FITNESS & HEALTH
Sains Sudah Berbicara! 4 Minuman Hangat Ini Ternyata Gak Kalah Menghidrasi Sama Air Putih
Mia Vale
Selasa 21 April 2026 / 17:41
- Pas cuaca lagi dingin dan kering, sering banget nih kita lupa minum air yang cukup.
- Padahal, para ahli gizi justru nyaranin kamu buat minum minuman hangat biar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
- Soalnya pas suhu turun atau lagi musim hujan, rasa haus itu emang sering gak kerasa.
Jakarta: Pas cuaca lagi dingin dan kering, sering banget nih kita lupa minum air yang cukup. Padahal, para ahli gizi justru nyaranin kamu buat minum minuman hangat biar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Soalnya pas suhu turun atau lagi musim hujan, rasa haus itu emang sering gak kerasa. Padahal udara yang kering—baik di luar maupun di dalam ruangan—bisa bikin cairan tubuh cepat hilang. Efeknya? Kulit kamu jadi kering, bahkan tenggorokan dan mata bisa ikut iritasi.
Menurut laman VeryWellHealth, agar tidak "mengalami dehidrasi" selama bulan-bulan dingin, ahli gizi merekomendasikan untuk minum minuman hangat dan menyejukkan yang akan membantu tubuh mengisi kembali cairan. Apa saja itu?
.jpg)
(Teh dapat membantu hidrasi tubuh karena sebagian besar kandungannya adalah air. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Teh berkafein, seperti teh hitam, hijau, putih, dan oolong, mengandung air yang tinggi. Teh ini dapat membantu kamu memenuhi kebutuhan hidrasi harian. Efek diuretik kafeinnya sering dianggap menyebabkan dehidrasi.
Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh berkafein dalam jumlah sedang tidak menyebabkan kehilangan cairan yang lebih besar daripada air putih bila dikonsumsi dalam jumlah normal, artinya teh hangat dapat mendukung hidrasi.
Hasil uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan teh hitam dengan air putih tidak menemukan perbedaan signifikan dalam penanda hidrasi atau keseimbangan cairan, menunjukkan bahwa asupan teh standar memberikan hidrasi yang sebanding dengan air putih.
Gak cuma air putih, teh herbal kayak jahe atau peppermint juga bisa jadi andalan buat jaga hidrasi kamu. Karena gak pakai daun teh biasa (Camellia sinensis), minuman ini sering disebut tisane.
Meskipun kebanyakan riset bahas teh secara umum, tapi faktanya teh herbal yang bebas kafein itu cara kerjanya di tubuh mirip banget sama air. Studi juga nunjukin kalau dalam waktu 2 jam setelah diminum, status hidrasi tubuh kamu tetep aman dan gak ada bedanya sama kalau kamu minum air putih.
Mirip kayak teh, kopi hitam itu sebenarnya didominasi sama air. Meskipun kafeinnya emang bisa bikin kamu lebih sering ke kamar mandi, tapi riset ngebuktikan kalau efeknya ke hidrasi tubuh itu minim banget, apalagi buat kamu yang udah rutin minum kopi.
Kuncinya ada di porsinya: kalau kamu minum 4-5 cangkir kopi kental, produksi urine emang bakal meningkat. Tapi kalau cuma 2-3 cangkir sehari, keseimbangan cairan tubuh kamu tetap aman kok, sama kayak pas kamu minum air putih biasa.
Susu bukan cuma buat tulang lho, tapi juga juara buat hidrasi! Lewat penelitian Beverage Hydration Index, terbukti kalau susu sebenarnya lebih 'tahan lama' di dalam tubuh dibanding air putih.
Kenapa? Karena susu punya elektrolit alami kayak natrium dan kalium yang ngebantu banget buat menahan cairan. Karbohidrat di dalamnya juga bikin proses pencernaan jadi lebih lambat, jadi tubuh punya waktu ekstra buat menyerap cairan secara maksimal.
Mau pilihan yang paling aman? Air panas lemon jawabannya! Ini cara paling oke buat hidrasi tanpa kalori ekstra. Biar tetap seimbang, selingin juga konsumsi teh atau kopi kamu dengan air putih sepanjang hari.
Tips terakhir: say no ke tambahan gula atau sirup yang berlebihan ya, biar manfaat hidrasinya gak berubah jadi masalah kesehatan di masa depan. Keep it simple and healthy!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Soalnya pas suhu turun atau lagi musim hujan, rasa haus itu emang sering gak kerasa. Padahal udara yang kering—baik di luar maupun di dalam ruangan—bisa bikin cairan tubuh cepat hilang. Efeknya? Kulit kamu jadi kering, bahkan tenggorokan dan mata bisa ikut iritasi.
Menurut laman VeryWellHealth, agar tidak "mengalami dehidrasi" selama bulan-bulan dingin, ahli gizi merekomendasikan untuk minum minuman hangat dan menyejukkan yang akan membantu tubuh mengisi kembali cairan. Apa saja itu?
1. Teh
.jpg)
(Teh dapat membantu hidrasi tubuh karena sebagian besar kandungannya adalah air. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Teh berkafein, seperti teh hitam, hijau, putih, dan oolong, mengandung air yang tinggi. Teh ini dapat membantu kamu memenuhi kebutuhan hidrasi harian. Efek diuretik kafeinnya sering dianggap menyebabkan dehidrasi.
Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh berkafein dalam jumlah sedang tidak menyebabkan kehilangan cairan yang lebih besar daripada air putih bila dikonsumsi dalam jumlah normal, artinya teh hangat dapat mendukung hidrasi.
Hasil uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan teh hitam dengan air putih tidak menemukan perbedaan signifikan dalam penanda hidrasi atau keseimbangan cairan, menunjukkan bahwa asupan teh standar memberikan hidrasi yang sebanding dengan air putih.
2. Teh herbal
Gak cuma air putih, teh herbal kayak jahe atau peppermint juga bisa jadi andalan buat jaga hidrasi kamu. Karena gak pakai daun teh biasa (Camellia sinensis), minuman ini sering disebut tisane.
Meskipun kebanyakan riset bahas teh secara umum, tapi faktanya teh herbal yang bebas kafein itu cara kerjanya di tubuh mirip banget sama air. Studi juga nunjukin kalau dalam waktu 2 jam setelah diminum, status hidrasi tubuh kamu tetep aman dan gak ada bedanya sama kalau kamu minum air putih.
3. Kopi
Mirip kayak teh, kopi hitam itu sebenarnya didominasi sama air. Meskipun kafeinnya emang bisa bikin kamu lebih sering ke kamar mandi, tapi riset ngebuktikan kalau efeknya ke hidrasi tubuh itu minim banget, apalagi buat kamu yang udah rutin minum kopi.
Kuncinya ada di porsinya: kalau kamu minum 4-5 cangkir kopi kental, produksi urine emang bakal meningkat. Tapi kalau cuma 2-3 cangkir sehari, keseimbangan cairan tubuh kamu tetap aman kok, sama kayak pas kamu minum air putih biasa.
4. Susu hangat
Susu bukan cuma buat tulang lho, tapi juga juara buat hidrasi! Lewat penelitian Beverage Hydration Index, terbukti kalau susu sebenarnya lebih 'tahan lama' di dalam tubuh dibanding air putih.
Kenapa? Karena susu punya elektrolit alami kayak natrium dan kalium yang ngebantu banget buat menahan cairan. Karbohidrat di dalamnya juga bikin proses pencernaan jadi lebih lambat, jadi tubuh punya waktu ekstra buat menyerap cairan secara maksimal.
Tips menggunakan minuman hangat untuk hidrasi
Mau pilihan yang paling aman? Air panas lemon jawabannya! Ini cara paling oke buat hidrasi tanpa kalori ekstra. Biar tetap seimbang, selingin juga konsumsi teh atau kopi kamu dengan air putih sepanjang hari.
Tips terakhir: say no ke tambahan gula atau sirup yang berlebihan ya, biar manfaat hidrasinya gak berubah jadi masalah kesehatan di masa depan. Keep it simple and healthy!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)