(Foto: Icebike)
(Foto: Icebike)

30 Persen Kecelakaan Terjadi Akibat Mabuk Berkendara

Rona kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 28 Maret 2016 10:29
medcom.id, Jakarta: Mabuk saat berkendara menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan nyawa melayang. 
 
Setiap negara di dunia sudah memberikan peringatan tentang bahaya berkendara di bawah pengaruh alkohol. Namun faktanya, hukuman dan denda yang diberlakukan tidak membuat orang-orang menyadari kesalahan mereka.
 
Berikut adalah beberapa fakta seputar mabuk saat berkendara yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dilansir Boldsky.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Sekitar 30 persen kecelakaan di jalan terjadi akibat mabuk saat berkendara. Setiap tahun, banyak orang kehilangan nyawa karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
 
2. Tubuh membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 7 jam untuk menghilangkan efek alkohol yang dikonsumsi. Untuk itu, berkendaralah jika kondisi tubuh telah kembali pulih.
 
3. Alkohol memberi pengaruh pada otak dan bagian kognitif lain dalam beberapa jam setelah dikonsumsi. 
 
4. Banyak studi mengatakan, alkohol memberi dampak lebih pada saat mengemudi pada malam hari. Hal inilah yang menyebabkan 70 persen kecelakaan akibat pengaruh alkohol terjadi di malam hari, dan sisanya di siang hari.
 
5. Kebanyakan orang yang mengemudi saat mabuk berusia 16-21 tahun.
 
6. Sebuah studi menemukan,mereka yang tewas dalam kecelakaan akibat pengaruh alkohol tidak mengenakan sabuk pengaman atau mengikuti aturan keselamatan dalam berkendara.
 
7. Studi lain mengungkapkan, 80 persen dari mereka yang tewas akibat mabuk saat berkendara berjenis kelamin pria. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif