Seorang pria menghias replika kepala liong naga bersinar di Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak, Kalbar, Senin, 15 Februari 2016 (Foto:Antara/Jessica Wuysang)
Seorang pria menghias replika kepala liong naga bersinar di Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak, Kalbar, Senin, 15 Februari 2016 (Foto:Antara/Jessica Wuysang)

Naga Langit Sepanjang 100 Meter Bakal Hiasi Pontianak

Rona pariwisata
16 Februari 2016 17:08
medcom.id, Pontianak: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tak tak henti-hentinya mempromosikan atraksi wisata budaya terkait Imlek dan Cap Go Meh di Indonesia. Kali ini, dia bercerita tentang Naga Langit sepanjang 100 meter di Ibu Kota Kalimantan Barat, Pontianak.
 
"Tradisi ini akan menjadi daya tarik bagi wisman (wisatawan mancanegara) maupun wisnus (wisatawan lokal) yang ke Pontianak. Silakan tonton puncak perayaan Cap Go Meh di sana," kata Menpar Arief Yahya dalam keterangan pers yang diterima Metrotvnews.com.
 
Naga langit itu merupakan buah karya Chung Ciung On alias A Bong, yang berlokasi di Jakarta. Kemudian dari Jakarta, naga dibawa ke sebuah ruko di Gang Usaha, Jalan Raya Sui Pinyuh, Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar. Naga itu dibuat menggunakan rangka fiber serta kain parasut, dan akan disinari cahaya ultra violet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Anda pasti penasaran, kan? Nah, catat tanggal mainnya. Pastikan ke Kalbar," kata Menpar yang mantan Dirut PT Telkom itu.
 
Perayaan Imlek 2016 dilangsungkan di berbagai kota di Indonesia. Termasuk Bali. Bahkan, ada 200 charter flight menerbangkan turis asal Tiongkok ke Pulau Dewata.
 
Cap Go Meh biasanya dilaksanakan 15 hari selepas Imlek. Yang paling heboh adalah yang dilakukan di Singkawang.
 
"Di Jakarta akan dipusatkan di Glodok," ungkapnya.
 
Rencana besar perayaan Cap Go Meh di Pontianak ini menghipnotis sejumlah wisatawan asing.  Warga keturunan Tionghoa yang berasal dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand mulai terbang ke Pontianak. Semuanya tak sabar melihat penampilan Naga Langit di Cap Go Meh.
 
"Malaysia, Brunei, dan Thailand bahkan ikut serta di atraksi barongsai," terang Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Kalbar Simplisius, Senin (15/2/2016).
 
Lantas apa itu Naga Langit? Kenapa dia diburu tiga negara? Rupanya, naga ini bukan naga sembarangan. Ukurannya sangat besar. Dari penjelasan Simplisius, bagian tubuhnya terbagi atas 36 sambungan.
Menariknya, saat malam hari replika naga ini akan berpendar dan bercahaya. Seluruh tubuh naga yang dicat khusus akan memancar ketika disorot lampu ultraviolet.
 
"Kepalanya sebesar minibus jenis Kijang Innova. Jika disinari, cahaya ultraviolet akan bercahaya dan sangat indah," ujarnya.
 
Naga langit yang tengah dipersipkan bentuknya tersebut, merupakan kali pertama diwujudkan di Kota Pontianak dan Kalbar umumnya.
Lantaran ini merupakan sesuatu yang baru, Pemkot berencana akan mengundang Museum Rekor Indonesia (MURI).
 
"Karena replika  naganya memiliki kepala yang sangat besar, yakni seperti naga dari langit," jelasnya.
 
Dari laporan yang diterima Simplisius, sejauh ini terdapat 14 naga yang yang dipastikan akan tampil di perayaan Cap Go Meh.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ROS)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif