Tindakan kesehatan apa pun perlu mendapatkan persetujuan atau diagnosis dari dokter. (Foto: Pexels.com)
Tindakan kesehatan apa pun perlu mendapatkan persetujuan atau diagnosis dari dokter. (Foto: Pexels.com)

Fakta Tentang Kehidupan Virus Flu

Rona perkembangan anak vaksin influenza
Timi Trieska Dara • 08 Maret 2020 10:26
Jakarta: Efektivitas suntikan flu berubah setiap tahun, tetapi tingkat keberhasilan biasanya berkisar antara 20-60 persen. Jika anak Anda yang divaksinasi atau tidak divaksinasi mengalami gejala flu - demam, menggigil, sakit otot, sakit kepala, kelelahan ekstrem, pilek, sakit tenggorokan, dan batuk yang membandel-bawa dia ke dokter dengan cepat. 
 
Dilansir dalam laman Parents, tes flu cepat dapat menentukan dalam waktu sekitar 30 menit apakah itu flu. Jika ya, memakai obat antivirus dapat mengurangi keparahan penyakit dan mempersingkat durasinya setidaknya 1 atau 2 hari. 
 
Tetapi tindakan kesehatan apa pun perlu mendapatkan persetujuan atau diagnosis dari dokter, jadi akan jauh lebih baik membawa si kecil ke dokter anak terlebih dahulu untuk mengonsultasikan kesehatannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk melihat pentingnya suntikan flu untuk balita dan anak-anak, baca tentang kehidupan virus flu biasa. Masih dalam sumber yang sama, berikut ini adalah gambaran kehidupan virus flu:
 
Hari 1: Seorang anak berusia 4 tahun yang tidak divaksinasi bersin di prasekolah.
 
Hari 4: Dia menderita demam 103 F (39,4 derajat celsius), terlalu lelah untuk bermain, dan mengeluh bahwa kepalanya sakit. Dengan asumsi tidak banyak yang bisa dia lakukan jika dia terkena flu, ibunya membuatnya nyaman di sofa dan memberinya banyak cairan dan sup ayam.
 
Hari 5: Demamnya turun hingga 100 F (37,7 derajat celsius), tapi dia batuk berdahak kuning kehijauan, tubuhnya sakit, dan dia memiliki tinja yang lembek.
 
Hari 8: Batuknya lebih baik, tetapi dia sangat sesak dan tidak makan atau minum terlalu banyak.
 
Hari 9: Ibunya membawanya ke fasilitas perawatan darurat, di mana ia dinyatakan positif influenza dan diberikan cairan infus untuk dehidrasi dan antibiotik untuk infeksi telinga yang disebabkan oleh flu.
 
Hari 12: Dia akhirnya merasa cukup sehat untuk bermain dengan kakak perempuannya, tetapi dia mudah lelah. Tahun depan dia sebaiknya mendapat vaksin flu.
 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif