BEAUTY

Rahasia Otak Sat-set & Anti Lemot, 6 Kebiasaan Ini Wajib Kamu Coba!

Mia Vale
Rabu 18 Maret 2026 / 22:04
Ringkasnya gini..
  • Sesekali lupa akan sesuatu itu wajar, tapi kalau terlalu sering lupa, itu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng.
  • Boleh dibilang kamu mengalami kepikunan, padahal boleh dibilang usiamu masih produktif.
  • Kamu bisa mencoba aktivitas sederhana berikut untuk mencegah terjadinya kepikunan.
Jakarta: Saat ingin bepergian, tiba-tiba kamu tidak dapat menemukan kunci mobilmu. Atau saat pergi berbelanja, ternyata kamu lupa membawa daftar barang-barang yang akan dibeli. 

Sebenarnya kejadian ini umum dialami oleh beberapa orang. Sesekali lupa akan sesuatu itu wajar, tapi kalau terlalu sering lupa, itu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng. 

Boleh dibilang kamu mengalami kepikunan, padahal boleh dibilang usiamu masih produktif. Nah, meskipun tidak ada jaminan dalam mencegah kehilangan ingatan atau demensia, beberapa aktivitas ini mungkin bisa membantu. 
 
Kamu bisa mencoba aktivitas sederhana berikut untuk mencegah terjadinya kepikunan. Apa saja itu? 
 

1. Aktif secara fisik  


Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Ini dapat membantu menjaga daya ingat kamu tetap tajam. 

Untuk sebagian besar orang dewasa, direkomendasikan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas aerobik sedang, seperti jalan cepat, atau 75 menit seminggu aktivitas aerobik berat, seperti joging. 

Akan lebih baik jika aktivitas ini tersebar sepanjang minggu. Jika tidak punya waktu untuk berolahraga penuh, cobalah beberapa jalan kaki singkat sepanjang hari.
 

2. Tetap aktif secara mental 


Tidak hanya aktivitas fisik, aktivitas yang melibatkan pikiran juga membantu menjaga otak tetap bugar. Dan aktivitas tersebut mungkin membantu mencegah beberapa kehilangan ingatan. 

Kerjakan teka-teki silang, membaca, bermain game, atau belajar memainkan alat musik. Cobalah hobi baru. Menjadi sukarelawan di sekolah setempat atau dengan kelompok komunitas.
 

3. Luangkan waktu bersama orang lain 



(Interaksi sosial salah satunya dapat mengurangi rasa kesepian dan meredakan stres. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Interaksi sosial membantu mencegah depresi dan stres. Keduanya dapat berkontribusi pada kehilangan ingatan. Carilah kesempatan untuk berkumpul dengan orang-orang terkasih, teman, dan orang lain, terutama jika kamu tinggal sendirian.
 

4. Hidup teratur


Kamu lebih cenderung melupakan sesuatu jika rumah berantakan atau catatanmu tidak teratur. Catat tugas, janji temu, dan acara lainnya dalam buku catatan, kalender, atau perencana elektronik. 

Jangan lupa perbarui daftar tugasmu. Berikan tanda bila telah kamu selesaikan. Simpan dompet, kunci, kacamata, dan barang-barang penting lainnya di tempat yang tetap di rumah agar mudah ditemukan. 

Jangan melakukan terlalu banyak hal sekaligus. Cobalah untuk mengulang informasi baru, seperti nama dan angka, beberapa kali saat pertama kali mencoba mempelajarinya.
 

5. Tidur nyenyak 


Kurang tidur telah dikaitkan dengan kehilangan ingatan. Begitu juga dengan tidur gelisah dan tidur yang sering terganggu. Jadikan tidur berkualitas yang cukup sebagai prioritas. 

Orang dewasa sebaiknya tidur 7 - 9 jam setiap malam secara teratur. Jika mendengkur mengganggu tidur, buatlah janji temu dengan dokter. 

Pasalnya, mendengkur bisa menjadi tanda gangguan tidur, seperti apnea tidur. Jika menderita apnea tidur, gunakan pengobatan yang diresepkan.
   

6. Konsumsi makanan sehat 


Pola makan yang kaya buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh dianggap baik untuk kesehatan otak secara keseluruhan. Pilih sumber protein rendah lemak, seperti ikan, kacang-kacangan, dan unggas tanpa kulit. 

Apa yang kamu minum juga penting. Jika memilih untuk minum alkohol, lakukanlah dalam jumlah sedang. Ingat, terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan kebingungan dan kehilangan ingatan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH