KULINER
Ngopi Sambil Tukar Ide, Cara Baru Rayakan Kartini di Tengah Kota
A. Firdaus
Sabtu 02 Mei 2026 / 10:21
- Sering kali ide-ide segar lahir dari suasana santai, di meja kopi, di sela obrolan ringan, yang tanpa disadari menyimpan makna besar.
- Digelar di Grand Indonesia pada 25 April 2026, Beanstorming Vol. 3 mengusung tema Women Empowerment.
- Beanstorming Vol. 3 menjadi bukti bahwa meja kopi bisa menjadi ruang bertumbuh.
Jakarta: Tidak semua percakapan penting terjadi di ruang rapat. Justru, sering kali ide-ide segar lahir dari suasana santai, di meja kopi, di sela obrolan ringan, yang tanpa disadari menyimpan makna besar.
Semangat inilah yang dihadirkan kembali oleh Djournal Coffee melalui Beanstorming Vol. 3. Acara ini menjadi cara berbeda dalam merayakan Hari Kartini, sekaligus momen peluncuran menu terbaru mereka, Cherry Series.
Digelar di Grand Indonesia pada 25 April 2026, Beanstorming Vol. 3 mengusung tema Women Empowerment. Acara ini menghadirkan ruang diskusi yang hangat dan terbuka bagi perempuan untuk berbagi perspektif, pengalaman, hingga proses kreatif mereka.
Sejumlah nama dari industri kreatif hadir dalam sesi ini, seperti Rendha Rais, Gina S. Noer, serta dipandu oleh Cindy Lauw.
Berbeda dari forum formal, Beanstorming dikemas dengan format percakapan terbuka. Ada prompt cards yang memancing refleksi, hingga sesi unconference yang memberi kesempatan peserta untuk ikut terlibat aktif.
Dalam diskusi, para pembicara menyoroti bagaimana peran perempuan kini semakin berkembang, tidak lagi sekadar menjadi pelengkap, tetapi juga sebagai kreator, pengambil keputusan, dan pengarah di industri.
Rendha Rais, misalnya, membagikan bagaimana proses kreatifnya berkembang dari dunia fashion ke musik, sekaligus pentingnya membangun koneksi saat memotret agar hasil terasa lebih hidup.
Sementara itu, Gina S. Noer menyoroti tantangan perempuan di tengah budaya yang masih patriarkal, di mana perempuan kerap dilabeli dan dibatasi oleh ekspektasi tertentu.
Di momen yang sama, Djournal juga memperkenalkan Cherry Series—rangkaian menu terbaru yang mengusung eksplorasi rasa yang lebih berani.
Terinspirasi dari karakter cherry yang tajam dan segar, seri ini menghadirkan pengalaman minum kopi yang berbeda. Bukan hanya manis, tapi juga kompleks dan berlapis.
Menurut Cendyarani, President Director Ismaya Group, Cherry Series dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru yang tetap terasa dekat bagi penikmat kopi.
Cherry Series hadir dalam tiga varian dengan karakter berbeda:
Cherry Creamy Latte, menawarkan rasa lembut dengan sentuhan fruity yang ringan
Cherry Mont Blanc, menghadirkan sensasi lebih kaya dan indulgent, seperti dessert dalam bentuk minuman
Cherry Chocolate, tampil paling bold dengan perpaduan dark chocolate dan rasa cherry yang kontras
Setiap varian dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda, mulai dari yang ringan hingga yang lebih intens.
Melalui kombinasi diskusi yang bermakna dan eksplorasi rasa, Djournal ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar minum kopi.
Beanstorming Vol. 3 menjadi bukti bahwa meja kopi bisa menjadi ruang bertumbuh, tempat ide berkembang, perspektif dipertukarkan, dan percakapan terasa lebih relevan.
Karena pada akhirnya, seperti kopi, cara kita melihat dunia juga terus berkembang. Dan terkadang, yang dibutuhkan hanyalah ruang yang tepat untuk mulai membicarakannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Semangat inilah yang dihadirkan kembali oleh Djournal Coffee melalui Beanstorming Vol. 3. Acara ini menjadi cara berbeda dalam merayakan Hari Kartini, sekaligus momen peluncuran menu terbaru mereka, Cherry Series.
Digelar di Grand Indonesia pada 25 April 2026, Beanstorming Vol. 3 mengusung tema Women Empowerment. Acara ini menghadirkan ruang diskusi yang hangat dan terbuka bagi perempuan untuk berbagi perspektif, pengalaman, hingga proses kreatif mereka.
Baca Juga :
Aesthetic Banget Cara Glico Wings Ajak Gen Z Dapetin Momen Zen Pakai Haku Almond Classic Deluxe
Ruang aman untuk perempuan bersuara
Sejumlah nama dari industri kreatif hadir dalam sesi ini, seperti Rendha Rais, Gina S. Noer, serta dipandu oleh Cindy Lauw.
Berbeda dari forum formal, Beanstorming dikemas dengan format percakapan terbuka. Ada prompt cards yang memancing refleksi, hingga sesi unconference yang memberi kesempatan peserta untuk ikut terlibat aktif.
Dalam diskusi, para pembicara menyoroti bagaimana peran perempuan kini semakin berkembang, tidak lagi sekadar menjadi pelengkap, tetapi juga sebagai kreator, pengambil keputusan, dan pengarah di industri.
Rendha Rais, misalnya, membagikan bagaimana proses kreatifnya berkembang dari dunia fashion ke musik, sekaligus pentingnya membangun koneksi saat memotret agar hasil terasa lebih hidup.
Sementara itu, Gina S. Noer menyoroti tantangan perempuan di tengah budaya yang masih patriarkal, di mana perempuan kerap dilabeli dan dibatasi oleh ekspektasi tertentu.
Eksplorasi rasa yang nggak biasa
Di momen yang sama, Djournal juga memperkenalkan Cherry Series—rangkaian menu terbaru yang mengusung eksplorasi rasa yang lebih berani.
Terinspirasi dari karakter cherry yang tajam dan segar, seri ini menghadirkan pengalaman minum kopi yang berbeda. Bukan hanya manis, tapi juga kompleks dan berlapis.
Menurut Cendyarani, President Director Ismaya Group, Cherry Series dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru yang tetap terasa dekat bagi penikmat kopi.
Tiga Rasa, Tiga Karakter
Cherry Series hadir dalam tiga varian dengan karakter berbeda:
Cherry Creamy Latte, menawarkan rasa lembut dengan sentuhan fruity yang ringan
Cherry Mont Blanc, menghadirkan sensasi lebih kaya dan indulgent, seperti dessert dalam bentuk minuman
Cherry Chocolate, tampil paling bold dengan perpaduan dark chocolate dan rasa cherry yang kontras
Setiap varian dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda, mulai dari yang ringan hingga yang lebih intens.
Lebih dari Sekadar Ngopi
Melalui kombinasi diskusi yang bermakna dan eksplorasi rasa, Djournal ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar minum kopi.
Beanstorming Vol. 3 menjadi bukti bahwa meja kopi bisa menjadi ruang bertumbuh, tempat ide berkembang, perspektif dipertukarkan, dan percakapan terasa lebih relevan.
Karena pada akhirnya, seperti kopi, cara kita melihat dunia juga terus berkembang. Dan terkadang, yang dibutuhkan hanyalah ruang yang tepat untuk mulai membicarakannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)