tersebut sudah dicantumkan dengan jelas. Dengan begitu, pilihan yang diambil bisa lebih aman dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Sekilas emang kelihatan mirip banget, apalagi keduanya sama-sama nge-branding diri buat dongkrak stamina dan bikin badan seger lagi.
Tapi asli, jangan sampai ketipu, karena fungsi dan kandungan di dalamnya itu beda spek banget! Apalagi kalau udah urusan sama kondisi sensitif kayak kehamilan.
Paham bedanya itu krusial banget biar gak asal tenggak, soalnya apa pun yang masuk ke tubuh bakal berdampak langsung ke kesehatan kamu, bahkan buat bumil dan janinnya.
Minuman olahraga umumnya dirancang untuk membantu tubuh tetap terhidrasi, terutama setelah aktivitas fisik atau saat cuaca panas.
Sementara itu, minuman energi lebih ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan stamina secara cepat, biasanya karena kandungan kafeinnya yang tinggi.
Perbedaan tujuan ini juga berpengaruh pada efek, yang dihasilkan di dalam tubuh.
Perbedaan minuman olahraga dan minuman energi
.jpg)
(Penting untuk lebih teliti sebelum mengonsumsi minuman apa pun, apalagi saat hamil atau menyusui. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Dilansir dari Parents, berikut adalah gambaran yang lebih detail untuk membedakan keduanya.
Minuman olahraga
1. Tidak mengandung kafein, sehingga lebih aman dikonsumsi tanpa memicu efek stimulasi pada jantung atau sistem saraf.
2. Mengandung elektrolit seperti natrium dan kalium, yang membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah berkeringat.
3. Berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga cocok diminum setelah olahraga atau saat cuaca panas.
4. Dapat membantu mencegah dehidrasi, terutama ketika tubuh kehilangan banyak cairan dalam waktu singkat.
Minuman energi
1. Mengandung kafein dalam kadar tinggi, yang dapat memicu peningkatan detak jantung dan membuat tubuh terasa lebih “terjaga”.
2. Biasanya juga mengandung gula dan zat tambahan lain yang memberikan efek energi instan, tetapi tidak selalu dibutuhkan tubuh.
3. Ditujukan untuk meningkatkan fokus dan stamina secara cepat, bukan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.
4. Jika dikonsumsi berlebihan, justru bisa memperburuk dehidrasi dan menimbulkan efek samping, seperti jantung berdebar atau gelisah.
Karena perbedaan inilah, penting untuk lebih teliti sebelum mengonsumsi minuman apa pun, apalagi saat hamil atau menyusui. Membaca label kemasan, bisa membantu memahami kandungan serta peringatan yang tertera.
Biasanya, jika suatu produk tidak direkomendasikan untuk kondisi tertentu, informasi tersebut sudah dicantumkan dengan jelas. Dengan begitu, pilihan yang diambil bisa lebih aman dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)