FITNESS & HEALTH
Gak Main-main, MRCCC Siloam Gaet MD Anderson Demi Perkuat Cancer Care Kita
Yatin Suleha
Kamis 02 April 2026 / 20:54
- MRCCC Siloam Semanggi resmi collab bareng UT MD Anderson Cancer Center dari Amerika!
- Kolaborasi yang jalan dari Januari 2026 sampai Januari 2027 ini tujuannya keren banget: mereka bakal kasih panduan strategis dan klinis kelas dunia.
- Melalui kerja sama ini, UT MD Anderson akan memberikan panduan terstruktur di berbagai aspek.
Jakarta: Kanker masih jadi salah satu tantangan kesehatan yang serius banget buat kita di Indonesia. Nah, buat level up pelayanannya, MRCCC Siloam Semanggi resmi collab bareng UT MD Anderson Cancer Center dari Amerika!
Kolaborasi yang jalan dari Januari 2026 sampai Januari 2027 ini tujuannya keren banget: mereka bakal kasih panduan strategis dan klinis kelas dunia buat ningkatin kualitas layanan kanker di MRCCC. Jadi, standar perawatannya makin pro!
Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) pada 2022 mencatat, terdapat lebih dari 408.000 kasus baru kanker dan lebih dari 242.000 kematian akibat kanker di Indonesia.
Kanker payudara dan kanker paru menjadi jenis kanker yang paling banyak ditemukan, dengan total lebih dari 104.000 kasus gabungan setiap tahunnya.
Kondisi ini diperparah dengan lebih dari 70 persen pasien kanker di Indonesia yang terdiagnosis pada stadium lanjut, sehingga penanganan menjadi lebih kompleks, kurang efektif, serta memerlukan biaya yang lebih tinggi.

(Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas layanan kanker nasional melalui kerja sama global. Foto: Dok. Istimewa)
Di tengah angka yang terus meningkat tersebut, Indonesia masih menghadapi kesenjangan signifikan dalam infrastruktur dan sumber daya manusia di bidang onkologi.
Sebagai gambaran, kurang dari 80 fasilitas radioterapi harus melayani lebih dari 275 juta penduduk. Kondisi ini jauh di bawah standar yang direkomendasikan oleh International Atomic Energy Agency, yaitu 1 mesin untuk setiap 250.000 penduduk.
Selain itu, jumlah dokter spesialis onkologi radiasi juga masih sangat terbatas, dengan hanya sekitar 135 dokter yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini pun masih terpusat di Pulau Jawa, sehingga banyak wilayah lain belum memiliki akses yang memadai terhadap layanan kanker.
Melalui kerja sama ini, UT MD Anderson akan memberikan panduan terstruktur di berbagai aspek, termasuk operasional klinis, pengembangan layanan multidisiplin, sistem navigasi pasien, penjaminan mutu, perencanaan infrastruktur, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama advisory ini juga akan mendukung MRCCC Siloam Semanggi dalam mengembangkan program kanker payudara dan kanker paru yang komprehensif, mencakup deteksi dini, diagnosis, koordinasi terapi, layanan survivorship, serta sistem dukungan pasien.
Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, menekankan urgensi dari kolaborasi ini, “Kami menyadari bahwa layanan kanker di Indonesia masih memiliki banyak aspek yang dapat ditingkatkan, dan kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari transformasi tersebut."
"Kami menantikan pengalaman serta keahlian klinis mendalam dari UT MD Anderson dalam mendukung misi kami untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan harapan nyata bagi pasien yang membutuhkan.”

(Melalui kerja sama MRCCC Siloam Semanggi dan UT MD Anderson akan memberikan panduan terstruktur di berbagai aspek. Foto: Dok. Istimewa)
UT MD Anderson merupakan salah satu pusat kanker paling terkemuka di dunia yang berfokus pada pelayanan pasien, penelitian, pendidikan, dan pencegahan kanker.
Institusi ini memiliki misi utama untuk memberikan solusi kanker terbaik bagi pasien dan keluarganya. UT MD Anderson secara konsisten menempati peringkat pertama untuk layanan kanker dalam ranking U.S. News & World Report, dan berada di dua besar sejak ranking tersebut dimulai pada tahun 1990.
Dengan mengintegrasikan panduan strategis dari UT MD Anderson serta pemahaman mendalam terhadap tantangan sistem kesehatan di Indonesia, MRCCC Siloam Semanggi berupaya membentuk masa depan layanan kanker yang lebih baik dan memperluas akses terhadap layanan berkualitas tinggi bagi lebih banyak pasien, di mana pun mereka berada.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama ini, MRCCC Siloam Semanggi akan memperkuat model layanan kanker terintegrasi melalui pengembangan pendekatan Multidisciplinary Team (MDT), yang merupakan salah satu pilar utama dalam praktik onkologi modern.
Pendekatan MDT melibatkan kolaborasi dokter dari berbagai disiplin, termasuk bedah onkologi, onkologi medik, onkologi radiasi, radiologi, dan patologi, untuk bersama-sama mengevaluasi kondisi pasien dan menyusun rencana perawatan yang lebih komprehensif dan personal.
Melalui diskusi klinis yang terkoordinasi dan pengambilan keputusan bersama, pendekatan MDT dapat meningkatkan koordinasi layanan, mempercepat pengambilan keputusan klinis, serta memastikan pasien mendapatkan terapi yang paling tepat berdasarkan bukti ilmiah dan kondisi individualnya.
Sebaliknya, pengambilan keputusan yang tidak terintegrasi berpotensi menyebabkan keterlambatan terapi serta rekomendasi pengobatan yang tidak konsisten.
Selain itu, inisiatif ini juga mencakup penguatan Hospital-Based Cancer Registry (HBCR) yang berperan penting dalam pemantauan hasil pengobatan, peningkatan mutu layanan, serta mendukung penelitian dan perencanaan layanan kesehatan berbasis data.
Melalui kerja sama ini, tim UT MD Anderson dan MRCCC Siloam Semanggi akan melakukan evaluasi layanan secara komprehensif, berbagi keahlian klinis dan profesional, serta memberikan rekomendasi strategis untuk mendukung pengembangan layanan kanker secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini juga mencakup program pendidikan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan, pengembangan algoritma praktik klinis, serta pertukaran pengetahuan yang terstruktur guna meningkatkan kualitas, konsistensi, dan efektivitas layanan kanker.
Sebagai salah satu pusat kanker komprehensif terkemuka di Indonesia, MRCCC Siloam Semanggi terus mendorong peningkatan kualitas layanan melalui penguatan kapasitas, integrasi layanan, serta kolaborasi internasional.
Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas layanan kanker nasional melalui kerja sama global, sehingga pasien dapat memperoleh layanan kanker berkualitas tinggi yang selaras dengan standar internasional di dalam negeri.
Melalui penguatan sistem layanan kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta integrasi praktik terbaik internasional, MRCCC Siloam Semanggi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kanker serta memberikan hasil klinis yang lebih baik bagi pasien di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Kolaborasi yang jalan dari Januari 2026 sampai Januari 2027 ini tujuannya keren banget: mereka bakal kasih panduan strategis dan klinis kelas dunia buat ningkatin kualitas layanan kanker di MRCCC. Jadi, standar perawatannya makin pro!
Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) pada 2022 mencatat, terdapat lebih dari 408.000 kasus baru kanker dan lebih dari 242.000 kematian akibat kanker di Indonesia.
Kanker payudara dan kanker paru menjadi jenis kanker yang paling banyak ditemukan, dengan total lebih dari 104.000 kasus gabungan setiap tahunnya.
Kondisi ini diperparah dengan lebih dari 70 persen pasien kanker di Indonesia yang terdiagnosis pada stadium lanjut, sehingga penanganan menjadi lebih kompleks, kurang efektif, serta memerlukan biaya yang lebih tinggi.
Pengembangan program yang komprehensif

(Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas layanan kanker nasional melalui kerja sama global. Foto: Dok. Istimewa)
Di tengah angka yang terus meningkat tersebut, Indonesia masih menghadapi kesenjangan signifikan dalam infrastruktur dan sumber daya manusia di bidang onkologi.
Sebagai gambaran, kurang dari 80 fasilitas radioterapi harus melayani lebih dari 275 juta penduduk. Kondisi ini jauh di bawah standar yang direkomendasikan oleh International Atomic Energy Agency, yaitu 1 mesin untuk setiap 250.000 penduduk.
Selain itu, jumlah dokter spesialis onkologi radiasi juga masih sangat terbatas, dengan hanya sekitar 135 dokter yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini pun masih terpusat di Pulau Jawa, sehingga banyak wilayah lain belum memiliki akses yang memadai terhadap layanan kanker.
Melalui kerja sama ini, UT MD Anderson akan memberikan panduan terstruktur di berbagai aspek, termasuk operasional klinis, pengembangan layanan multidisiplin, sistem navigasi pasien, penjaminan mutu, perencanaan infrastruktur, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama advisory ini juga akan mendukung MRCCC Siloam Semanggi dalam mengembangkan program kanker payudara dan kanker paru yang komprehensif, mencakup deteksi dini, diagnosis, koordinasi terapi, layanan survivorship, serta sistem dukungan pasien.
Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, menekankan urgensi dari kolaborasi ini, “Kami menyadari bahwa layanan kanker di Indonesia masih memiliki banyak aspek yang dapat ditingkatkan, dan kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari transformasi tersebut."
"Kami menantikan pengalaman serta keahlian klinis mendalam dari UT MD Anderson dalam mendukung misi kami untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan harapan nyata bagi pasien yang membutuhkan.”

(Melalui kerja sama MRCCC Siloam Semanggi dan UT MD Anderson akan memberikan panduan terstruktur di berbagai aspek. Foto: Dok. Istimewa)
UT MD Anderson merupakan salah satu pusat kanker paling terkemuka di dunia yang berfokus pada pelayanan pasien, penelitian, pendidikan, dan pencegahan kanker.
Institusi ini memiliki misi utama untuk memberikan solusi kanker terbaik bagi pasien dan keluarganya. UT MD Anderson secara konsisten menempati peringkat pertama untuk layanan kanker dalam ranking U.S. News & World Report, dan berada di dua besar sejak ranking tersebut dimulai pada tahun 1990.
Dengan mengintegrasikan panduan strategis dari UT MD Anderson serta pemahaman mendalam terhadap tantangan sistem kesehatan di Indonesia, MRCCC Siloam Semanggi berupaya membentuk masa depan layanan kanker yang lebih baik dan memperluas akses terhadap layanan berkualitas tinggi bagi lebih banyak pasien, di mana pun mereka berada.
Penguatan layanan multidisiplin dan sistem tumor registry
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama ini, MRCCC Siloam Semanggi akan memperkuat model layanan kanker terintegrasi melalui pengembangan pendekatan Multidisciplinary Team (MDT), yang merupakan salah satu pilar utama dalam praktik onkologi modern.
Pendekatan MDT melibatkan kolaborasi dokter dari berbagai disiplin, termasuk bedah onkologi, onkologi medik, onkologi radiasi, radiologi, dan patologi, untuk bersama-sama mengevaluasi kondisi pasien dan menyusun rencana perawatan yang lebih komprehensif dan personal.
Melalui diskusi klinis yang terkoordinasi dan pengambilan keputusan bersama, pendekatan MDT dapat meningkatkan koordinasi layanan, mempercepat pengambilan keputusan klinis, serta memastikan pasien mendapatkan terapi yang paling tepat berdasarkan bukti ilmiah dan kondisi individualnya.
Sebaliknya, pengambilan keputusan yang tidak terintegrasi berpotensi menyebabkan keterlambatan terapi serta rekomendasi pengobatan yang tidak konsisten.
Selain itu, inisiatif ini juga mencakup penguatan Hospital-Based Cancer Registry (HBCR) yang berperan penting dalam pemantauan hasil pengobatan, peningkatan mutu layanan, serta mendukung penelitian dan perencanaan layanan kesehatan berbasis data.
Pengembangan kapasitas dan evaluasi layanan berstandar global
Melalui kerja sama ini, tim UT MD Anderson dan MRCCC Siloam Semanggi akan melakukan evaluasi layanan secara komprehensif, berbagi keahlian klinis dan profesional, serta memberikan rekomendasi strategis untuk mendukung pengembangan layanan kanker secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini juga mencakup program pendidikan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan, pengembangan algoritma praktik klinis, serta pertukaran pengetahuan yang terstruktur guna meningkatkan kualitas, konsistensi, dan efektivitas layanan kanker.
Penguatan kapasitas layanan kanker nasional
Sebagai salah satu pusat kanker komprehensif terkemuka di Indonesia, MRCCC Siloam Semanggi terus mendorong peningkatan kualitas layanan melalui penguatan kapasitas, integrasi layanan, serta kolaborasi internasional.
Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas layanan kanker nasional melalui kerja sama global, sehingga pasien dapat memperoleh layanan kanker berkualitas tinggi yang selaras dengan standar internasional di dalam negeri.
Melalui penguatan sistem layanan kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta integrasi praktik terbaik internasional, MRCCC Siloam Semanggi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kanker serta memberikan hasil klinis yang lebih baik bagi pasien di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)