FITNESS & HEALTH
Mengenal Nefrektomi, Operasi Pengangkatan Ginjal yang Pernah Dijalani Vidi Aldiano
A. Firdaus
Sabtu 07 Maret 2026 / 19:47
- Pada Desember 2019, Vidi Aldiano diketahui menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri.
- Prosedur ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker ginjal.
- Perjuangan panjang Vidi Aldiano melawan kanker ginjal selama hampir tujuh tahun.
Jakarta: Kabar meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal, kembali mengingatkan masyarakat tentang penyakit tersebut dan prosedur medis yang sering dilakukan untuk menanganinya.
Salah satu tindakan utama dalam penanganan kanker ginjal adalah nefrektomi, yaitu operasi pengangkatan sebagian atau seluruh bagian ginjal. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker ginjal atau tumor nonkanker yang berkembang di organ tersebut.
Nefrektomi merupakan prosedur bedah yang bertujuan mengangkat jaringan ginjal yang mengalami kerusakan atau pertumbuhan abnormal, seperti tumor atau kanker. Dalam kasus kanker ginjal, operasi ini sering menjadi langkah utama untuk mencegah penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lain.
Pada Desember 2019, Vidi Aldiano diketahui menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri secara total setelah didiagnosis mengidap kanker ginjal jenis Renal Cell Carcinoma stadium tiga. Melansir Mitra Keluarga, inilah fakta tentang Nefrektomi:
Secara umum, terdapat empat jenis nefrektomi yang dibedakan berdasarkan bagian ginjal yang diangkat dan tujuan operasinya. Di antaranya:
Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat hanya bagian ginjal yang mengalami kerusakan atau terdapat tumor.
Pada prosedur ini, seluruh bagian ginjal diangkat. Tindakan ini biasanya dilakukan jika kanker telah menyebar di sebagian besar jaringan ginjal.
Jenis ini melibatkan pengangkatan kedua ginjal secara bersamaan, biasanya pada kondisi medis tertentu yang memengaruhi kedua organ tersebut.
Prosedur ini dilakukan pada orang sehat yang mendonorkan ginjalnya untuk pasien yang membutuhkan transplantasi ginjal.
Nefrektomi dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan bedah, tergantung kondisi pasien dan fasilitas medis yang tersedia.
Dokter membuat sayatan pada sisi perut untuk menjangkau ginjal dan melakukan pengangkatan secara langsung.
Metode ini menggunakan alat berbentuk tabung yang dilengkapi kamera dan lampu. Alat tersebut dimasukkan melalui sayatan kecil untuk membantu dokter mengangkat ginjal dengan teknik minimal invasif.
Prosedur ini menggunakan perangkat robotik yang dikendalikan oleh dokter melalui monitor. Teknik ini memungkinkan gerakan operasi yang lebih presisi.
Sebelum menjalani nefrektomi, pasien biasanya diminta berpuasa selama enam hingga 12 jam. Saat prosedur berlangsung, pasien akan dibius total sehingga tidak sadar selama operasi.
Dokter kemudian memasang kateter untuk membantu mengosongkan kandung kemih sebelum proses pengangkatan ginjal dilakukan.
Setelah operasi selesai, pasien akan menjalani pemantauan di ruang perawatan hingga kondisinya stabil.
Pasien yang telah menjalani nefrektomi membutuhkan waktu pemulihan sebelum kembali menjalani aktivitas normal. Beberapa langkah yang dianjurkan selama masa pemulihan antara lain:
- Menghindari mengangkat benda berat selama sekitar enam minggu.
- Menghindari olahraga dengan kontak fisik.
- Mengonsumsi makanan sehat dan membatasi asupan garam.
- Memperbanyak konsumsi air putih.
- Menjaga porsi makan.
- Melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau bersepeda secara bertahap.
Dokter biasanya merekomendasikan nefrektomi pada beberapa kondisi, antara lain:
- Adanya tumor pada ginjal, baik kanker maupun nonkanker.
- Kerusakan fungsi ginjal yang berat.
- Infeksi ginjal berulang.
- Prosedur donor ginjal untuk transplantasi.
Perjuangan panjang Vidi Aldiano melawan kanker ginjal selama hampir tujuh tahun menjadi pengingat bahwa penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Deteksi dini serta penanganan medis yang tepat, termasuk melalui prosedur seperti nefrektomi, sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Salah satu tindakan utama dalam penanganan kanker ginjal adalah nefrektomi, yaitu operasi pengangkatan sebagian atau seluruh bagian ginjal. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker ginjal atau tumor nonkanker yang berkembang di organ tersebut.
Apa itu Nefrektomi?
Nefrektomi merupakan prosedur bedah yang bertujuan mengangkat jaringan ginjal yang mengalami kerusakan atau pertumbuhan abnormal, seperti tumor atau kanker. Dalam kasus kanker ginjal, operasi ini sering menjadi langkah utama untuk mencegah penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lain.
Pada Desember 2019, Vidi Aldiano diketahui menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri secara total setelah didiagnosis mengidap kanker ginjal jenis Renal Cell Carcinoma stadium tiga. Melansir Mitra Keluarga, inilah fakta tentang Nefrektomi:
Jenis-jenis Nefrektomi
Secara umum, terdapat empat jenis nefrektomi yang dibedakan berdasarkan bagian ginjal yang diangkat dan tujuan operasinya. Di antaranya:
1. Nefrektomi sebagian
Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat hanya bagian ginjal yang mengalami kerusakan atau terdapat tumor.
2. Nefrektomi radikal
Pada prosedur ini, seluruh bagian ginjal diangkat. Tindakan ini biasanya dilakukan jika kanker telah menyebar di sebagian besar jaringan ginjal.
3. Nefrektomi bilateral
Jenis ini melibatkan pengangkatan kedua ginjal secara bersamaan, biasanya pada kondisi medis tertentu yang memengaruhi kedua organ tersebut.
4. Nefrektomi donor
Prosedur ini dilakukan pada orang sehat yang mendonorkan ginjalnya untuk pasien yang membutuhkan transplantasi ginjal.
Metode operasi Nefrektomi
Nefrektomi dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan bedah, tergantung kondisi pasien dan fasilitas medis yang tersedia.
Operasi terbuka
Dokter membuat sayatan pada sisi perut untuk menjangkau ginjal dan melakukan pengangkatan secara langsung.
Laparoskopi
Metode ini menggunakan alat berbentuk tabung yang dilengkapi kamera dan lampu. Alat tersebut dimasukkan melalui sayatan kecil untuk membantu dokter mengangkat ginjal dengan teknik minimal invasif.
Operasi robotik
Prosedur ini menggunakan perangkat robotik yang dikendalikan oleh dokter melalui monitor. Teknik ini memungkinkan gerakan operasi yang lebih presisi.
Prosedur operasi
Sebelum menjalani nefrektomi, pasien biasanya diminta berpuasa selama enam hingga 12 jam. Saat prosedur berlangsung, pasien akan dibius total sehingga tidak sadar selama operasi.
Dokter kemudian memasang kateter untuk membantu mengosongkan kandung kemih sebelum proses pengangkatan ginjal dilakukan.
Setelah operasi selesai, pasien akan menjalani pemantauan di ruang perawatan hingga kondisinya stabil.
Pemulihan setelah Nefrektomi
Pasien yang telah menjalani nefrektomi membutuhkan waktu pemulihan sebelum kembali menjalani aktivitas normal. Beberapa langkah yang dianjurkan selama masa pemulihan antara lain:
- Menghindari mengangkat benda berat selama sekitar enam minggu.
- Menghindari olahraga dengan kontak fisik.
- Mengonsumsi makanan sehat dan membatasi asupan garam.
- Memperbanyak konsumsi air putih.
- Menjaga porsi makan.
- Melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau bersepeda secara bertahap.
Kapan Nefrektomi diperlukan?
Dokter biasanya merekomendasikan nefrektomi pada beberapa kondisi, antara lain:
- Adanya tumor pada ginjal, baik kanker maupun nonkanker.
- Kerusakan fungsi ginjal yang berat.
- Infeksi ginjal berulang.
- Prosedur donor ginjal untuk transplantasi.
Perjuangan panjang Vidi Aldiano melawan kanker ginjal selama hampir tujuh tahun menjadi pengingat bahwa penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Deteksi dini serta penanganan medis yang tepat, termasuk melalui prosedur seperti nefrektomi, sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)