• Card 25 of 30
Nasional

IDI Selidiki Pembocor Surat Pemecatan Terawan

Indriyani Astuti    •    09 April 2018 13:08

Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Mayjen dr Terawan Agus Putranto SpRad (K). Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Mayjen dr Terawan Agus Putranto SpRad (K).

Jakarta: Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akan menyelidiki perihal beredarnya surat keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) yang berisi rekomendasi pemecatan sementara Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Mayjen dr Terawan Agus Putranto SpRad (K).
 
"Kita akan melacak untuk mengetahui siapa yang membocorkan terutama kepada media tentang masalah ini," ujar Ketua Umum PB IDI Professor Ilham Oetama Marsis dalam konferensi pers di Kantor PB IDI, Jakarta, Senin, 9 April 2018.
 
PB IDI menyesalkan tersebarnya SK MKEK yang bersifat internal dan rahasia hingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Dia menuturkan, ada upaya memecah belah internal IDI . Tetapi dia menampik ada kepentingan pribadi di balik bocornya surat rekomendasi pemecatan dokter Terawan.
 
"Tidak ada maksud untuk melakukan tindakan tertentu kepada dokter Terawan karena kepentingan individu," tegasnya.

Baca: Kontroversi Dokter Terawan

PB IDI tidak akan berhenti mencari pihak yang membocorkan surat tersebut. Dia mengakui bocornya surat yang sifatnya internal itu mempunyai dampak politis.
 
"Dengan adanya kebocoran ini kami dihadapkan dengan TNI AD. Padahal beberapa bulan lalu ada kerja sama (MoU) dengan TNI dalam menghadapi tantangan kesehatan global. Sebab, mereka salah satu garda terdepan menjaga kesehatan Indonesia di perbatasan," katanya.
 
Sebelumnya MKEK menjatuhkan putusan berupa pemecatan sementara kepada dokter Terawan selama 12 bulan dari keanggotaan IDI sejak 26 Februari 2018-25 Februari 2019. PB IDI dan organisasi profesi kedokteran terkait diminta menindaklanjutinya.