FITNESS & HEALTH

Bumbu Dapur to the Rescue! Kolesterol Auto Sungkem

Mia Vale
Kamis 04 Juni 2026 / 18:11
Ringkasnya gini..
  • Biar badan nggak gampang tumbang, kadar kolesterol wajib banget kita kontrol.
  • Kalau dibiarin melonjak, kolesterol bisa ngerusak pembuluh darah dan menyumbat aliran darah ke jantung.
  • Untungnya, nurunin kolesterol gak selalu harus lewat obat-obatan medis. Rempah alami alias herbal juga bisa jadi penyelamat.
Jakarta: Biar badan nggak gampang tumbang, kadar kolesterol wajib banget kita kontrol. Kalau dibiarin melonjak, kolesterol bisa ngerusak pembuluh darah dan menyumbat aliran darah ke jantung serta otak—serem banget kan, bisa memicu stroke sampai penyakit jantung!

Untungnya, nurunin kolesterol gak selalu harus lewat obat-obatan medis. Rempah alami alias herbal juga bisa jadi penyelamat. Tapi ingat ya, ini sifatnya cuma terapi alternatif untuk mendampingi, bukan pengganti obat utama dari dokter.

Sebelum kamu coba-coba masukin herbal atau suplemen ini ke daily routine-mu, jangan lupa buat chat atau konsultasi dulu sama dokter, ya. Yuk, intip apa aja herbal yang bisa kamu pakai untuk turunkan kolesterol!
   

1. Kunyit 


Merupakan rempah umum dalam masakan Timur Tengah dan India. Selain sebagai bumbu masakan, beberapa orang juga menggunakannya dalam pengobatan tradisional untuk berbagai manfaat kesehatan potensial. Sebuah studi tahun 2017 yang dinukil melalui Medical News Today, meneliti efek komponen aktif kunyit, kurkumin, terhadap risiko penyakit kardiovaskular. 

Para peneliti menemukan bahwa kunyit dan kurkumin dapat melindungi pasien yang berisiko terkena penyakit kardiovaskular dengan meningkatkan kadar lipid serum. 

Ya, kurkumin bagus untuk menurunkan kadar trigliserida dan LDL, yakni kolesterol jahat yang bisa menimbulkan plak atau sumbatan di pembuluh darah.
 

2. Jahe 



(Sifat anti-inflamasi jahe juga membantu mengurangi peradangan serta nyeri pada penderita osteoarthritis. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Rempah populer yang digunakan orang dalam berbagai masakan Asia. Jahe menambahkan rasa manis dan sedikit asam pada makanan. Beberapa orang juga menggunakan jahe sebagai suplemen untuk membantu mengatasi berbagai kondisi kesehatan. 

Dalam tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2018, para peneliti meneliti 12 uji coba. Studi tersebut menunjukkan bahwa dosis rendah jahe, di bawah 2 g per hari, memiliki efek yang baik dalam menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol LDL. 

Namun, mereka juga mencatat bahwa studi tambahan dengan kualitas lebih tinggi diperlukan untuk sepenuhnya membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan kolesterol tinggi.
 

3. Temulawak


Rempah yang mirip dengan kunyit ini juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Tak heran, hal ini karena temulawak dan kunyit memang masih berkerabat dan sama-sama mengandung banyak antioksidan, termasuk kurkumin. 

Menukil laman Halodoc, sebuah penelitian menunjukkan, ekstrak temulawak terlihat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida, serta meningkatkan kadar kolesterol baik. Selain itu, temulawak juga dapat membantu meredakan peradangan dan meningkatkan imunitas tubuh, lho.
 

4. Bawang putih


Rempah yang banyak digunakan untuk bumbu utama masakan ini, terdapat senyawa bernama allicin yang ternyata bisa mengurangi kolesterol jahat dalam darah. Zat yang terdapat dalam bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai ini bisa mengoptimalkan metabolisme lemak di dalam tubuh. 

Dengan begitu, kadar kolesterol dalam darah pun bisa berkurang. Dan untuk memberikan efek maksimal, hendaknya mengonsumsi rempah ini dibarengi pola makan sehat dan olahraga rutin.
   

5. Kayu manis


Merupakan rempah yang punya banyak manfaat, termasuk untuk menurunkan kolesterol. Penelitian menyebutkan, mengonsumsi suplemen kayu manis bisa menurunkan kadar kolesterol pada orang yang mengalami gangguan metabolik. Bahkan, kayu manis juga bisa menurunkan kadar gula darah, lho.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH