FITNESS & HEALTH

Dari Diagnosis hingga Perjuangan Terakhir, Ini Perjalanan Vidi Aldiano Melawan Kanker

A. Firdaus
Sabtu 07 Maret 2026 / 19:21
Ringkasnya gini..
  • Vidi menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Singapura
  • Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya massa tumor pada ginjal kiri.
  • Sel kanker tersebut diketahui telah mengalami metastasis.
Jakarta: Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi sekaligus penulis lagu Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal.

Sebelum kepergiannya, Vidi sempat mengumumkan hiatus dari dunia hiburan pada November 2025 untuk fokus menjalani proses pemulihan kesehatan.
 

Awal diagnosis Kanker Ginjal


Perjalanan panjang melawan penyakit bermula pada Desember 2019. Saat itu, Vidi menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Singapura setelah merasakan tekanan darah tinggi yang tidak biasa.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya massa tumor pada ginjal kiri. Dokter kemudian mendiagnosisnya mengidap kanker ginjal atau Renal Cell Carcinoma stadium tiga.
 
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri secara total atau nefektomi pada Desember 2019. Setelah operasi, kondisinya sempat dinyatakan bersih dari sel kanker. Namun perjuangan kesehatan suami dari aktris Sheila Dara Aisha itu tidak berhenti sampai di situ.
 

Kanker kembali menyebar


Sekitar tahun 2022, dokter kembali menemukan sel kanker di tubuh Vidi. Sel kanker tersebut diketahui telah mengalami metastasis atau penyebaran ke beberapa titik di rongga perut.

Sejak 2023, pelantun lagu Nuansa Bening itu secara rutin menjalani terapi medis setiap tiga minggu sekali. Vidi bahkan menyebut sesi pengobatan tersebut dengan istilah positif 'Spa Day', yang sebenarnya merupakan proses kemoterapi dan terapi rutin untuk memperlambat perkembangan kanker.

Selain menjalani pengobatan medis konvensional, Vidi juga mencoba berbagai metode pemulihan lain di luar negeri.

Pada awal 2024, penyanyi yang juga dikenal lewat lagu Status Palsu itu menjalani perawatan kesehatan di Koh Samui, Thailand, dengan pendekatan yang berfokus pada detoksifikasi tubuh dan pemulihan secara holistik.
 

Sempat jalani perawatan di Penang


Menjelang akhir 2025, Vidi diketahui menjalani pengobatan di Penang, Malaysia. Ikhtiar ini sebagai bagian dari upaya mempercepat proses pemulihannya.

Tak lama setelah itu, ia memutuskan untuk rehat dari dunia hiburan agar dapat fokus pada proses penyembuhan.

“Gue memutuskan beberapa bulan ke depan untuk take a break, untuk fokus kepada pemulihan diri,” tulis Vidi melalui unggahan di Instagram pada November 2025.

Selama hampir tujuh tahun menghadapi kanker ginjal, Vidi menjalani pengobatan secara rutin. Ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, pernah menyebut bahwa sang putra menjalani kemoterapi secara teratur.

“Vidi itu kemoterapi dua minggu sekali, dan itu teratur dilakukannya,” ujar Harry pada Agustus 2025.
 

Tetap menyapa penggemar


Meski harus rehat dari panggung musik, Vidi tetap aktif menyapa penggemarnya melalui media sosial. Ia kerap membagikan kabar kondisi kesehatannya sekaligus meminta doa agar diberi kekuatan menjalani pengobatan.

“Aku enggak bosan untuk meminta bantuan doanya lagi ya teman-teman. Semoga kalian semua juga enggak akan bosan dimintakan doa ya,” tulisnya dalam unggahan pada Juli 2025.
 

Duka dari Rekan Musisi


Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya di Indonesia. Ucapan belasungkawa pun datang dari berbagai kalangan, termasuk komposer ternama Andi Rianto yang kerap bekerja sama dengannya.

“Selamat jalan, Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto melalui unggahan Instagram pada Sabtu (7/3/2026).

Perjalanan panjang Vidi Aldiano melawan kanker selama hampir tujuh tahun menjadi kisah perjuangan yang menginspirasi banyak orang. Meski kini telah berpulang, karya dan semangat hidupnya akan terus dikenang oleh para penggemar dan dunia musik Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH