- Outfit udah kece, makeup udah slay dan set, masa iya aroma tubuh dibiarin bau apek?
- Gak banget deh, bisa merusak first impression! Makanya, semprot parfum itu krusial banget biar tingkat kepedean kamu langsung meroket.
- Inget ya, parfum tahan lama itu gak melulu soal harga, tapi gimana teknik aplikasi dan cara penyimpanannya.
Jakarta: Outfit udah kece, makeup udah slay dan set, masa iya aroma tubuh dibiarin bau apek? Gak banget deh, bisa merusak first impression! Makanya, semprot parfum itu krusial banget biar tingkat kepedean kamu langsung meroket.
Tapi emang suka bikin kesel sih, udah semprot sana-sini, eh wanginya cuma bertahan sebentar. Belum juga kelar urusan seharian, aromanya udah ghosting duluan.
Biar wangi parfum kamu awet dan nemenin kamu seharian, kamu butuh tahu hack simpel tapi efektif ini. Rahasianya mulai dari skin preparation sebelum pakai parfum sampai hunting titik semprot yang paling tepat.
Inget ya, parfum tahan lama itu gak melulu soal harga, tapi gimana teknik aplikasi dan cara penyimpanannya. So, ini dia trik rahasianya!
Saat mandi, pori-pori akan terbuka lebar. Jadi trik awal yang harus kamu lakukan sebelum menyemprotkan parfum untuk memulai kegiatan adalah mandi. Dengan pori-pori terbuka, partikel parfum meresap lebih baik ke dalam kulit.
Ya, tanpa kontaminasi keringat berlebih, parfum akan lebih meresap sempurna ketika habis mandi. Usai mandi, pastikan kulit dalam keadaan lembap, bukan basah. Selain segar, menyemprotkan parfum pertama setelah mandi juga menimbulkan wewangian yang berbeda, lho!
.jpg)
(Pakai losion sebelum semprot parfum merupakan kunci minyak esensial parfum, mencegahnya cepat menguap. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Setelah mandi, gunakan terlebih dulu body lotion ke seluruh tubuh. Agar aromanya tidak bercampur dengan parfum, pilihlah body lotion dengan wangi yang netral. Atau, kamu bisa memilih pelembap yang memiliki aroma yang sesuai dengan aroma parfum.
Pelembap ini berfungsi sebagai “dasar” yang membantu parfum menempel lebih kuat dan mencegah penguapan cepat. Jika tidak tersedia, gunakan pelembap tanpa aroma (netral). Kulit yang memiliki kelembapan baik akan membuat parfum menempel lebih lama.
Logikanya, makin dekat nyemprot parfum ke kulit, pasti makin awet kan? Eh, ternyata plot twist-nya gak gitu! Nyemprot kedekatan malah bikin wanginya ngeblok di satu tempat doang. Jarak terbaik itu sebenarnya sekitar 15–25 cm dari kulit kamu.
Kalau jaraknya pas, sebarannya jadi lebih luas, halus, dan auto tahan lama. Buat touch up, nyemprot 2–3 kali pas wanginya udah mulai pudar juga sah-sah aja, kok.
Makanya, jangan sampai lupa bawa parfum ke mana pun kamu pergi ya, biar punya 'amunisi' terampuh pas bau keringat mulai gatekeeping kesegaran kamu!
Bagi sebagian orang, menggosokkan aprfum saat disemprotkan ke pergelangan tangan, banyak dilakukan. Padahal, hal ini justru bisa merusak integritas aroma.
Gesekan menciptakan panas yang dapat memecah molekul parfum, mengubah komposisi wangi, dan mempercepat penguapan. Yang benar, diamkan parfum sampai mengering secara alami di kulit atau tepuk-tepuk perlahan jika perlu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Tapi emang suka bikin kesel sih, udah semprot sana-sini, eh wanginya cuma bertahan sebentar. Belum juga kelar urusan seharian, aromanya udah ghosting duluan.
Biar wangi parfum kamu awet dan nemenin kamu seharian, kamu butuh tahu hack simpel tapi efektif ini. Rahasianya mulai dari skin preparation sebelum pakai parfum sampai hunting titik semprot yang paling tepat.
Inget ya, parfum tahan lama itu gak melulu soal harga, tapi gimana teknik aplikasi dan cara penyimpanannya. So, ini dia trik rahasianya!
1. Semprotkan parfum setelah mandi
Saat mandi, pori-pori akan terbuka lebar. Jadi trik awal yang harus kamu lakukan sebelum menyemprotkan parfum untuk memulai kegiatan adalah mandi. Dengan pori-pori terbuka, partikel parfum meresap lebih baik ke dalam kulit.
Ya, tanpa kontaminasi keringat berlebih, parfum akan lebih meresap sempurna ketika habis mandi. Usai mandi, pastikan kulit dalam keadaan lembap, bukan basah. Selain segar, menyemprotkan parfum pertama setelah mandi juga menimbulkan wewangian yang berbeda, lho!
2. Gunakan losion
.jpg)
(Pakai losion sebelum semprot parfum merupakan kunci minyak esensial parfum, mencegahnya cepat menguap. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Setelah mandi, gunakan terlebih dulu body lotion ke seluruh tubuh. Agar aromanya tidak bercampur dengan parfum, pilihlah body lotion dengan wangi yang netral. Atau, kamu bisa memilih pelembap yang memiliki aroma yang sesuai dengan aroma parfum.
Pelembap ini berfungsi sebagai “dasar” yang membantu parfum menempel lebih kuat dan mencegah penguapan cepat. Jika tidak tersedia, gunakan pelembap tanpa aroma (netral). Kulit yang memiliki kelembapan baik akan membuat parfum menempel lebih lama.
3. Perhatikan jarak penyemprotan
Logikanya, makin dekat nyemprot parfum ke kulit, pasti makin awet kan? Eh, ternyata plot twist-nya gak gitu! Nyemprot kedekatan malah bikin wanginya ngeblok di satu tempat doang. Jarak terbaik itu sebenarnya sekitar 15–25 cm dari kulit kamu.
Kalau jaraknya pas, sebarannya jadi lebih luas, halus, dan auto tahan lama. Buat touch up, nyemprot 2–3 kali pas wanginya udah mulai pudar juga sah-sah aja, kok.
Makanya, jangan sampai lupa bawa parfum ke mana pun kamu pergi ya, biar punya 'amunisi' terampuh pas bau keringat mulai gatekeeping kesegaran kamu!
4. Jangan menggosok kulit usai menyemprotkan parfum
Bagi sebagian orang, menggosokkan aprfum saat disemprotkan ke pergelangan tangan, banyak dilakukan. Padahal, hal ini justru bisa merusak integritas aroma.
Gesekan menciptakan panas yang dapat memecah molekul parfum, mengubah komposisi wangi, dan mempercepat penguapan. Yang benar, diamkan parfum sampai mengering secara alami di kulit atau tepuk-tepuk perlahan jika perlu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)